Cluster Agate The Golden Stone Tawarkan Rumah Bernuansa Resor

Typography

SERPONG, RadarPena.com - GNA Group akhirnya melakukan ground breaking alias penanaman tiang pancang pertama di Cluster Agate The Golden Stone @Serpong. Sebelumnya, manajemen menggelar konferensi pers dan launching untuk Cluster Agate pada Februari lalu.

Penanaman tiang pancang dihadiri Direktur Utama GNA Group Gregorius Gun Ho, Albert Reynaldo (direktur marketing), serta seluruh jajaran direksi lainnya. Agate merupakan cluster pertama di The Golden Stone yang memiliki luas 25 hektare. Cluster Agate terdiri dari tiga tipe, yakni Amethyst, Aquamarine, dan Alexandrite.

Tipe Amethyst memiliki luas tanah dan bangunan masing-masing 60 meter persegi dengan dua kamar tidur dan satu gudang. Sedangkan tipe Aquamarine memiliki lyas tanah 77 meter persegi. Sedangkan bangunannya seluas 82 meter persegi. Rumah di tipe itu memiliki tiga kamar tidur dan satu gudang.

Di sisi lain, tipe Alexandrite memiliki luas tanah 120 meter persegi. Sedangkan luas bangunan mencapai 126 meter persegi. Rumah di tipe itu memiliki empat kamar tidur dan satu gudang.

“Harga rumah yang kami pasarkan masih sangat terjangkau. Harga rumah di Cluster Agate untuk tipe paling kecil mulai dari Rp 899 Juta, sedangkan tipe paling besar dijual seharga Rp 1,9 miliar. Kami pastikan bisa terserap pasar melihat perkembangan Serpong yang begitu pesat dan kebutuhan akan tempat tinggal masih sangat besar,” ujar Albert, Selasa (13/6).

Dia menambahkan, pihaknya memberi promo khusus untuk konsumen yang memilih membayar uang muka sesuai keinginan pada transaksi sepanjang Juni 2017. “Yaitu berupa hadiah dua unit AC dan kanopi. Promo ini bersifat terbatas untuk memeriahkan acara Ground Breaking Cluster Agate, The Golden Stone @Serpong,” tambah Albert.

Dia berharap Cluster Agate menjadi variasi pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki rumah dengan suasana seperti resor.

Menurut Albert, rumah di Cluster Agate memiliki delapan spesifikasi luar biasa yang berbeda dengan para pesaing. Misalnya, lantai menggunakan HT 80x80 ex Valentino. Biasanya, perumahan standar menggunakan keramik berukuran 60x60.

Selain itu, railing balkon menggunakan kaca tempered sehingga terlihat sangat mewah. “Selain itu juga bebas  perawatan. Model ini bebas karat selamanya karena rangkanya pun dari stainless steel, bukan menggunakan besi,” ujar Albert.

Dia menambahkan, kamar mandi juga bernuansa hotel dengan keramik HT 60x60. Kamar mandi didesain sangat berkelas layaknya hotel berbintang. Sedangkan plafond menggunakan konsep drop ceiling. Konsep itu membuat suasana di dalam rumah menjadi elegan, berkelas, dan tidak polos. (jos/jpnn)