Kembangkan Apartemen Bebas Narkoba, PP Gandeng BNN

Typography

SURABAYA, RadarPena.com - Emiten properti, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus melakukan ekspansi dengan mengembangkan student apartemen. Developer plat merah ini mengembangkan apartemen Begawan senilai Rp 200 miliar di Malang di atas lahan 1,4 hektar. Ini merupakan apartemen mahasiswa ketiga setelah Evenciio Apartment, (Depok) dan The Alton (Semarang).

“Kami menangkap potensi, betapa tingginya calon mahasiswa yang datang ke Malang. Rata-rata 41.311 mahasiswa per tahun yang mendaftar ke perguruan tinggi di Malang,” kata Direktur PT PP Properti Tbk, Galih Saksono seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Senin (22/5).

Galih menegaskan bukan sekedar mengembangkan bisnis apartemen belaka. PPRO mengembangkan apartemen yang bebas narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN). Dua apartemen sebelumnya, di Depok dan Semarang juga menjalin kerjasama dengan BNN yang bertujuan membebaskan apartemen dari narkoba.

Sementara itu, direktur keuangan PT PP Properti Tbk, Indaryanto, menerangkan bahwa rencana pemerintah dengan membangun infrastruktur jalan tol Pandaan – Malang menjadikan properti sebagai investasi paling menggiurkan. Itu sebanya, PPRO tidak segan-segan menggelontorkan dana Rp 200 miliar untuk membangun tower Begawan apartemen.

“Rencananya ground breaking akan dilakukan di semester kedua, bersamaan dengan Evencio Apartment dan tower 3 The Alton Semarang. Untuk yang Begawan ini, kita optimistis bisa terjual seluruhnya dari 945 unit,” jelas Indaryanto.

Menurut Project Director Begawan Apartment, Bagus Febru Saptono bahwa brand differentiation Begawan sangat tinggi. “Captive market Begawan Apartment sangat besar di kalangan mahasiswa. Kami optimistis bakal habis, karena saat ini sudah terjual 60 persen. Kami siapkan empat tipe yakni studio, studio plus, 2 bedroom dan 2 bedroom corner ,” tandas bagus Febru Sapto. (fix/rif/jpnn)