Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris Jaringan Abu Jandal di Jatim

Typography

SURABAYA, RadarPena.com – Penangkapan terhadap terduga teroris kembali dilakukan oleh Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri pada Senin (19/6). Ada dua kota yang menjadi sasaran penangkapan yakni di Malang saat pagi, dan siang hari di Surabaya. Aksi di Jawa Timur itu berkaitan dengan jaringan Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal al Yameni al-Indonesia.

Densus 88 dan Polda Jawa Timur hingga Senin siang masih mencari beberapa barang bukti di kediaman para pelaku. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan ada terduga terori yang ditangkap. Yakni, SM dan ATM. "SM ditahan di Mako Brimob Malang dan ATM sementara ditahan di Surabaya," terang Barung.

Berdasar informasi yang dihimpun, SM ditangkap Senin pagi di Malang. Dia diketahui berangkat ke Suriah bersama Abu Jandal, yang merupakan pentolan ISIS asal Malang. Dia juga pernah mengikuti pelatihan militer di basis pelatihan ISIS. "SM kembali ke Indonesia bersama Junaidi, sudah ditangkap," tambah Barung.

Setelah mengamankan ATM, Densus bergerak ke Surabaya siang harinya. Mereka menangkap ATM di sebuah rumah di Jalan Tanah Merah II, Kenjeran, Surabaya. "Dia pernah ikut deklarasi ISIS di Mega Mendung, Malang," tambah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 itu.

Barung memastikan, dua terduga teroris itu adalah jaringan Abu Jandal. Abu Jandal adalah pentolan ISIS asal Indonesia yang pernah menantang Panglima TNI melalui YouTube beberapa tahun lalu.

Hingga pukul 14.00, pasukan Densus masih berada di Surabaya. Berdasar pantauan Jawapos.com di Jalan Tanah Merah II, pasukan Densus yang menenteng senpi laras panjang masih berjaga di sana. Rumah ATM sendiri masuk ke dalam gang sempit.

Personil dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak ikut mengamankan TKP dengan memasang police line. Warga yang tinggal di sebelah rumah ATM diminta untuk keluar. Menurut penuturan warga setempat, ATM selama ini dikenal sebagai warga pendatang yang berjualan sayur. (jawapos)