Top News

JAKARTA, RadarPena.com - Setelah selesai bersilaturahmi di hari pertama Lebaran, hari kedua Lebaran dimanfaatkan masyarakat dengan mengunjungi tempat wisata. Paling favorit dan paling murah tentunya adalah Kebun Binatang Ragunan, Jakarta. Harga tiket yang murah yakni Rp 4000 per orang membuat pengunjung berbondong-bondong ke lokasi wisata ini.
Pihak pengelola juga sudah menyiapkan 100 pihak petugas keamanan dalam untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah pengunjung mencapai 90.964 orang tercatat dari jumlah tiket yang dibeli.
Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang menjelaskan jumlah pengunjung diperkirakan masih bisa bertambah seiring libur Lebaran dan cuti bersama masih cukup panjang. Pada libur Natal dan Tahun Baru saat Desember 2016 lalu, jumlah pengunjung mencapai puncaknya yakni 140 ribu orang.
"Diperkirakan besok dan hingga cuti bersama selesai masih bisa bertambah. Anak sekolah juga belum masuk," katanya kepada JawaPos.com, Senin (26/6).
Catatan pihak Ragunan, masyarakat yang datang menggunakan bus sebanyak 45 bus, mobil sebanyak 3865 unit, motor sebanyak 12.149 unit, dan sepeda 16 unit. Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan lokasi dan mobilitas pengunjung.
Kabagops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Juang Andi Priyanto ikut mengantisipasi keamanan dalam kunjungan masyarakat ke tempat wisata Ragunan. Salah satunya dengan memantau anak hilang.
"Sejauh ini anak terlepas dari orang tua atau anak hilang nihil. Laporan kehilangan barang juga nihil," katanya. (jawapos)

BATURADEN, RadarPena.com - Lokawisata Baturraden kembali punya wahana baru. Namanya zip bike atau sepeda gantung dan swing montain (ayunan) untuk menyambut wisatawan saat libur lebaran tahun ini. Kedua wahana baru tersebut, dijadikan tempat selfie berlatar pemandangan Baturraden yang indah.
Instruktur sepeda gantung, Agus Widodo mengatakan, wahana sepeda gantung diadopsi dari tempat wisata Maribaya Bandung. Serupa dengan Baturraden, tempat wisata tersebut dikhususkan untuk pecinta foto selfie di alam terbuka.
“Wahana sepeda gantung ini bisa menjadi spot foto unik dan menarik, dan sepeda gantung yang ada di Baturraden, dikelola oleh The Geong Baturraden,” katanya.
Untuk mencoba wahana sepeda gantung tersebut, pengunjung dikenakan biaya Rp 20 ribu sekali naik. Sedangkan untuk berfoto di ayunan yang berlatar belakang jurang dan pepohonan pinus, juga dikenakan biaya sebesar Rp 20 ribu.
Agus menuturkan, pengunjung tidak perlu ragu menaiki wahana baru ayng ada di lokawisata Baturraden ini. Sebab, akan didampingi oleh instruktur berpengalaman, sehingga tingkat keamanannya terjamin.
“Sebelum naik wahana, kami bekali pengunjung berbagai peralatan keamanan seperti harnes, webing, carabiner, dan helm,” tuturnya.
Dengan peralatan kemanan yang lengkap, saat berfoto di atas sepeda gantung, pengunjung bisa berkspresi mengeluarkan berbagai gaya. Jika berani, dapat bergaya kaki lurus diatas stang, tangan lepas stang, dan sebagainya. “Yang penting tidak gaya berdiri di atas sepeda,” himbau Agus.
Salah satu pengunjung yang sudah merasakan sensasi berfoto di atas sepeda gantung, Ayu Ningtyas mengatakan, pertama kali ini mencoba wahana yang sedikit memacu adenalin. Ia mengaku sempat ragu dan takut, tetapi setelah berada di atas, rasa takutnya hilang. “Yang penting bisa seimbang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturaden Djoko Hariyanto menambahkan, wahana baru tersebut memang diperuntukan bagi pengunjung Baturraden pada libur lebaran nanti. Dengan begitu diharapkan kunjungan wisatawan pda liburan kali ini dapat meningkat dari tahun lalu.
Dan tidak hanya menambah berbagai wahana baru, pihaknya juga membenahi berbagai fasilias seperti kolam renang, panggung, dan tempat berteduh bagi pengunjung.

JAKARTA, RadarPena.com - H+1 lebaran, sejumlah wahana yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tampak diserbu para pengunjung. Misalnya saja wahana kereta gantung.
Setidaknya, sudah seribu tiket terjual sejak wahana tersebut dibuka pukul 08.00 WIB. "Sudah 1400 tiket kereta gantung terjual," ujar Intan, penjaga loket di wahana tersebut, Senin (26/6)
Kepala Marketing Wahana Kereta Gantung TMII, Kukuh mengakui bahwa hari ini lebih banyak pengunjung yang datang ke wahana tersebut. "Kemarin sedikit, ramenya hari ini. Ada peningkatan karena kemarin pengunjung TMII sepi," tuturnya.
Kukuh menerangkan, khusus untuk lebaran, wahana kereta gantung bisa ramai hingga seminggu ke depan. Karena itu, pihaknya merawat wahana tersebut lebih intens jelang Idul Fitri.
Bahkan pihaknya baru saja mengganti kabel tempat kereta gantung berjalan pada bulan Ramadan kemarin demi keamanan dan kenyamanan para pengunjung. "Baru diganti kemarin pas puasa. Perawatan setiap hari," jelasnya.
Wahana kereta gantung menurutnyya,  setiap harinya dibuka pukul 08.00 WIB - 18.00 WIB. "Sekali naik bayar lima puluh ribu. Kalau hari biasa empat puluh ribu," pungkas Kukuh. (jawapos)

KARO, RadarPena.com - Agenda heboh bakal tersaji di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Danau Toba, Sumatera Utara.

Salah satunya agenda Calender of Event Pariwisata Danau Toba 2017 bertajuk Festival Bunga dan Buah 2017 di Berastagi pada 6-9 Juli 2017. Bulan depan, catat tanggal mainnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo Mulia Barus mengatakan, sebanyak 16 atraksi wisata akan digelar di Danau Toba sepanjang tahun ini dengan nuansa acara pesta budaya, karnaval, pertunjukan musik jazz, dan sport tourism.

”Salah satunya event unggulan ini,” ujar Mulia.

Mulia mengatakan, nama Festival Bunga dan Buah karena Kabupaten Karo dikenal sebagai Bumi Turang yang berbudaya pertanian (agrikultur) serta memiliki alam pegunungan yang subur penghasil bunga, buah, dan sayur untuk memenuhi kebutuhan produk pertanian di Sumatera Utara.

"Acara ini sebelumnya bernama Pesta Thank's Giving, ucapan rasa syukur terimakasih kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah. Kegiatan Pesta Tahun ini dulunya merupakan bagian dari ritual kepercayaan disertai kegiatan sukacita dalam bentuk menyiapkan makanan enak, berhias diri, dan menyelenggarakan pentas seni tradisi. Namun acara ini sekarang sudah menjadi daya tarik wisatawan,"tambah Mulia.

Pada Festival Bunga dan Buah 2017, masyarakat Karo akan menyiapkan makanan enak khas daerah, misalnya gulai daging, ikan, lemang ketan, cimpa, tape, buah-buahan, dan lain-lain untuk dinikmati bersama seluruh anggota keluarga dan tamu undangannya, memakai pakaian yang paling indah, menghiasi rumah dan lingkungannya dengan bunga-bungaan serta lambai-lambai (daun aren muda) dan secara bersama-sama menyelenggarakan pertunjukan gendang guro-guro aron.

”Event ini berskala internasional, karena berada di dekat 10 destinasi prioritas, di agenda liburan, tentunya dengan penekanan pada sisi pemanfaatan bunga, buah, dan sayur sebagai daya tarik wisata. Dengan latar belakang ini, Festival Bunga dan Buah 2017 memadukan peran serta kecamatan se-Kabupaten Karo dalam pawai kontingen dan karnaval kendaraan hias. Jadi sangat heboh,” bebernya bangga.

Lebih lanjut Mulia mengatakan, rangkaian kegiatan pada pembukaan acara akan dipertunjukan konvoi kendaraan hias mewakili kontingen 17 kecamatan se-Kabupaten Karo. Pawai Kontingen mengambil rute dalam Kota Brastagi, yakni Jalan Udara-Jalan Veteran-Jalan Gundaling-Taman Mejuah-juah.

Dalam pawai ini, setiap kontingen menampilkan produk unggulan yang dihias sedemikian rupa menggunakan bunga, buah, dan sayur.

"Ada delapan jenis perlombaan yang akan memeriahkan Pesta Bunga dan Buah 2017, di antaranya festival kendaraan hias, pawai kontingen, penataan stan pameran, Putri Bunga, sado hias, festival kuliner khas Karo, lomba merangkai bunga, buah, sayur, festival lampion handmade, dan lomba paduan suara Ingan Bunga Ertangke. Silahkan berlibur ke sini, saya pastikan akan menarik," lanjutnya.

Di hari yang sama saat pembukaan Festival Bunga dan Buah 2017, juga akan dilaksanakan parade kendaraan hias mengambil rute Kabanjahe (Kantor Bupati Karo) menuju Taman Mejuah-juah Brastagi sebagai pusat kegiatan pada 6 Juli 2017. Kendaraan hias tersebut akan dipajang di lokasi kegiatan selama event akbar ini berlangsung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah 2017.

“Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam festival yang menarik. Festival telah menjadi ciri dan atraksi utama tiap daerah untuk menarik kunjungan wisatawan. Hingga 2019, kita punya target mendatangkan 1 juta orang wisatawan mancanegara dan perolehan devisa USD5 miliar ke Danau Toba, kawasan yang masuk dalam daftar 10 Destinasi Prioritas atau 10 Bali Baru,” kata Menpar Arief Yahya.

Oleh karena itu, Kemenpar juga mengusulkan tambahan anggaran pengembangan Danau Toba sebesar Rp50 miliar ke pemerintah pusat pada tahun ini. “Sejauh ini, kami sedang berusaha menyelesaikan proyek infrastruktur Bandara Silangit dan revitalisasi jalur kereta api Medan-Kualanamu-Siantar yang diperkirakan akan selesai sekitar September 2017,” pungkasnya.

Asal tahu saja, sejak dahulu kala masyarakat karo mensyukuri karunia Tuhan berupa lahan yang subur dengan hasil pertanian hortikultura melimpah. Rasa syukur masyarakat ini telah membudaya yang dikenal dengan Pesta Kerja Tahun di tiap-tiap wilayah kecamatan.(jpnn)

MAGELANG, RadarPena.com - Pengelola Candi Borobudur kini tengah menyiapkan libur panjang saat Lebaran tahun ini. Bangunan yang masuk sebagai situs warisan dunia mulai berhias.

Ada sejumlah wahana baru yang disiapkan untuk swafoto dan sejumlah fasilitas pendukung demi memanjakan pengunjung.

General Manager Borobudur, PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Chrisnamurti Adiningrum mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah tambahan fasilitas.

Dia berharap kreasi baru ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke Candi Borobudur di musim libur Lebaran.

Beberapa spot swafoto yang disiapkan diantaranya payung teduh. Ratusan payung dipajang di sepanjang jalan masuk untuk mempercantik dan menumbuhkan suasana nan asri di jalur menuju candi.

“Kami bertekad memberikan pelayanan prima dengan menciptakan suasana yang nyaman bagi wisatawan yang berkunjung selama masa ramai libur Lebaran terhitung dari 22 Juni sampai 2 Juli mendatang,” kata Chrisnamurti seperti yang dilansir Radar Semarang (Jawa Pos Group), Jumat (23/6).

Selain itu, menurut dia, ada ragam wahana wisata menarik yang tidak kalah menarik. Yakni, kereta taman, andong wisata, kuda tunggang, sepeda wisata, paket wisata desa dengan VW, dapur foto tempo doeloe, jemparingan dan sebagainya.

Pihak pengelola TWCB telah mematok target sebanyak 316.792 wisatawan yang datang berkunjung selama 11 hari masa ramai libur Lebaran nanti. “Angka itu naik 8 persen dibanding realisasi target kunjungan lebaran tahun lalu,” katanya.

Mengenai tarif masuk, menurut dia, masih tetap seperti biasa. Dewasa Rp 40.000/orang, pelajar dan anak-anak Rp 20.000/anak. Sedangkan untuk turis mancanegara 25 dollar AS. Selama masa Lebaran, jam operasional TWCB diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB. (jpnn)

 

 Surfing Pantai Kuta -  sumber:bali-indonesia.com

Tidak akan menjadi pilihan utama jika lokasi-lokasi ini tidak benar-benar cantik dan memukau. Asia memiliki banyak tempat yang mempesona, namun 6 tempat ini menjadi pilihan utama para wisatawan yang berasal dari berbagai benua. Salah satu di antaranya adalah Pulau Bali, yang menjadi tujuan utama para pelancong baik dari dalam maupun luar negeri.

Bali

Tidak hanya memiliki pantai Kuta yang sudah terkenal selama puluhan tahun, Bali juga punya desa wisata seperti Ubud dan Pamuteran yang menjadi desa paling bersih di dunia. Letak Desa Pamuteran yang dekat dengan Pantai Menjangan menjadikannya surga bagi para pelancong yang ingin menikmati indahnya desa tradisional dan memadukannya dengan kegiatan menyelam yang bisa dilakukan di Menjangan.

Bali juga punya kawasan Uluwatu, Kintamani, Sanur, Nusa Dua, Nusa Penida dan banyak lokasi lain yang indah. Tak akan bosan liburan ke Bali, apalagi sekarang terbang ke sana semakin murah dengan promo tiket pesawat dari berbagai maskapai. Dapatkan harga promo dari Traveloka untuk banyak destinasi ke Bali dan juga tempat liburan terbaik di Asia lainnya.

Korea Selatan

Sejak demam Korea mewabah di seluruh dunia lewat K-Pop dan K-Drama, wisata di Korea Selatan meningkat drastis. Kini berbagai kota jadi tujuan utama para pelancong, seperti Seoul, Busan, Jeonju dan Pulau Jeju. Khusus untuk Pulau Jeju, kamu bisa datang ke sana tanpa perlu visa. Namun bebas visa ini hanya berlaku di Jeju saja, tidak bisa dipakai ke tempat lain di Korea Selatan.

 sumber:wikipedia.org

Dengan promo tiket pesawat dari Traveloka, harga penerbangan pulang pergi ke Jeju tidaklah mahal. Di sana kamu bisa melihat keindahan alam pulau yang dulu sempat jadi tempat buangan tahanan, dan sampai saat ini masih menyimpan bangunan-bangunan kuno yang cantik.

Jepang

Negeri Sakura sudah ratusan tahun menjadi destinasi unggulan di Asia. Tidak hanya Tokyo, Jepang juga tenar dengan kawasan Hokkaido yang tak kalah cantiknya. Sekarang liburan ke Jepang pun sudah tidak mahal lagi. Dengan promo tiket pesawat di Traveloka dan pilihan mendarat di kota selain Tokyo, kamu bisa menghemat berjuta-juta rupiah.

Visa ke Jepang pun tak sulit, khususnya untuk pemegang E-Paspor yang bisa bebas visa untuk masuk ke Jepang. Jika sudah dari Jepang, kamu bisa dengan mudah masuk ke Korea Selatan yang memberikan prioritas bagi wisatawan yang sudah mengunjungi Negeri Sakura.

Vietnam

Beberapa tahun belakangan wisata di Vietnam berkembang pesat. Ada banyak lokasi yang bisa kamu datangi selama di sana, salah satunya adalah Pulau Con Dao yang punya langit senja terbaik di Vietnam. Negara ini juga memiliki berbagai makanan khas yang tak akan kamu temui di tempat lain, dan liburan ke Vietnam pun murah banget dengan atau tanpa promo tiket pesawat.

Thailand

 Pulau Phi Phi - sumber:fansshare.com

Dengan ratusan pantai indah yang membentang dari ujung ke ujung, Thailand adalah surga bagi mereka yang menyukai kehidupan pantai yang tenang. Ratusan pantai di Thailand memiliki pasir putih dan air laut yang sangat jernih, terbaik untuk menikmati indahnya matahari terbit atau terbenam atau berenang untuk merasakan segarnya air lautnya.

India

India punya banyak lokasi liburan cantik yang nggak boleh kamu lewatkan. Indahnya Jaipur dengan beberapa istana megah dan udara yang dingin karena sudah dekat dengan Pegunungan Himalaya, atau menikmati cantiknya Pantai Goa yang nggak kalah indahnya dengan Bali. Jangan lupa untuk mampir ke Agra dan melihat megahnya Taj Mahal di India.

 

 

JOGJAKARTA, RadarPena.com – Program Familirazation Trip atau Famtrip Kementerian Pariwisata (Kemenpar) disambut positif oleh para industri di Jawa Tengah. Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Jawa Tengah menilai apa yang dilakukan Kemenpar dalam memboyong 15 Tour Operator dan Tour Travel (TA/TO) ke destinasi Yogyakarta, Solo dan Semarang atau biasa disebut Joglosemar, 15 hingga 19 Juni 2017 sangat efektif.

”Terima kasih Kemenpar, ini sangat bermanfaat banget. Tepat sasaran mengenal Joglosemar dengan Famtrip, dan saya yakin mereka akan kembali lagi membawa rombongan dengan paket wisatanya,” ujar Ketua ASITA Jawa Tengah Joko Suratno. Seperti diketahui, Kemenpar membawa 15 TA/TO untuk melaksanakan Famtrip ke Semarang-Magelang dan Yogyakarta dengan mengunjungi berbagai destinasinya.

Joko mengatakan bahwa Famtrip adalah promosi pariwisata yang paling efektif. Coba bayangkan saat semuanya dikenalkan langsung ke destinasi wisata yang eksotis dan menarik di Joglosemar. Imbasnya, imbuh Joko, apa yang mereka lihat, mereka sentuh, mereka rasa, bisa langsung diceritakan dan ditawarkan kepada klien-klien di India.

”Apalagi TA/TO yang dibawa Kemenpar ini adalah yang besar, efeknya akan sangat dahsyat sekali dan kami tour travel di Jateng juga harus siap menawarkan destinasi yang terbaik dan penyambutan yang bagus untuk mereka. Apalagi kalau Kemenpar terus melebarkan Famtripnya mengajak Wisman Tiongkok, itu akan membuat pergerakan pasar bukan hanya Bali yang dikenal dunia, namun juga Joglosemar semakin naik daun,” ujar dia.

Salah satu peserta Famtrip dari India, Bindra Hardeep Singh dari Valcomm Travel Corp mengatakan, Joglosemar benar-benar membuat takjub. Baru tiga hari saja, imbuh Bindra, segala macam hal yang unik dimiliki destinasi Joglosemar. Para TA/TO dari India itu dihari pertama menginap di Gumaya Hotel Tower Semarang dan diajak Dinner di Koenokeoni Caffe Galerry.

Setelah itu diajak ke Sam Po Kong. ”Sangat salut bahwa jalur Laksamana Cheng Ho ternyata melewati Semarang. Ini sejarah yang menarik yang dimiliki Indonesia, selain itu ternyata berita-berita yang terdengar bahwa Indonesia itu tidak aman, ternyata tidak benar, ini buktinya aman-aman saja kok. Malah masyarakat Indonesia sangat ramah,” kata Bindra.

Selain ke Sam Po Kong, peserta juga diajak makan siang di Mesastila Resort, Tour Mesastila Coffee Planatation dan pindah Hotel ke Plataran Borobudur Resort and Spa, Magelang. Selanjutnya makan malam di Patio Plataran sambil menikmati malam dan pemandangan Candi Borobudur. ”Sangat indah dan asik untuk dinikmati,” ujarnya.

Kemenpar juga mengajak  TA/TO India itu Experiencing Andong Village Tour, makan siang di Manohara Resort Borobudur, berkunjung ke Borobudur, belanja ke Mirota atau Malioboro dan menginap di Sheraton Mustika Yogyakarta Resort. Dan hari keempat, para TA/TO tersebut dibawa berkunjung ke Prambanan, Sewu dan Plaosan, makan di rumah makan Padang, kunjungan ke Gunung Merapi, dan keesokannya pulang ke India.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar Profesor I Gde Pitana didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan, Joglosemar merupakan pintu masuk (entry gate) bagi wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah dan Jogjakarta, sedangkan Borobudur yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas menjadi magnet utama dalam membangun kerjasama pariwisata Joglosemar.

Kata Vinsenius, kesiapan Joglosemar sebagai destinasi unggulan terlihat dari aksesibilitasnya antara lain memiliki 3 bandara internasional (Bandara Achamad Yani, Bandara New Yogyakarta, dan Bandara Adi Soemarmo). Dan sebentar lagi akan segera memiliki bandara terbaru, terbesar, di Kulonprogo.

Joglosemar juga sudah lama menjadi  detinasi favorit bagai wisatawan kapal pesiar (cruise) dunia yang singgah di pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Semarang- Borobudur–Solo-Yogyakarta) serta menjadi destinas favorit bagi wisman Eropa yang mengikuti paket tour Java-Bali Overland.

“Kesiapan ini menjadikan Joglosemar ditetapkannya sebagai destinasi wisata yang dibranding (destination branding) oleh Wonderful Indonesia; selain Greater Jakarta, Greater Bali, Greater Kepri (Kepulauan Riau), Wakatobi Bunaken, Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, dan Bandung,” kata Vinsensius yang juga diamini Kepala Bidang Perjalanan Wisata Pengenalan Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Heri Retno Indrijani.

Dengan ditetapkan sebagai destination branding, Kemenpar gencar melakukan strategi branding dan integrated marketing communication Joglosemar bersama Wonderful Indonesia ke mancanegara.Joglosemar mempunyai Borobudur sebagai magnet utama dalam menarik kunjungan wisman.

Borobudur sebagai UNESCO Heritage Site setelah menjadi destinasi prioritas atau menjadi “Bali Baru” dengan sistem pengelolaan single management diharapkan kunjungan wisman ke sana akan meningkat pesat.Sebagai perbandingan (banch marking) tahun 2014 Borobudur dikunjungi sebanyak 254.082 wisman, sedangkan Angkorwat Kamboja dan Georgetown Penang Malaysia juga sebagai UNESCO Heritage Site masing-masing dikunjung 2,3 juta dan 720 ribu wisman.

Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu mengingatkan dalam berbagai kesempatan bahwa untuk mendatangkan Wisman harus  mengedepankan tradisi Pentahelix dengan mengolaborasi lima unsur ABCGM –Academician, Business, Community, Government  dan Media–. Hal ini terus dilakukan pria asli Banyuwangi itu karena merupakan ekosistem kepariwisataan yang harus solid, speed dan smart bersama-sama.

”Inline dengan corporate culture yang dibangun harus dengan istilan WinWay, Wonderful Indonesia Way. Atau benar-benar the way to win!  Tentunya dengan solid, speed, smart. Joglosemar menjadi sangat penting, karena berada di satu dari 10 top destinasi, atau 10 Bali Baru. Joglosemar menjadi salah satu pilar dari destinasi prioritas dengan ikon Borobudur yang harus terus dipromosikan selain Bali,”ujar Menpar Arief Yahya.(fajar)

JAKARTA, RadarPena.com – Heboh mudik Lebaran bakal memasuki H-7. Suasana di semua public transportation pasti riuh hingga hari H+ arus balik nanti, seperti stasiun, terminal, pelabuhan, sampai airport. PT Angkasa Pura II (AP II) menyediakan digital platform yang memudahkan customers untuk mendapatkan semua info terkait penerbangan via bandara di bawah AP II.

“Kami sudah Go Digital! Silakan di download aplikasi Indonesia Airports, via App Store, bisa untuk Android maupun IOs. Info jam penerbangan, keterlambatan, dan sebagainya bisa dilihat secara real time,” kata Muhammad Awaluddin, CEO PT Angkasa Pura II di Jakarta.

Semua fitur tentang informasi seputar bandara seperti informasi penerbangan, lokasi toko dan café, airport care, nilai tukar mata uang, pemesanan taksi, serta informasi kedatangan bus, bisa dengan mudah diakses di aplikasi Indonesia Airports. Aplikasi ini sudah tersedia di toko aplikasi milik Google (Google Play) untuk mendukung aksi airport go digital.

Rancangannya? Simpel dan friendly user. Traveller tak perlu lagi bingung mencari di mana counter check in, masuk dari gate mana, atau mencari restoran yang ada di Bandara. Semua komponen tadi tersedia di aplikasi Indonesia Airports yang dirancang PT Angkasa Pura (AP) II. Tinggal klik aplikasi Indonesia Airport, semua langsung beres.

“Aplikasi Indonesia Airports didesain khusus untuk membantu travellers agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di bandara-bandara AP II. Indonesia Airports juga hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat luas akan aplikasi di smartphone yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tutur Muhammad Awaluddin.

Informasinya pun superkomplit. Mau cari apa? Lokasi saat ini? Infomasi di bandara tertentu? Semua ada. Semua informasi yang terkait dengan 13 bandara di bawah naungan AP II ada semua. “Setelah memilih bandara yang dituju, tujuh menu seketika muncul dan siap memberikan informasi yang dibutuhkan traveler,” ucap Awal.

Yang pertama ada ‘What’s News’. Di sana para travellers bisa mendapatkan informasi mengenai berita terbaru, event, travel yang isinya berupa informasi promo dan pernerbangan baru, serta retail berupa promo tenant yang ada di bandara. “Lalu terdapat ‘Flight Info’. Jadwal keberangkatan hingga jadwal kedatangan bisa diakses dari sini. Semua jadwal, tidak hanya satu maskapai, sehingga teman-teman di komunitas dan maskapai bisa menambahkan aplikasinya untuk masuk di Indonesia airport ini. Data-data mengenai on time performance pun bisa di-share langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Menu berikutnya terdapat ‘Guide’. Menu itu akan memberikan informasi berbagai fasilitas yang ada di bandara, baik dari parkir inap kendaraan, mushola, bank/ATM, taksi hingga hotel yang ada di lingkungan bandara. Nomor-nomor telpon penting seperti imigrasi, bea cukai serta maskapai juga bisa diakses dari fitur ‘Guide’.

Berikutnya terdapat menu ‘Airpotainment.’ Menu ini menjediakan berbagai judul film box office dan jadwal solat. Cinema, Aeroplay dan prayer time dipastikan tersaji di sini. “Di aplikasi ini juga terdapat fitur khusus Ramadhan yang di antaranya dapat digunakan untuk melihat jadwal puasa dan mencari musholla terdekat di bandara,” ujar Awal.

Selanjutnya ada Menu ‘Shop And Dine.’Di menu ini terdapat alamat serta lokasi tenant seperti fashion, makanan dan minuman, coffee shop, restoran, souvenir, hingga beuaty center yang terdapat di bandara tersebut. Setelah itu, ada menu ‘Ecommerce.’ Di menu tersebut tersedia informasi mengenai flight booking, nilai tukar mata uang, multifinance, cargo information, dan asuransi penerbangan.

Yang terakhir terdapat Airport Care. Di sini para travelers bisa melakukan masukan atau memberi informasi berupa pengaduan kepada pihak pengelola bandara, yang nantinya akan cepat di tindak lanjuti. “Pengaduannya dalam bentuk apa saja. Misal ada sampah yang belum dibersihkan, pengguna jasa tinggal foto dan laporkan di menu Aiport Care, nantinya pihak kami akan menindak lanjutinya,” terang Awal.

Menpar Arief Yahya senang dengan spirit Go Digital di AP II yang membawahi banyak bandara di Indonesia Barat itu. Aplikasi itu sangat bermanfaat bagi wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara. Terutama dalam menerapkan manajemen berbasis service excellent.

Karena itu informasi yang menjamin kepentingan kenyamanan, keamanan, keselamatan customers menjadi prioritas nomor wahid. “Bandara adalah tourism airport, pertama kali orang memperoleh impression dari wisatawan, maka service menjadi maha penting,” kata Arief Yahya yang semakin yakin dengan kinerja AP II.

Pria yang akrab disapa AY itu menyatakan fokus industri pariwisata hingga 2019 salah satunya adalah Akses. Satu dari 3A, akses, atraksi, amenitas, yang menjadi prasyarat sebuah destinasi bisa berkembang pesat. “Apa yang dilakukan AP II itu, akan memudahkan wisatawan yang pertama kali datang ke Soekarno Hatta maupun bandara lain di bawah AP II yang dikelola menuju smart airport. Dan saat semua lini disentuh dengan cara digital, dampaknya akan sangat dahsyat,” kata Menpar Arief Yahya yang mantan Dirut PT Telkom itu. (Jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Berbagai strategi yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menggenjot sektor pariwisata berbuah sukses ganda. Selain berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan, juga sukses menggerus ceruk pasar negara pesaing. Salah satunya adalah Malaysia yang keteteran menghadapi gencarnya promosi pariwisata Indonesia.

Wakil Presiden Inbound and Domestic Malaysian Association of Tours and Travel Agents (Matta) Datuk KL Tan mengakui hal itu. Datuk KL mengatakan, jumlah wisatawan dari Tiongkok dan India yang berkunjung ke Malaysia mengalami penurunan drastis. Sebaliknya, di Indonesia, dua negara itu semakin eksis dan bertumbuh signifikan.

Dia mengakui, penurunan tersebut disebabkan promosi agresif yang dilakukan Indonesia, Thailand, dan Singapura. "Negara-negara itu telah meningkatkan promosi mereka dan menargetkan wisatawan Tiongkok dan India,” terang Tan pada New Strait Times, 7 Juni lalu.

Tan juga menyoroti strategi cerdas pemerintah Indonesia yang memperpanjang kebijakan bebas visa. “Turis India turun secara signifikan karena banyak negara seperti Indonesia telah memperpanjang free visa dan visa on arrival pada warga India yang datang,” imbuh Tan.

Tak hanya itu, Malaysia makin keteteran karena pemerintah Indonesia memiliki hubungan yang solid dengan perusahaan swasta. Salah satunya dengan AirAsia. "Maskapai penerbangan mereka sudah mulai terbang langsung. AirAsia X Indonesia memulai penerbangan langsung dari Bali ke Mumbai dan Bali ke Kochi. Ini mengurangi peluang penumpang lewat Kuala Lumpur, " kata Tan.

Berbagai langkah cerdas yang ditempuh Kementerian Pariwisata yang dinahkodai Arief Yahya itu akhirnya benar-benar membuat Malaysia tak berdaya. “Turis India anjlok 35,1 persen pada kuartal pertama 2017 dibandingkan 11,6 persen sepanjang tahun lalu,” imbuh pria berkacamata itu.

Sebagaimana diketahui, AirAsia X Indonesia memang melakukan direct flight perdana dengan pesawat XT852 dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Mumbai via Kuala Lumpur.

Pesawat tersebut mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India pada 19 Mei lalu. Saat itu, CEO Grup AirAsia di Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, rute tersebut dibuka karena tingginya animo travelista asal India berlibur ke Bali.

Penerbangan dengan frekuensi tujuh kali seminggu itu dioperasikan dengan Airbus A330-300 berkapasitas 377 kursi. Sebanyak 12 kursi di antaranya merupakan premium flatbed yang akan transit selama 65 menit di Kuala Lumpur (KLIA2). "Tiap tahun kunjungan wisatawan asal India ke Bali makin meningkat. Permintaan dari India untuk membuka penerbangan ke Bali terus diajukan. Kami tak bisa membendung permintaan itu," kata Dendy.

Sementara itu, Lion Air juga membuka direct flight dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut) ke delapan kota besar di Tiongkok. Di antaranya, Shanghai, Guangzhou, dan Wuhan. Pembukaan rute itu juga tak lepas dari tingginya minat wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisman ke Indonesia sejak Januari 2017 memang menunjukkan peningkatan. Sebanyak 4,20 juta wisman mengunjungi Indonesia sepanjang Januari-April 2017. Artinya, ada peningkatan sebesar 19,34 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu. Saat itu, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,52 juta.

Khusus kunjungan wisman pada April 2017 juga mengalami lonjakan signifikan. Jumlah wisman yang ke Indonesia pada April 2017 lalu mencapai 1,14 juta.

Angka itu melesat 26,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ketika itu, sebanyak 901,09 ribu wisman berlibur ke Indonesia.

Saat dikonfirmasi, Menpar Arief Yahya hanya tersenyum kecil. "Lawan professional kami bukan Malaysia, tapi Thailand. Mereka sukses dengan angka capaian di atas 30 juta, kita masih tertinggal jauh. Kita harus tetap bekerja cepat untuk mengejar ketertinggalan, dengan perbaikan services tentunya," kata Arief Yahya. (jpnn)