JAKARTA, RadarPena.com - Meski sang vokalis, Luks tengah vakum, tapi grup band Superglad tetap eksis. Buktinya band rock asal Jakarta itu meluncurkan single berjudul Dua, Senin (21/8).

Dua merupakan materi dari album Terangkan Dunia yang dilepas Superglad beberapa waktu lalu. Dalam lagu ini, Superglad masih mengusung musik rock dengan lirik cinta.

Sementara itu, album ketujuh yang diberi judul Terangkan Dunia dirilis Superglad bersama dengan demajors Records. Grup yang diisi Luks, Giox, Dadi, dan Frid Akbar itu mempersembahkan album ini khusus untuk HERO (Fans Superglad) juga untuk semua penikmat musik di Indonesia secara umum.

Terdapat banyak perubahan dalam album Terangkan Dunia. Di album ini, Superglad mengajak beberapa musisi untuk menjadi produser.

Ada enam musisi yang di ajak bertukar ide di album Terangkan Dunia. Masing-masing memproduseri satu lagu di album ini. Mereka adalah Iga Massardi pada lagu Hi!, Kin Aulia untuk lagu Raya, Ricky Siahaan memegang kendali di Bersiap Untuk Perang, Yai Item mengerjakan lagu Dua dan lainnya.

Total ada 13 lagu yang di persembahkan pada album tersebut. "Besar harapan Superglad, sesuai dengan judul album Terangkan Dunia semoga album ini bisa menerangkan dunia musik Indonesia, dan tentunya bisa diterima oleh HERO dan semua pecinta musik Indonesia," kata pihak Superglad beberapa waktu lalu. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Band rock Kotak mempersembahkan hadiah spesial menyambut momen Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-72. Hadiah spesial yang dimaksud yakni sebuah single baru berjudul Merah Putihku.

Grup yang diisi Tantri, Chua, dan Cella itu menjelaskan bahwa lagu anyar ini bertemakan tentang nasionalisme. Merah Putihku dilepas jelang Hari Kemerdekaan juga sebagai ajakan buat para pendengar khususnya, Kerabat Kotak untuk lebih mencintai Indonesia.

Proses pembuatan lagu tersebut berawal dari jamming session yang dilakukan oleh Kotak dan Pay pada saat mereka melakukan workshop di Bali. Kemudian Cella Kotak mengemasnya dengan lirik dan sentuhan glam rock era 90an.

"Karena musik era saat itu bernuansakan spirit, semangat, gagah cocok dengan tema lirik yang saya bikin, dan ingin mengembalikan nuansa glam rock," kata Cella Kotak kepada JawaPos.com, Jumat (11/8).

 

Lewat lagu Merah Putihku, Kotak ingin mengajak para pemuda dan pemudi untuk sama-sama berjuang bersama mengharumkan nama bangsa. Tentunya dengan karya yang mereka punyai atau sesuatu yang dapat mereka persembahkan untuk negara ini. (ded/JPC)

JAKARTA, RadarPena.com - Pedangdut Ayu Ting Ting merilis album terbaru berjudul Kamu Kamu Kamu , Rabu (9/8) di KFC Kemang, Jakarta.

Usai menyanyikan lagu Kamu Kamu Kamu saat merilis album baru, Ayu pun diberi bunga oleh ayahnya, Abdul Rozak.

"Itu tadi spontanitas aja beri bunga," kata Rozak di KFC Kemang.

Rozak merasa bersyukur atas launching album anaknya.

"Pastinya ayah bersyukur kepada Allah SWT karena hari ini Ayu keluarkan single dan album terbarunya," tuturnya.

Rozak berharap, masyarakat bisa menyukai album baru Ayu.

"Mudah-mudahan ke depannya tambah sukses lagi dan banyak yang menyukai lagu Ayu," ucapnya.

Hal senada disampaikan Ayu, janda satu anak itu berharap, album Kamu Kamu Kamu bisa disukai oleh masyarakat.

"Semoga bisa booming juga seperti album sebelumnya," ‎harap Ayu. (jpnn)

 

YOGYAKARTA, RadarPena.com - Band rock legendaris God Bless tengah menyiapkan album baru yang akan memuat lagu dengan tema-tema kritik sosial."Kayaknya akan kita rilis tahun depan, sekarang sedang kita persiapkan," kata Vokalis Band God Bless, Ahmad Albar di Yogyakarta, Sabtu (5/8).

Menurut Ahmad Albar, tema-tema kritik sosial sejatinya selalu muncul di setiap album dari band yang lahir pada era 1970-an ini. Tema itu juga dimunculkan dalam Album "Cermin 7" yang belum lama diluncurkan. "Yang jelas tema itu selalu kita munculkan selain tema cinta dan lingkungan," imbuhnya. Bagi Ahmad, mempersembahkan lagu dengan tema kritik sosial masih relevan di tengah kondisi Bangsa Indonesia saat ini. Persoalan politik yang tidak jarang menyulut perpecahan masyarakat dinilainya perlu didinginkan melalui media lagu.

"Tema kritik sosial masih penting dimunculkan, karena sekarang sesama saudara sendiri bahkan bisa renggang gara-gara politik," paparnya. Seperti yang tersirat dalam lagu andalan God Bless berjudul "Rumah Kita", menurut dia, seluruh anak bangsa yang mengakui Indonesia sebagai rumah tempat tinggalnya, seharusnya bisa saling menjaga antarsesama penghuni yang tidak lain adalah saudaranya. "Rumah kita ini ya Indonesia. Bukan sekadar rumah biasa," jelasnya. 

Penyanyi yang kini sudah berusia 70 tahun itu mengaku masih memiliki semangat yang kuat untuk terus membangkitkan musik rock. Usia, menurut dia, tidak akan menjadi kendala untuk terus berkarya. "Selama saya masih bisa dan punya tenaga saya akan tetap bermusik," pungkasnya.(rmol)

 

LOS ANGELES, RadarPena.com - Konser Britney Spears bertajuk Piece Of Me Show yang digelar di Planet Hollywood, Las Vegas pada Rabu (9/8) malam diwarnai insiden mengerikan.

Seorang pria bersenjata api nekat naik ke panggung saat Britney melantunkan lagu You Drive Me Crazy. Pria yang belakangan diketahui bernama Jesse Web itu diduga membawa senjata api hingga pengawal Britney melumpuhkannya.

Dari rekaman video seorang penggemar, awalnya Britney tak menyadari kehadiran pria tersebut di atas panggung. Saat itu dia sedang asyik berinteraksi dengan penggemarnya.

Dia baru menyadari ada penyusup saat pengawal dan beberapa penari latar mengamankan pria tersebut.

Video itu pun menjadi viral dan sempat diunggah akun gosip Instagram lambe_lamis. Tampak pada video itu, Britney terlihat sempat ketakutan.

“Meskipun konser tetap dilanjutkan kembali setelah insiden ini, namun menurut sebuah sumber, Britney sempat ketakutan. Untung saja para bodyguard dan penari laki laki yang ada dipanggung segera mengelilingi Britney dan membawanya masuk ke belakang panggung,” tulis lambe_lamis sebagai keterangan.

Dalam video tersebut, terdengar Britney menanyakan apa yang sedang terjadi. Bahkan dia juga bertanya apakah pria tersebut membawa senjata api. “Is everything okay? What's going on. He's got a gun?.”

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak Britney Spears terkait insiden mengerikan itu.(jpnn)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Festival Lagu Suara Anti Korupsi (SAKSI) 2017 yang merupakan bentuk kampanye antikorupsi dengan mengundang masyarakat membuat lagu.  Lagu-lagu tersebut kemudian akan dipilih yang terbaik dan dibuatkan album. "Festival ini bisa jadi medium masyarakat menyuarakan perlawanan terhadap korupsi," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Jakarta, Senin (7/8).

Seperti tahun lalu, Saut akan menjadi salah satu tim juri yang akan berkolaborasi dengan musisi sekaligus pencipta lagu Sandy Canester. Tim juri mulai menerima karya dari masyarakat sejak Juni hingga 31 Agustus mendatang. Selanjutnya, seluruh karya yang masuk akan dipilih menjadi 10 besar tiap regional dan akan tampil di hadapan dewan juri mulai 11-20 September 2017.

Lima regional tersebut adalah Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang. Pada tahap tersebut, juri akan memilih tiga karya terbaik. Malam final Festival Lagu SAKSI 2017 akan digelar 3 November dengan menyelenggarakan konser suara antikorupsi yang akan menghadirkan musisi Tanah Air antara lain Base Jam, Sandy Canester, dan Orkes Moral Pengantar Minum Racun.

Dalam konser ini pula, KPK akan meluncurkan album kompilasi Suara Antikorupsi Volume 2 yang berisikan 15 karya terbaik dari festival lagu Suara Antikorupsi 2017 tersebut.

Ini adalah kali kedua KPK menggelar Festival Lagu SAKSI. Tahun lalu, KPK menjaring 200 lebih karya dari masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan aliran musik yang beragam, yang dikelompokkan sesuai dengan daerah asalnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Sembilan karya terbaik tahun lalu telah dijadikan album kompilasi untuk materi kampanye dan sosialisasi antikorupsi KPK. Lagu-lagu yang ikut serta di Festival Lagu SAKSI 2016 bisa didengarkan melalui radio KanalKPK di kanal.kpk.go.id.(rmol)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Kabar tentang Ayu Ting Ting seolah tak ada habisnya. Baru meluncurkan lagu terbarunya, Ayu sudah diterpa isu tak sedap.

Lagu berjudul Kamu Kamu Kamu dinilai menjiplak lagu india.

Lalu apa tanggapan Ayu?

Janda satu anak ini mengaku tidak tahu lagu india mana yang dimaksud.

"Hah lagu yang mana?," tanya Ayu balik.

Meski dikabarkan menjiplak lagu india, pelantun lagu Sambalado ini tak mau ambil pusing.

"Terserah deh orang mau ngomong apa, saya nggak mikirin," ucap wanita yang dikabarkan punya hubungan dengan Raffi Ahmad ini.(jpnn)

 

More Articles ...