Sport News

JAKARTA, RadarPena.com - Di sela padatnya jadwal Real Madrid, Cristiano Ronaldo menghabiskan waktu bersama sang kekasih, Georgina Rodriguez. Keduanya tampak mesra dalam beberapa kesempatan.

 

Termasuk saat mengajak wanita yang tengah hamil itu pergi melihat aksi mantan klubnya, Sporting CP. Saat itu, Georgina terlihat memakai cincin berlian.

 

Ditaksir, harga cincin berlian yang dipakai model seksi Spanyol berkisar 200 ribu pound sterling atau setara Rp 3,5 miliar. Tak ayal, desas-desus pertunangan keduanya pun menguat.

 

Beberapa media menduga Ronaldo telah bertunangan dengan Georgina. Apalagi jika didasari pada kehamilan Georgina yang saat ini tengah mengandung anak Ronaldo.

 

Bahkan, menurut tabloid Portugal, Corriero da Mahna, Ronaldo dan Georgina Rodriguez akan menikah tahun depan. Pernikahan dengan Georgina direncanakan berlangsung setelah kelahiran anak keempat Ronaldo itu.

 

 

Namun, banyak juga yang khawatir jika pernikahan itu akan mengganggu konsentrasinya pada ajang Piala Dunia tahun depan yang akan dihelat di Rusia. Fokus Ronaldo akan terpecah dengan adanya kelahiran anak dan pernikahannya. (rakyatmerdeka/jpnn)

LIVERPOOL, RadarPena.com - Bintang Liverpool Sadio Mane mengaku senang dengan kembalinya Philippe Coutinho ke tim utama The Reds. Pemain asal Senegal berusia 25 tahun itu memastikan Coutinho bukan hanya penting buat permainan dia, namun juga untuk tim.

 

"Coutinho tidak hanya penting buat saya, namun juga untuk klub. Coutinho adalah salah satu pemain terbaik kami, pemain penting. Saya bahagia dia bertahan di sini," kata Mane di laman ESPN.

 

Mane yang masih melakoni hukuman tiga laga, usai kartu merah gara-gara menerjang kiper Manchester City itu juga mengungkap, dia yakin Liverpool akan kembali ke lintasan terbaik.

 

Liverpool gagal menang pada empat laga terakhir di semua kompetisi. Mereka pun langsung diragukan untuk bisa mengejar juara. Namun, Mane yakin timnya belum terpikirkan untuk mengejar gelar sedini mungkin.

 

"Terlalu cepat bicara gelar. Kami ingin memikirkan kami sendiri dahulu baru tim lain. Kami percaya bisa mengalahkan siapa saja di liga," tuturnya.

 

 

Menurut dia, gagal menang di tiga atau empat laga belum berarti kiamat buat Liverpool. "Kami akan selalu memberikan yang terbaik. Kami akan fokus dari laga per laga dan berusaha memenangi sisa laga yang ada," pungkas Mane. (adk/jpnn)

MADRID, RadarPena.com - Krisis cedera makin menggerogoti skuat Real Madrid. Jelang bertandang ke markas Alaves, Sabtu (23/9) malam WIB, enam pemain Madrid cedera.

 

Terbaru, Toni Kroos melewatkan latihan terakhir sebelum bertolak ke Mendizorrotza Stadium, Alaves.

 

Kroos bergabung dengan lima pemain lainnya yang cedera yakni Karim Benzema, Theo Hernandez, Marcelo, Mateo Kovacic dan Jesus Vallejo.

 

Khusus untuk Kroos, pengatur serangan berusia 27 tahun itu diduga telah mendapat cedera saat bentrok melawan Real Sociedad di pekan kelima La Liga.

 

 

Hingga Marca melansir berita ini, belum ada konfirmasi kenapa Kroos absen di sesi latihan terakhir jelang laga versus Alaves. (adk/jpnn)

TOKYO, RadarPena.com - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Debby Susanto melangkah ke semifinal Japan Open superseries. Praveen/Debby lolos setelah melewati hadangan pasangan Taiwan Wang Chi Lin/Lee Chia Shin.

Pada duel yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat (22/9) siang WIB, Praveen/Debby menang 18-21, 21-18, 21-16. Statistik BWF mencatat, Praveen/Debby butuh waktu 58 menit untuk menyingkirkan Wang/Lee yang kin bertengger di peringkat 23 dunia.

Kemenangan ini adalah yang kedua kalinya buat Praveen/Debby dalam dua pertemuan dengan Wang/Lee.

Di semifinal besok, Praveen/Debby akan berhadapan dengan ganda Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping. Pasangan nomor sembilan dunia itu adalah lawan yang dikalahkan Praveen/Debby di final Korea Open pekan kemarin.

Namun, Praveen/Debby wajib lebih waspada mengingat Wang/Huang lolos ke semifinal setelah secara mengejutkan mengalahkan mixed doubles nomor dua dunia Lu Kai/Huang Yaqiong (Tiongkok) 21-16, 16-21, 21-16.

Selain partai Praveen/Debby vs Wang/Huang, satu semifinal lainnya akan mempertemukan pasangan India Pranaav Jerry Chopra/Reddy N Sikki melawan ganda Jepang yang lolos dari babak kualifikasi Takuro Hoki/Sayaka Hirota.

Di perempat final hari ini, Indonesia masih memiliki Marcus Fernaldi dan Kevin Sanjaya yang akan meladeni ganda Denmark peringkat 12 dunia Anders Skaarup Rasmussen/Kim Astrup, sesaat lagi.

Dari tiga pertemuan Marcus/Kevin dengan Anders/Kim, ganda Indonesia masih menang 2-1. Namun, dalam duel terakhir di Indonesia Open, Juni kemarin, Marcus/Kevin menyerah 16-21, 16-21. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu, belum bisa mengatasi pasangan nomor satu dunia, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, dari Jepang. Namun, meski harus kandas akibat kekalahan 15-21, 21-12 dan 15-21, di babak dua Jepang Terbuka Superseries 2017, Greysia/Apriyani tetap puas.

 

Pekan lalu di Korea Terbuka Superseries 2017, Greysia/Apriani juga dihentikan Matsutomo/Takahashi di babak perempat final dengan skor 15-21 dan 13-21.

 

Greysia/Apriani mengaku cukup puas dengan penampilannya kali ini. Sebab, keduanya berhasil mengeluarkan permainan yang lebih baik dan mencuri satu kemenangan dari tiga set yang dilakoni.

 

“Secara penampilan dan permainan kami bisa keluar semua tadi. Kami bisa lebih baik. Tapi memang mereka lawan yang nggak mudah dengan banyaknya pengalaman dan gelar. Tapi secara spirit dan mental kami nggak kalah,” kata Greysia usai pertandingannya di Tokyo Metropolitan Gymnasium, dalam surat elektronik PBSI.

 

Setelah kalah pada set pertama, Greysia/Apriani berhasil mencuri kemenangan di set berikutnya. Kondisi lapangan yang menang angin, dikatakan Greysia/Apriani membuat mereka lebih percaya diri untuk menyerang lawan.

 

Sayang di game ketiga setelah sempat ketat, Greysia/Apriani akhirnya menyerah kalah 15-21.

 

“Set ketiga awal kami terlalu tertekan. Karena lapangan mereka agak sedikit menang angin, jadi lebih percaya diri buat menyerang. Sama halnya ketika kami unggul di set kedua,” ujar Greysia.

 

“Di set ketiga secara strategi kami sudah ketekan duluan. Jadi itu yang membuat mental dan pikiran kami tidak bisa keluar. Pas pindah lapangan kami sudah bisa enak lagi, tapi memang secara pengalaman mereka lebih baik. Tapi next time kami akan coba buat bisa menang,” tambah Greysia lagi.

 

Dua kali berhadapan dengan Matsutomo/Takahashi, Greysia/Apriani mengatakan banyak mengambil pelajaran dari pertandingannya tersebut. Khususnya bagi Apriani yang belum lama menjejak ke level senior.

 

“Secara permainan dan pengalaman tentu mereka lebih di atas, apalagi mereka juara Olimpiade. Sementara Apri belum berpengalaman seperti kak Greys. Jadi Apri banyak belajar untuk cepat merubah pola dan cepat beradaptasi. Pikiran juga enggak boleh kalah,” ungkap Apriani.

 

“Tantangan terberat tadi mungkin karena di satu sisi saya harus tetap fokus dan nggak boleh kendor, tapi di sisi lain saya juga harus bisa membuat Apri mengembangkan permainannya, menemukan jati diri bermain di level atas. Tapi saya enggak boleh turun dan tetap menyemangati diri sendiri,” tutup Greysia.

 

 

(ira/JPC)

KUALA LUMPUR, RadarPena.com - Atlet disabilitas Indonesia layak diparesiasi kerja kerasnya. Kontingen Merah Putih sejauh ini hampir pasti merebut gelar juara umum ASEAN Para Games IX/2017 Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Sejatinya, medali emas yang diperebutkan masih tersisa puluhan keping. Namun, perburuan medali pada Jumat (22/9) dan Sabtu (23/9) nanti, diyakini tak akan menggeser posisi Indonesia di puncak klasemen perolehan medali sementara.

 

Hingga Kamis (21/9) malam ini, Kontingen Indonesia masih terus kokoh memuncaki klasemen perolehan medali dengan raihan 91 emas, 53 perak dan 38 perunggu.

 

Torehan tersebut tak bisa dilepaskan dari tambahan sampai 21 emas di beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini.

 

Indonesia menambah 21 emas dari renang (13 keping), atletik (3), angkat besi (2), panahan (1) dan balap sepeda (1). Sejauh ini, sampai hari kelima APG IX/2017, perburuan medali sudah mencapai 276 keping dari total 368 yang diperebutkan.

 

Artinya, masih ada 92 emas yang akan diperebutkan pada Jumat dna Sabtu. Hanya, melihat gap perolehan medali antara Indonesia dengan peringkat kedua, Malaysia, Indonesia kemungkinan besar tak terkejar. Malaysia sendiri terus membayangi Indonesia di posisi runner up dengan 71 emas, 65 perak dan 55 perunggu.

 

"Keyakinan kami cukup tinggi, karena Indonesia masih mempunyai cabang andalan untuk menambah perbendaharaan emas.

 

 

Dengan demikian, kami yakin Indonesia bisa mewujudkan target merebut kembali gelar juara umum yang dua tahun lalu direbut Thailand pada APG Singapura 2015," kata Bayu Rahadian, Chef de Mission Indonesia di APG 2017. (dkk/jpnn)

ARAGON, RadarPena.com - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez menguasai jalannya free practice pertama atau FP1 MotoGP Aragon di MotorLand Aragon, Jumat (22/9) siang WIB. Sementara rekan satu timnya, Dani Pedrosa berada di posisi dua.

Sesi FP1 ini sempat teradang menyusul turunnya hujan. Hingga sepuluh menit dari 45 menit FP1, baru Karel Abraham yang mencatatkan waktu yakni dua menit 30,530 detik.

Sementara rider lainnya masih belum membukukan waktu.

Setelah sesi berjalan 15 menit, baru beberapa pembalap mencatatkan waktu. Johan Zarco berada di urutan teratas dengan dua menit 07,378 detik. Sedangkan pembalap papan atas seperti Andrea Dovizioso, Marc Marquez masih belum menorehkan waktu latihan bebas.

Nah, saat FP1 menyisakan 15 menit, Marquez baru unjuk gigi. Rider Repsol Honda itu mencatatkan waktu dua menit 02,006 detik, langsung paling atas.

Sementara pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi mencatatkan waktu dua menit 0,60 detik, sempat berada di peringkat sepuluh saat FP1 menyisakan waktu sepuluh menit.

Marquez kemudian mempertajam catatan waktunya di satu menit tersisa menjadi dua menit 01,243 detik.

Torehan Marquez ini tak tergeser hingga latihan bebas pertama MotoGP Aragon tuntas. (jpnn)

Hasil FP1 MotoGP Aragon 2017

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 01.243s 

2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 01.741s +0.498s

3. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 2m 02.028s +0.785s

4. Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 02.099s +0.856s

5. Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 02.294s +1.051s

6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 2m 02.386s +1.143s 

7. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2m 02.718s +1.475s 

8. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 2m 02.917s +1.674s 

9. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 02.957s +1.714s 

10. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 2m 03.093s +1.850s 

11. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 2m 03.320s +2.077s

12. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 2m 03.344s +2.101s 

13. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 2m 03.494s +2.251s 

14. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) 2m 03.545s +2.302s 

15. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 03.613s +2.370s 

16. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 03.673s +2.430s 

17. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 03.694s +2.451s 

18. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 04.066s +2.823s 

19. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (GP16) 2m 04.094s +2.851s 

20. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 04.098s +2.855s 

21. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 2m 04.525s +3.282s 

22. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 2m 04.609s +3.366s 

23. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2m 04.625s +3.382s 

MISANO, RadarPena.com - MotoGP San Marino di Sirkuit Misano berlangsung penuh drama, Minggu (10/9) malam WIB. Mulai dari terjatuhnya pebalap Ducati Jorge Lorenzo hingga Johann Zarco yang mendorong motornya hingga menyentuh garis finish.

Ada drama lagi yang nyaris terjadi, yaitu niat Pebalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci yang akan memberikan podium dua buat rekan sesama Italia, Andrea Dovizioso.

Dalam balapan basah di Sirkuit Misano tersebut, Petrucci terlibat persaingan dengan Marc Marquez dan Dovizioso. Petrucci sempat memimpin, ditempel Marquez dan Dovizioso.

Pembalap Italia berusia 26 tahun itu akhirnya menyerah dari kejaran Marquez di lap terakhir. "Setelah Marquez tidak melakukan kesalahan apa pun (menyalip), saya masih mencoba melawan. Namun Marquez kuat. Kemudian saya sempat berpikir apakah ini saatnya memberikan bantuan buat Dovizioso di lap terakhir," ujar Petrucci seperti dilansir Crash.

Meski beda tim, Petrucci dan Dovizoso sama-sama menunggangi Ducati. "Saya memikirkannya dan berharap Andrea dekat. Namun akhirnya saya sadar, itu bukan citra yang bagus buat kejuaraan. Saya yakin Andrea bisa memperjuangankan kejuaraan tanpa bantuan saya kali ini," kata Petrucci.

Andai Petrucci benar-benar memberikan jalan kepada Dovizioso untuk menjadi peringkat kedua di MotoGP San Marino, posisi puncak klasemen sementara kini masih ada di tangan Dovizioso. (jpnn)

MISANO, RadarPena.com - Rider Spanyol Maverick Vinales bakal start dari posisi terdepan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (10/9) mulai pukul 19.00 WIB. Namun, pebalap Movistar Yamaha ini berharap tidak ada hujan saat balapan berlangsung.

Vinales akan start paling depan, diikuti dua rider yang memiliki poin lebih banyak di papan klasemen, Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda).

"Saya tahu saya bisa melaju dengan baik saat kualifikasi. Sekarang, saya ingin menang di sini (MotoGP San Marino)," kata Vinales seperti dikutip dari GPOne.

Di klasemen sementara, Vinales berada di posisi tiga dengan 170 poin. Marquez berada di tempat kedua dengan 174 poin dan Dovizioso memimpin dengan 183 poin.

"Saya akan berada di trek dengan pendekatan yang sama seperti biasanya, mencoba untuk menjadi yang paling cepat. Saya berharap hujan tidak turun dalam balapan, karena itu berarti kami akan mencoba elektronik baru. Namun, kami tetap yakin bisa bersaing saat trek basah," ujar Vinales. (jpnn)

 

Posisi Start MotoGP San Marino 2017

 

1. Maverick Vinales

2. Andrea Dovizioso

3. Marc Marquez

4. Cal Crutchlow 

5. Jorge Lorenzo

6. Johann Zarco

7. Dani Pedrosa

8. Danilo Petrucci

9. Aleix Espargaro

10. Alvaro Bautista 

11. Michele Pirro 

12. Karel Abraham

13. Hector Barbera 

14. Jack Miller 

15. Loris Baz

16. Jonas Folger 

17. Pol Espargaro 

18. Tito Rabat

19. Scott Redding 

20. Alex Rins 

21. Andrea Iannone

22. Bradley Smith 

23. Sam Lowes

Advertisement
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.