Wow! Properti Harga Rp 5 Miliar Laris Manis

Typography

SURABAYA, RadarPena.com - Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan, pengembang properti mulai merasakan dampak positif program tax amnesty.

’’Produk seharga lebih dari Rp 5 miliar laku keras,’’ katanya di sela grand opening marketing gallery dan show unit Benson Tower di Pakuwon Mall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/5).

Sebagai salah satu alternatif produk investasi, harga properti tidak akan pernah turun.

Meski sempat terjadi penurunan perekonomian, market demand terhadap properti masih baik.

Saat ini, Pakuwon menggenjot penjualan Benson Tower yang terdiri atas sekitar 1.000 unit.

Sejak diluncurkan pada tahun lalu, hingga sekarang terjual 65 persen.

Pakuwon optimistis sampai akhir tahun bisa membukukan penjualan 80 persen dari total unit yang ditawarkan.

’’Penjualan kami ditopang adanya new buyer dari berbagai daerah di luar Surabaya. Misalnya dari Mojokerto, Jember, dan Malang,’’ ujar Sutandi.

Selain itu, lanjut Sutandi, Benson Tower bakal menjadi produk terakhir di atas Pakuwon Mall yang menyasar segmen menengah.

Sebelumnya, ada apartemen Anderson dengan segmen market yang sama, tetapi sekarang sudah terjual habis.

’’Pembangunan Anderson sudah sampai lantai 20. Benson mungkin baru sampai lantai lima,’’ terangnya.

GM Marketing Pakuwon Group S. Agung Nugroho menyatakan, sebagai proyek apartemen yang dikembangkan di dalam kawasan superblok, itulah nilai tambah tersendiri Benson Tower.

Bahkan, yield atau keuntungan sewa yang diperoleh setiap tahun bisa mencapai 10–12 persen dari harga investasi. Salah satu potensi penyewa adalah ekspatriat.

Para ekspatriat yang bekerja di sejumlah kawasan industri di sekitar Surabaya perlu tempat tinggal yang memiliki kemudahan akses.

’’Kalau dekat dengan akses tol, tentu mudah bagi mereka. Selain itu, mereka memerlukan tempat tinggal dengan fasilitas memadai,’’ tandasnya. (jpnn)