Djarot Ingin Bangun Jalur Sepeda di Koridor Sudirman-Thamrin

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Akan ada jalur sepeda di sepanjang trotoar Jalan Sudirman-Thamrin. Proyek itu bersamaan dengan program revitalisasi area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang bertajuk #TrotoarKita. Demikian dikatakan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Jalur pedestrian pada jalan arteri yang memiliki panjang 6,6 kilometer itu akan dilebarkan 8-11 meter. Sehingga menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki, pengguna sepeda, dan para penyandang disabilitas.

Selain itu, proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang juga dibantu oleh PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, PT Kepland Investama, dan PT Mitra Panca Persada tersebut berinovasi untuk menyediakan penyewaan sepeda. Rencana itu dalam rangka mendukung transportasi publik di Ibu Kota.

Dengan begitu, masyarakat pengguna moda transportasi publik dapat menyewa sepeda untuk melanjutkan perjalanan ke kantornya. Hal tersebut diyakini akan efektif mengurangi warga yang menggunakan kendaraan pribadi.

"Kita akan sediakan jalur sepeda sehingga transportasi massal kita langsung bisa terkait dengan penyewaan sepeda. Kita akan tempatkan sepeda untuk bisa sewa, dipakai dari satu gedung ke gedung lain," ujar Djarot saat acara pencanangan #TrotoarKita di area car free day (CFD), Minggu (8/10).

Dia melanjutkan, dalam pelaksanaannya, proyek yang berada dalam leading sector Dinas Bina Marga DKI Jakarta itu juga harus didukung pengamanan yang tepat, yakni dengan pemasangan CCTV. Lantaran kota Jakarta masih rawan dalam hal kejahatan.

"Karena di Jakarta masih banyak yang jahil, yang tidak bertanggung jawab, maka supaya sepeda tidak hilang kita akan pasang CCTV," tukasnya.

CCTV akan dipasang di tempat-tempat yang strategis, tepatnya yang bisa memantau secara detail pergerakan orang dan kendaraan di antara Sudirman-Thamrin. Seluruh penerangan juga akan diganti berbasis LED. Tak hanya itu, papan reklame akan dilepas serta billboard akan menempel di gedung-gedung.

"Jalam Sudirman-Thamrin akan terang benderang. Untuk melengkapi trotoar kita di sepanjang jalur akan ada untul disabilitas, sehingga akan benar-benar jadi trotoar dan tidak ada diskriminasi," ungkap Djarot.

Top News