JAKARTA, RadarPena.com - Band rock, Slank memang 'ngga ada matinya'. Selalu ada karya terbaru yang dipersembahkan untuk pencinta musik, khususnya Slankers (sebutan fans)
Terbaru, grup yang diisi Bimbim, Kaka, Ridho, Abdee, dan Ivanka itu akhirnya melepas video klip untuk lagu berjudul Terlalu Pahit.
"Yeah selamat menyaksikan video klip Terlalu Pahit. Single kedua dari album Palalopeyank," tulis Slank di akun Instagram resmi.
Video klip Terlalu Pahit ditampilkan dengan kemasan klasik. Semua bagian video disajikan dengan warna hitam putih. Di sana tampak seorang model perempuan dengan personel Slank yang tengah beraksi.
Lagu Terlalu Pahit merupakan materi dalam album Palalopeyank. Tembang ini punya cerita menarik karena sebelumnya Slank sudah memiliki hits berjudul Terlalu Manis. Bimbim mengatakan bahwa lagu itu tercipta dari ide Ridho sebagai gitaris.
"Kalau Terlalu Manis bercerita tentang cinta enggak harus memiliki, tapi kenangannya itu yang Terlalu Pahit," kata Bimbim di Potlot, Jakarta Selatan pada Febuari 2017 lalu.
Dalam lagu itu, Slank tidak tampil sendiri. Band yang dikomandoi oleh Bunda Iffet itu juga mengajak solois, Wizzy untuk mengisi salah satu bagian lagu Terlalu Pahit.
"Kami butuh ending lagu suara perempuan. Makanya minta dia nyanyi diujung tapi mengejutkan," ucap Bimbim.

SAMBAS, RadarPena.com - Crossborder lagi, crossborder lagi. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) konsisten menghidupkan destinasi crossborder yang berada di perbatasan dengan negara tetangga. Lembaga di bawah komando Menpar Arief Yahya ini bekerjasama dengan pemerintah daerah Kalimantan Barat akan menggelar perhelatan Festival Gemilang Wonderful Indonesia di Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) pada 2 Juli 2017, mendatang.
Konser tersebut akan mensasar Wisatawan Mancanegara (Wisman) Malaysia dan akan dimulai pukul 09.00 WIB. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan, Ni Putu G. Gayatri mengatakan, Kemenpar akan menghadirkan Band yang sudah tidak asing di percaturan musik Indonesia dan terkenal di negri tetangga, Malaysia dan Singapura yakni Wali Band.
"Festival kali ini mengangkat tema Festival Gemilang Wonderful Indonesia yang menjadi salah satu bentuk promosi bagi potensi pariwisata di kabupaten Sambas. Diharapkan konser ini bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia pariwisata di Sambas," kata Esthy yang juga diamini Gayatri, di Jakarta, Kamis (22/6).
Tidak hanya konser musik, imbuh Esthy, Festival kali ini akan menampilkan beberapa booth Kerajinan Tangan Khas Daerah Sambas seperti Makanan, Pakaian, serta Souvenir buatan masyarakat setempat. Hal itu juga menjadi strategi agar masyarakat setempat bisa menikmati dampak ekonomi langsung dengan diadakannya festival ini.
“Pemerintah terus berupaya agar pariwisata Sambas dikenal banyak orang. Salah satu langkah promosi pariwisata yang dilakukan yakni dengan melaksanakan event bergengsi ini, serta memberikan dampak ekonomi langsung terhadap masyarakat, kami akan goda negara tetangga dengan Wisman," ucap Esthy.
Seirama dengan Esthy, Gayatri juga menyebutkan festival Gemilang Wonderful Indonesia ini sebagai upaya mencapai target kunjungan 15 juta wisman serta promosi Pesona Indonesia di tingkat internasional pada tahun 2017 dan dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisman Malaysia ke Indonesia.
“Potensi yang dimiliki Kabupaten Sambas, dapat dijadikan sebagai gateway atau pintu gerbang untuk mendatangkan Wisman asal Malaysia. Adapun yang menjadi rangkaian kegiatan berupa penyelenggaran seni dan budaya yang akan menampilkan artis nasional, pagelaran kesenian tradisional dan pameran produk kreatif Sambas,” ucapnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, crossborder tourism di Sambas, selain dimaksudkan untuk menggarap potensi wisata mancanegara di daerah tersebut, juga bertujuan menggeliatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Potensi border tourism itu besar. Masyarakat di sana juga harus mendapatkan benefit dengan lebih banyak event, sehingga banyak orang berdatangan," ujar Menpar Arief Yahya.
Menurut Arief, crossborder tourism sesuai dengan fokus Presiden Joko Widodo yang ingin menggairahkan daerah perbatasan. Presiden Jokowi sejak awal menaruh perhatian serius kepada warga masyarakat Indonesia yang berada di pulau terluar, perbatasan dan daerah terpencil.
Saking seriusnya, Presiden ketujuh Indonesia itu tak ragu mengubah sebutan daerah perbatasan dari pulau terluar menjadi pulau terdepan. Karena itu, serangkaian border tourism digelar dari Atambua, Dili, Papua, Aruk, Entikong, sampai ke Batam-Bintan.
"Kami akan terus pelajari dan evaluasi, seberapa efektif untuk menggairahkan ekonomi masyarakat. Termasuk seberapa bagus menarik wisatawan dari negara tetangga," kata menteri asal Banyuwangi itu.(jpnn)

NEW YORK, RadarPena.com - Taipan rap Jay Z akan merilis album teranyarnya pada akhir bulan ini menurut layanan streaming musik Tidal pada Senin (19/6), mengonfirmasi rumor yang merebak selama berbulan-bulan bahwa penyanyi itu tengah mempersiapkan proyek terbaru.

Album itu, berjudul "4:44" akan tersedia secara eksklusif pada 30 Juni bagi pelanggan Tidal dan Sprint, raksasa telekomunikasi yang mengakuisisi sepertiga saham platform streaming musik tersebut tahun ini.

Cuplikan berdurasi 30 detik yang dirilis pada Minggu menampilkan lirik yang mengisyaratkan kemungkinan album baru penyanyi rap itu --yang kemudian dikonformasi sekitar tengah malam oleh Tidal dan Sprint.

"Jay Z adalah ikon global dan kemi memberikan pelanggan kesematan besar untuk berada di antara orang pertama yang emnikmati album barunya '4:44'," kata CEO Sprint Marcello Claure dalam sebuah pernyataan. Album tersebut akan menjadi album pertama Jay Z sejak "Magna Carta Holy Grail" pada 2013.(rmol)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Superman Is Dead (SID) akhirnya mengumumkan rencana terbaru. Band punk rock asal Bali itu mengungkapkan bahwa mereka tengah mempersiapkan sebuah album baru tahun ini.

Grup ini terakhir melepas album pada 2013. "Kami lagi merencanakan album baru. Direkam di luar studio kami yang biasa," kata Eka Rock, bassist SID kepada JawaPos.com saat ditemui di backstage Jakarta Fair 2017, JIExpo Kemayoran.

"Udah lama juga kami ngga bikin album," sambung Bobby Bikul.

Grup yang diisi Bobby Bikul, Eka Rock, dan JRX itu telah memiliki sejumlah materi untuk direkam. Semua bakal digarap dalam waktu dekat. Sedangkan untuk konsep album, SID belum bisa memberi bocoran. "Materi dasar udah ada, tapi konsep secara umum belum," ujar drummer, JRX.

SID menargetkan full album keenam ini bisa dilepas akhir tahun ini. Namun semua tidak bisa dikerjakan secara buru-buru. Sebab, saat tampil di panggung Jakarta Fair 2017, JRX menyebutkan bahwa SID juga bakal disibukkan oleh rencana tur Eropa pada semester dua tahun ini.

"Rencana rilis album tahun ini, tapi kami juga mau tur ke luar negeri yang negaranya belum bisa disebut, pokoknya di benua Eropa. Semoga bisa awal tahun rilis album," ucap JRX.

Seperti diketahui, sejauh ini SID telah memiliki lima full album. Mulai dari album Kuta Rock City (2003), The Hangover Decade (2004), Black Market Love (2006), Angels and the Outsiders (2010), dan album Sunset Di Tanah Anarki.

SID terakhir meluncurkan album Sunset Di Tanah Anarki pada tahun 2013. Album tersebut berisi 17 lagu. Masih seperti album sebelumnya, SID tetap mengusung tema perlawanan terhadap penindasan, dan ketidakadilan di negeri ini. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Label rekaman Musik Bagus kembali mempersembahkan karya terbaru. Kali ini yakni sebuah lagu anak berjudul Pelangiku yang dibawakan oleh penyanyi perempuan berusia 10 tahun bernama Adna.

Lagu ini dirilis tepat satu bulan sebelum Hari Anak Nasional yang diperingati pada 23 Juli 2017 mendatang.

"Adna bersama lagu pertamanya berjudul Pelangiku otomatis menambah katalog lagu baru anak Indonesia yang jumlahnya masih sangat terbatas," kata CEO Musik Bagus Aldo Sianturi seperti diberitakan JawaPos.com, Jumat (23/6).

Sejak kecil, pemilik nama lengkap Asila Adna Zahira Oekon ini sangat menyukai musik. Bakat tersebut lambat laun bergelora setelah Adna tampil aktif di beragam acara musik.

Kelenturan Adna dalam bernyanyi tanpa sengaja ditangkap oleh Ali Akbar Nadeem Sugiri dan Aldo Sianturi pada sebuah kesempatan singkat dan langsung dilanjutkan dengan proses rekaman.

Sebagai produser dan arranger, Ali Akbar Nadeem Sugiri lantas menghimpun beragam musisi melalui kolaborasi kreatif yang bertujuan untuk menguatkan pesan natural atas melodi dan lirik lagu.

Semua itu berbaur bersama karakter suara Adna untuk dapat dinikmati sebagai lagu sepanjang masa.

Lagu Pelangiku bertempo andante ini diciptakan oleh Ali Akbar Nadeem Sugiri dan Metta Legita sebagai alumni dari IMDI (Institut Musik Daya Indonesia).

Sementara syairnya ditulis oleh Talitha Fathya yang bercerita tentang kehadiran pelangi sebagai lukisan indah berpadu warna yang membentang luas sebagai penuntun harapan masa depan.

"Pertama kali mendengar lagu ini, aku langsung suka dan berusaha untuk berlatih terus menerus bersama biar bisa menyanyikannya dari dalam hati,” ujar Adna.

Dari segi musik, aransemen lagu Pelangiku dibuat sangat manis. Keputusan instrumentasi yang diorkestrasi oleh Ali mengundang pendengar merasakan emosi dari semua proses seni yang telah dirangkum.

Hadirnya isian instrumen harpa yang dimainkan oleh Lisa Gracia Supadi, instrumen violin oleh Ahmad dan Fitrah Ramadhan, instrumen viola oleh Angga Aditia, cello oleh Robby Subarja dan vokal latar dari Ayoe menjadikan lagu pertama Adna ini menjadi sangat hidup dan bermakna. 

Ali tidak bekerja sendiri demi lagu perdana Adna ini. Campur tangan Dody Isnaini (bassist Kahitna) sebagai vocal director juga menjadi pondasi utama bagi Adna dalam melafalkan notasi demi notasi yang menantang untuk anak seusianya.

Di luar proses rekaman, Ari Renaldi yang dikenal sebagai produser dari Tulus juga turut ambil bagian dalam urusan mixing dan mastering.

Ari kemudian mengkaplikasikan kepekaannya mengatur warna suara tiap instrumen sehingga terdengar balance dan terasa hangat. 

“Semoga lagu Pelangiku dapat menyegarkan dunia anak yang harus selalu dinamis dan menggeliat bahagia. Adna adalah masa depan kita semua yang sedang menggenggam tongkat estafet dunia musik Indonesia untuk etape selanjutnya," ucap Glenn Fredly sebagai pendiri Musik Bagus.

JAKARTA, RadarPena.com - Terlalu lama vakum di panggung musik Tanah Air ternyata membuat Iyut Bing Slamet sempat tak percaya lagi untuk menyanyi.

Namun, karena dorongan sahabat, putri mendiang komedian Bing Slamet itu akhirnya berani merilis single religi berjudul Ku Bersyukur.

“Bagi saya pribadi single ini bisa jadi pijakan awal saya untuk dapat kembali berkarier di dunia entertain. Tentu harapan saya single ini dapat diterima,” tutur Iyut Bing Slamet saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Perempuan berdarah Cirebon, Jawa Barat itu mengaku pernah tertimpa masalah jadi alasannya sempat meninggalkan dunia entertainment.

“Sahabat saya, Dewi Lie-lah yang mendorong saya untuk mencoba eksis lagi. Terima kasih buat dia yang sudah men-support dan mengajak saya duet juga,” kata Iyut yang didampingi Dewi saat itu.

“Saya berharap Iyut memang dapat kembali lagi berkarier dan saya sangat support dia,"imbuh Dewi tersenyum.

Walau terkesan terlambat merilis single religi di penghujung Ramadan, mereka tetap optimistis mengenalkan pada masyarakat.

Sebab kata Dewi, target utama single itu dirilis tak hanya didengar saat bulan Ramadan saja.

"Bahkan usai lebaran saya akan melakukan promosi ke beberapa radio," jelas pemilik album My Journey (2014).

Lagunya sendiri lanjut Dewi, bertujuan untuk mengingatkan kembali untuk bersyukur pada Allah.

”Sekarang ini kebanyakan kita lupa dengan apa yang telah kita terima. Dengan single ini saya berusaha mengingatkan dan mengajak kita semua untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita terima," tandasnya.(jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Perhelatan Indonesia Terbuka 2017 memang menjadi yang ditunggu-tunggu publik bulu tangkis Indonesia. Merupakan salah satu ajang terbesar bulu tangkis, acara dibuat sangat besar dan menawan.

Setelah Isyana Sarasvati dan NTRL menjadi bintang tamu hari Sabtu (17/6), giliran Maliq & D'Essentials yang memperlihatkan aksi panggung menawan di hari Minggu (18/6) atau bisa dibilang hari penutup acara tersebut.

Menarik ketika tahu bahwa Maliq sudah menjadi bintang tamu ucara Indonesia Terbuka sejak tahun lalu, artinya dua kali beruntun di Istora dan Jakarta Convention Center.

"Kami sangat senang bisa kembali tampil di acara ini. Seperti yang kita tahu bahwa bulu tangkis adalah salah satu olahraga paling besar di Indonesia," ujar Angga Puradiredja sang vokalis pada wartawan.

"Ditambah banyak bintang-bintang Indonesia bahkan dunia yang tampil di ajang ini. Sehingga hal tersebut menjadi cukup membanggakan bagi kami," tambah dia.

Tak hanya itu, Maliq mengungkapkan bahwa peluang untuk menciptakan lagu seputar olahraga terbilang sangat besar.

"Hal itu sangat memungkinkan. Tapi, kami tak bisa memaksakan sesuatu terkait waktu. Ketika ada momen yang tepat, pasti kami buat. Apalagi personil seperti Angga dan Indah (Wisnuwardhana) sangat gemar berolahraga," pungkas sang drummer Widi Puradiredja.(jawapos)

More Articles ...