Ini Solusi Djarot Atasi Persoalan Pegawai Transjakarta

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memutuskan membentuk tim untuk menyelesaikan permasalahan pegawai di PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Keputusan ini disampaikan dalam rapat pimpinan di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/6). 

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono yang ikut dalam rapat itu mengatakan, keputusan Djarot patut diapresiasi. Pasalnya, persoalan pegawai terkait permintaan menjadi pegawai tetap tidak hanya berlangsung tahun ini, tapi sudah berlangsung sejak 2004. 

“Solusi yang diputuskan Pak Gubernur bagus, memikirkan masalah yang bukan hanya timbul sekarang, tapi seluruhnya. Saya sebagai CEO Transjakarta senang karena yakin bisa menyelesaikan masalah,” kata Budi di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/6) 

Budi menjelaskan, tim yang dibentuk untuk menyelesaikan persoalan pegawai Transjakarta terdiri dari beberapa pihak. Mulai dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, dan inspektorat. 

“Mungkin nanti ada dari Biro Hukum. Mereka mengkaji semua secara aturan legalnya. Badan pembina BUMD mungkin juga dilibatkan karena kami bagian dari BUMD,” tutur Budi. 

Budi mengaku, belum bisa menentukan kapan tim mulai kerja. Sebab, PT Transjakarta masih menentukan jadwal. “Kami akan koordinasi dengan Disnaker dan Asisten Perekonomian,” ucap Budi.

Selain itu Budi juga meminta para pegawai Transjakarta untuk memperpanjang kontrak. Menurutnya, masa kontrak kerja akan berakhir pada 30 Juni.

“Kami imbau kepada seluruh karyawan segera mengambil keputusan untuk perpanjang (kontrak) supaya kami bisa pekerjakan,” katanya.

Menurut Budi, para pegawai mesti memperpanjang kontrak. Sebab, jika belum juga memperpanjang kontrak lebih dari 30 Juni, maka persoalan terkait kepegawaian akan sulit untuk diselesaikan. “Jadi, ikutin dulu yang kami gariskan, supaya bisa jalan semua,” tutur Budi. 

Budi menambahkan, jika para pegawai tidak mau memperpanjang kontrak, maka mereka dianggap sudah tidak berminat lagi untuk bekerja.  Hingga kemarin, kata Budi, sudah ada seribu karyawan yang memperpanjang kontrak.

“Hari ini mungkin seribu lagi. Semoga lebih cepat, lebih baik,” ungkapnya.(jpnn)

Top News