Aneh, Beras Raskin Kok Dijual ke Pengepul?

Typography

Sangkapura, RadarPena.com – Beredarnya beras raskin di pasaran menjadi sorotan sejumlah pihak. Diduga kuat beras raskin ini dijual kembali oleh penerima ke pengepul. 

Menurut Mizan, penjualan kembali beras raskin ini sungguh tak elok. Ini menjadi tanda tanya, apakah penerima tersebut sudah tak layak masuk golongan keluarga miskin. 

“Kondisi ini membingungkan, beras yang diterimanya ternyata oleh penerima dijual kembali kepada pengepulnya. Ini pemerintah harus menelusurinya.” kata salah satu tokoh masyarakat, H Syaiful Mizan.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Adim Camat Sangkapura menyatakan tidak ada masalah bila penerima yang menjual, karena itu hak yang mendapatkan bantuan. "Yang tidak boleh bila beras raskin tidak sampai kepada penerima lalu dijual oleh oknum aparat,"katanya.

Menurutnya penerima beras raskin itu memang berhak menerima, sudah melalui mekanisme seperti rapat di balai desa. Sedangkan jatah tersebut dicabut bila bersangkutan meninggal dunia, pindah tempat dan kondisi perekonomian sudah mapan.

Abdul Aziz Kepala Desa Daun menyatakan tidak ada warga yang menjual beras raskin. "Seluruhnya dipakai sendiri oleh penerimanya,"paparnya.

Bahkan penerima beras raskin sudah mendapatkan warning keras agar beras yang diterimanya jangan dijual. "Jika memang terpaksa, maka penerima menjual dengan mengganti karungnya jangan sampai ada logo bulog,"pungkasnya. (bst/rtn/(sb/ris/ris/JPR)