Soal Pembangunan Berkonsep TOD, Begini Kata Menhub

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pembangunan hunian berkonsep transit oriented development (TOD) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kekompakan hari ini bersama kami memberi jalan dengan MBR. Saya apresiasi bahwasanya di bawah Kementerian PUPR, BUMN membuat inisiasi hunian berkonsep TOD untuk MBR," ujar Budi, saat meresmikan Ground Breaking pembangunan hunian yang berkonsep TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang, Selasa (10/10).

Terlebih, kata Budi dengan harga yang murah yakni Rp 7 juta per meter persegi atau 224 juta per unit dan dua kamar di titik-titik strategis yang diyakini masih bisa dijangkau oleh masyarakat. Selain itu, jumlah hunian MBR pada TOD ditambah, awalnya 20 persen sekarang menjadi 36 persen.

"Luas per unitnya juga bertambah, awalnya 22 meter persegi sekarang menjadi 32 meter persegi,” imbuh Budi.

Menurut Budi, konsep TOD yang sedang dikembangkan pemerintah ini sebagai upaya interkoneksi dan integrasi antar moda transportasi yang sedang dibangun di setiap stasiun dan halte di Jakarta. Untuk itu, edukasi tinggal di hunian berkonsep TOD harus ditingkatkan.(chi/jpnn)