Dan Singaporean Mendukung PM Lee Hsien Loong: Tetap Semangat ya Pak

Typography

SINGAPURA, RadarPena.com – Konflik yang terjadi antara PM Singapura Lee Hsien Loong dengan saudara sekandungnya mengenai rumah kediaman pendiri Singapura yang tak lain adalah ayah mereka Lee Kwan Yew, memicu reaksi beragam dari Singaporean alias warga Singapura.

 

Lewat media sosial, Singaporean mencurahkan isi hati mereka. Sebagian besar mendukung Lee Hsien Loong dengan sebagian lain memberikan suara untuk Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang yang meminta agar wasiat ayah mereka untuk menghancurkan kediaman bersejarah keluarga dilaksanakan.

 

Hsien Loong sendiri langsung memposting kekecewaannya atas pernyataan kedua saudaranya tersebut di akun Facebooknya. Itu dilakukan Hsien Loong karena Wei Ling dan Hsien Yang juga menggunakan media yang sama untuk mengkritik PM Singapura tersebut.

 

Hanya dalam waktu lima jam sejak diposting, status Hsien Loong langsung mendapatkan1.700 komen yang sebagian besar mendukungnya. Zhengquan Qin salah seorang netizen meminta pemimpin nasional mereka untuk tetap kuat mengingat isu yang digaungkan mengenai penghancuran rumah keluarga di Oxley Road.

 

”Tetap semangat ya pak. Saya awalnya berpikir ini adalah isu serius mengenai bagaimana Anda menjalankan pemerintahan. Tetapi setelah saya baca lebih lanjut, ternyata ini masalah menghancurkan rumah,” tulisnya.

 

Tony Teo, pengguna internet lain, juga membesarkan hari Hsien Loong. ”Ketika saya membaca berita ini, saya mulai mempertanyakan, apakah mereka melakukan banyak hal seperti apa yang dilakukan Mr Lee? Tidak. Jadi saya tidak perduli apa yang mereka katakana. Itu adalah niat mereka sendiri dan niat saya adalah tidak memperdulikan mereka,” paparnya.

 

Hsein Yang dan Wei Ling mengeluarkan pernyataan enam halaman dengan tuduhan kalau Hsien Loong menggunakan kekuasaan dan pengaruh di pemerintahan untuk menjalankan agenda personalnya. Mereka menuduh Hsien Loong mencoba mengkapitalisasi warisan Kuan Yew dengan sengaja tidak menghancurkan rumah di Oxley Road. Mereka juga menyerang istri Hsien Loong, Ho Ching dan anak lelaki mereka Li Hongyi. Tidak hanya itu, postingan kedua saudara Hsien Loong tersebut muncul saat Hsien Loong sedang liburan keluar negeri.

 

Tetapi, alih-alih mendapat dukungan, pernyataan itu ramai hujatan.  ”Kami tidak kehilangan kalau Hsien Yang meninggalkan Singapura. Apa yang mereka tulis sangat mencurigakan. Saya berharap saudara-saudara Anda (Hsein Loong, Red) berhenti menyebarkan masalah keluarga di media sosial. Itu enggak baik untuk mereka. Menjijikkan. Tetap fokus memerintah Singapura ya,” tulis Jane Tan.

 

Berkebalikan dengan postingan Hsein Loong yang langsung mendapatkan reaksi, pernyataan Hsien Yang yang diposting pada pukul 03.00, Jumat (16/6) hanya menarik 250 komentar setelah 14 jam terposting. Dan, komentar terbesarnya, menghujat pernyataan tersebut.

 

”Hsien Yang dan We Ling sangat egois dan ingin menang sendiri. Dan, mereka itu anak-anak manja. Saudara kalian adalah PM negara dengan prioritas Singapura. Kalian meludahi kubur Ayah kalian dan menghancurkan warisannya,” tulis seorang netizen di postingan Hsien Yang. (CNN/themalaysianinsight/tia/JPK/JPG)