Tunggakan Sepatu PNS Capai Rp 87 Juta

Typography

MAGETAN, RadarPena.com - Perajin kulit asal Magetan, Jateng, Sugeng Wahyuono, mendatangi kantor dewan perwakilan rakyat daerah, DPRD Kabupaten Magetan, untuk hearing karena ada tunggakan pengadaan sepatu PNS yang belum dibayar. Menurutnya, tungggakan sepatu PNS yang belum terbayar mencapai Rp 87 juta.

"Dari total pengadaan sepatu PNS di lingkup Pemkab Magetan, masih ada 518 pasang sepatu yang belum dibayar. Yaitu sepatu yang diperuntukkan untuk pegawai RSUD dr Sayidiman Magetan. Nilainya Rp 87 juta," kata Wahyu, Minggu (8/10)

Alasan Wahyu mengadu ke dewan dan minta hearing, karena selama ini, upaya perajin menagih ke RSUD tidak membuahkan hasil.

Sementara itu, Dirut RSUD dr Sayidiman Magetan, Mahatma mengaku, dia tidak pernah memesan sepatu ke perajin. Pengadaan itu, melalui Bappeda setempat, sehingga dia tidak mempunyai kewajiban untuk membayar.

Pengadaan sepatu PNS tahun 2014 dengan nilai Rp 1,2 miliar ini tersandung masalah hukum. Kejaksaan Negeri Magetan, menetapkan dua tersangka, yaitu Ketua Asosiasi Perajin Kulit, Yusuf Ashari. "Namun, Yusuf bisa bebas karena menang banding" Ujar Sayidiman 

Tersangka kedua adalah Sumarjoko, yang menjabat sebagai Kepala Bappeda Magetan. Saat ini, Sumarjoko masih menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. (pul/jpnn)