JAKARTA, RadarPena.com - Persiba Balikpapan belum panas di bursa transfer paruh musim. Padahal pendaftaran pemain asing sudah dibuka sejak 16 Juli lalu. Namun, hingga saat ini manajemen Beruang Madu belum memberikan isyarat merekrut tenaga baru.

Usai Lebaran, Persiba sempat dikabarkan tengah mendekati Edilson Tavares Dos Santos. Namun, upaya berhenti di tengah jalan. Manajemen klub mengurungkan niat karena pemain berpaspor Brasil tersebut enggan mengikuti beberapa tahapan. Salah satunya seleksi.

Belakangan, Persiba dikabarkan mendekati dua pemain yang sudah malang melintang di kancah sepak bola Tanah Air bersama klub elite. Wacana tak kunjung terealisasi. 

Terkait hal itu, manajer Persiba, Bambang Suhendro mengatakan, pihaknya tidak memiliki niat menunda perekrutan pemain. Hanya, saat ini manajemen masih ingin tim fokus dua pertandingan terakhir putaran pertama yakni menjamu Persela Lamongan, Minggu (23/7) dan tandang ke Mitra Kukar, Jumat (28/7). 

“Kami ingin fokus meraih kemenangan dahulu di dua laga itu,” ucapnya seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group). 

Dia membeberkan, langkah manajemen tersebut untuk menghindari penurunan performa tim. Apalagi, sampai muncul nama-nama pemain yang bakal dicoret atau pemain ingin diambil klub lain. Semangat pemain di dua laga terakhir dikhawatirkan menurun. 

“Kalau kami, punya pemain dengan kualitas merata. Kami berani seperti Madura United, saat bertemu kami mereka sudah mengumumkan pemain baru. Tapi, situasinya berbeda. Kalau kami memunculkan nama baru, bisa memengaruhi permainan tim,” imbuhnya. 

Manajemen juga belum memastikan waktu pertemuan dengan tim pelatih. Bisa digelar setelah menjamu Persela, bisa juga usai menghadapi Mitra. 

Pendaftaran pemain asing dibuka sejak 16 Juli. Rencananya ditutup 13 Agustus mendatang. Sementara pendaftaran pemain lokal ditutup 18 Agustus.

 

(epr/jpg/JPC/JPG)

JAKARTA, RadarPena.com - Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano, meminta para pemainnya untuk lebih disiplin. Hal ini dia sampaikan menyusul adanya laporan bahwa pemain Persipura ada yang mengonsumsi minuman beralkohol ketika bertanding menghadapi Perseru Serui di Stadion Mandala, Rabu (12/7). 

"Saya sampaikan kepada semua pemain Persipura, untuk menjaga kekompakan, disiplin dalam tim dan paling penting waktu bermain jangan mengonsumsi minuman beralkohol. Harus malu kepada sponsor. Semua juga harus malu kepada manajer yang selalu mendampingi tim selama ini,” tegas Tommy Mano seperti dilansir Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group). 

Tommy Mano menambahkan bahwa semua fasilitas sudah diberikan dengan baik oleh manajemen kepada pemain. Sebaiknya pemain berterima kasih dengan menjaga nama baik tim Persipura dan bukan melakukan hal yang justru merugikan tim.

Tommy Mano mengaku mengetahui ada pemain yang mengonsumsi minuman beralkohol setelah dites melaui alat yang dibeli oleh manajemen di Singapura. Dengan alat itu bisa diketahui lewat air seni.

“Saya hanya memberikan peringatan kepada pemain yang masih mengonsumsi minuman beralkohol. Saya belum lakukan pemecatan karena banyak pertimbangan. Tetapi ke depan bukan tidak mungkin bisa dilakukan pemecatan jika sudah keterlaluan,” imbuhnya.

Wali Kota Jayapura ini juga mengaku masih kecewa dengan hasil seri yang didapatkan oleh tim Persipura saat menjamu  Perseru Serui, meski pada laga berikutnya Mutiara Hitam mampu menang 2-0 atas Arema FC. “Kami sudah kehilangan poin ketika bermain menghadapi Perseru dan ini suatu langkah mundur dari Persipura,” ucap pria yang akrab disapa BTM.

Imbuhnya, "Saya menilai bahwa Arema itu tim di bawah Perseru. Kenapa demikian? Karena kami bisa kalahkan Arema dan Perseru berhasil menahan imbang kami". 

BTM berharap agar setiap partai kandang harus sapu bersih. Tidak boleh kalah atau menuai hasil seri lagi. Persaingan juara liga 1 kini semakin ketat. Pekan ini Persipura menjamu PS TNI di Mandala, Minggu (23/7). 

 

(epr/jpg/JPC)

JAKARTA, RadarPena.com - Liverpool akhirnya resmi mendatangkan pemain baru ketiganya pada musim panas ini. Adalah bek kiri dari Hull City, Andrew Robertson yang resmi menjadi bagian dari The Reds.

Sang pemain disinyalir dibeli kurang lebih 10 juta pounds dan meneken kontrak jangka panjang. Sektor kiri memang menjadi masalah Liverpool musim lalu mengetahui gelandang James Milner menjadi pemain tetap di posisi ini.

"Keluarga saya sangat bangga dengan apa yang saya capai dan begitu juga saya. Tak banyak klub spesial seperti Liverpool. Ketika Anda berkembang, salah satu tim yang menjadi mimpi Anda adalah Liverpool. Bergabung dengan tim ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," ujarnya pada situs resmi.

"Saya ingin menunjukkan kepada banyak orang level permainan yang baik dan berharap bisa merealisasikan itu langsung musim ini. Saya ingin memberikan dampak baik untuk klub," tambah dia. 

Menarik menanti kiprah Robertson di Liverpool. Apakah dia bisa langsung menjadi bek kiri utama tim. Atau masih harus berjuang untuk mendapatkan tempat di sana. 

 

(rap/JPC/JPG)

BANGKOK, RadarPena.com - Timnas U-22 Indonesia sukses gulung Mongolia tujuh gol tanpa balas di Stadion Nasional, Bangkok, Jumat (21/7). Hasil ini buka asa Garuda Muda untuk terbang ke Tiongkok 2018 mendatang.

Sejak awal, pasukan Luis Milla yang turunkan susunan terbaik dengan memainkan Evan Dimas, Saddil Ramdani dan Hansamu Yama tampil menekan. Bahkan, mereka sudah nyaris buka keunggulan menit keenam andai sepakan Marinus Wanewar tak diblok kiper Mongolia, Saikhanchuluun Amarbayasgalan.

Akan tetapi, pada menit ke-17, Garuda Muda sukses cetak gol. Berawal dari umpan apik dari lini tengah, Saddil Ramdani menyelesaikan peluang dengan manis sambil ceploskan bola ke pojok.

Indonesia memiliki peluang mencetak gol lagi dua menit berselang setelah Saddil menerima umpan jauh. Bola sepakan Saddil di dalam kotak diblok. Adapun bola sepakan Evan Dimas usai melihat gawang tak menemui sasaran pada menit ke-28.

Menit ke-30, Indonesia akhirnya mampu menambah gol melalui Sundulan Marinus. Mendapat umpan manis dari rekan setimnya di Persipura Jayapura, Osvaldo Haay, Marinus dengan tenang mengarahkan tandukannya ke sisi kanan gawang Mongolia.

Empat menit berselang, Garuda sukses menambah gol melalui Gavin Kwan. Marinus yang mengontrol bola sukses melihat posisi Gavin yang kosong dan menyambutnya dengan sundulan.

Turun minum, skor 3-0 untuk Garuda Muda tak berubah. Usai jeda, Evan Dimas cs sama sekali tak mengendurkan serangannya.

Babak kedua baru berusia 11 menit, Saddil Ramdani sukses cetak brace-nya. Dia berhasil membobol gawang Mongolia, memanfaatkan bola sapuan kiper yang kurang sempurna menit ke-56.

Pada menit ke-71, gantian Osvaldo Haay yang sukses catatkan namanya di papan skor. Berawal dari tendangan Evan Dimas yang ditepis, kemudian bola menyentuh bek Mongolia. Osvaldo yang berada di posisi tepat dengan cermat menyodorkan bola ke gawang. Indonesia unggul lima gol.

Septian David Maulana nyaris ikut-ikutan cetak gol tiga menit berselang. Namun, sepakannya masih membentur tiang gawang.

Tiga menit sebelum laga bubaran, Garuda Muda kembali mengemas gol. Berawal dari tendangan bebas Evan Dimas yang ditepis, Gavin langsung menyerobot bola dan langsung melepaskan sepakan keras yang bikin kiper Mongolia, Amarbayasgalan memungut bola dair gawangnya untuk keenam kalinya.

Dirasa skor bakal berakhir berakhir enam gol, Indonesia tak puas. Septian David Maulana akhirnya melengkapi pesta Indonesia dengan memanfaatkan kerja sama dari Marinus Wanewar.

Hasil ini sekaligus mengakhiri laga. Indonesia wajib menang atas Thailand di laga terakhir untuk mengamankan tiket ke Piala Asia U-23.(jawapos)

Susunan Pemain

Mongolia (5-4-1): Saikhanchuluun Amarbayasgalan; Narmandakh Artag, Munkh-Orgil Orkhon, Tuguldur Galt, Bilguun Damdindorj, Uuganbat Bat-Erdene; Ganbayar Ganbold, Tuguldur Munkh-Erdene, Tserenbayar Boldbaatar, Gal-Erdene Soyol-Erdene; Oyunbaatar Mijiddorj

Pelatih: Michael Weiss

Indonesia (4-2-3-1): Kurniawan Kartika Ajie; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yama, Bagas Adi Nugroho (Ryuji Utomo 77'), Rezaldi Hehanusa; Muhammad Hargianto (Andi Setyo 73'), Evan Dimas; Osvaldo Haay, Septian David, Saddil Ramdani (Yabes Roni 59'); Marinus Wanewar

Pelatih: Luis Milla

JAKARTA, RadarPena.com - Meski belum membenarkan tentang perekrutan Fitra Ridwan, manajemen Persija Jakarta telah menyalakan sinyal ketertarikan. Persija memungkinkan memboyong gelandang serang Gresik United itu jika statusnya sudah bebas transfer.

Sampai dengan detik ini Fitra masih menyandang status penggawa Laskar Joko Samudro -julukan Gresik United. Artinya, jika Persija serius ingin menggunakan jasa Fitra, maka mereka harus mempersiapkan sejumlah Rupiah sebagai mahar.

Tapi Persija tampaknya menunggu momen pengunduran diri Fitra dari Gresik United. Hal itu dibeberkan oleh Direktur Persija Gede Widiade Jumat (21/7) malam. "Kalau free ya memungkinkan," tulis Gede dalam pesan pendeknya kepada JawaPos.com.

Gede bukan orang asing untuk Fitra. Mereka pernah bekerja sama di tim Bhayangkara FC pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu. Meski saat ini sudah menjadi petinggi Persija, Gede sangat update kabar terbaru tentang pemain 23 tahun ini.

Pengusaha asal Wonokromo, Surabaya ini juga tak menampik bahwa Fitra merupakan salah satu pemain yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan Persija saat ini. "Saya butuh bek kiri dan gelandang serang untuk bermain bersama Rohit Chan," jelas Gede.

Sebelumnya, Pelatih Gresik United Hanafi mengungkan bahwa Fitra Ridwan ingin mengundurkan diri dari Gresik United dan bergabung dengan Persija. Hanafi mengecam sikap Fitra yang ia anggap kurang loyal terhadap Gresik United.

"Itu berarti pemain tidak loyal. Tidak ada etika," kecam pelatih yang pernah menangani Perseru Serui ini. Kemarahan Hanafi bukan tanpa alasan. Tim kesayangan Ultras Gresik ini tengah diambang degradasi. Kehilangan Fitra Ridwan diprediksi akan membuat Gresik United kian terpuruk.

 

(saf/JPC/JPG)

HONGKONG, RadarPena.com - Juergen Klopp mendeklarasikan bahwa Liverpool tidak akan menjual para pemain terbaik mereka ketika spekulasi terus bergulir perihal masa depan gelandang Philippe Coutinho yang dikabarkan diminati Barcelona. Klub Spanyol itu diyakini telah mengajukan tawaran sebesar 70 juta pound untuk mendapatkan sang pemain Brazil pada musim panas ini, namun sang manajer asal Jerman menegaskan bahwa skuadnya tidak dijual.

"Saya tidak terkejut namun itu bukan pujian," ucapnya mengenai ketertarikan terhadap salah satu pemain kuncinya. "Ini bukan hal yang saya perlukan namun sebagian orang tentu saja melihat bahwa Liverpool memiliki beberapa pemain bagus. Maka, inilah yang terjadi. Namun, pesan yang sangat kuat -- mungkin kami bukan klub penjual," tegas Klopp.

"Kami percaya pada bekerja bersama-sama, kami percaya pada berkembang bersama-sama, kami percaya dalam menggunakan basis yang kami inginkan untuk bekerja bersama-sama, kami ingin mengambil langkah selanjutnya bersama-sama, dan untuk ini kami perlu bertahan bersama-sama," terangnya.(rmol)

 

MILAN, RadarPena.com - Winger Internazionale Milan, Ivan Perisic, memang menjadi salah satu pemain incaran Manchester United (MU). Sang pemain dihubungkan dengan Setan Merah sejak bursa transfer dibuka.

Meski begitu, pihak Inter terus mengatakan bahwa Perisic adalah bagian penting dari tim. Dia bahkan dibawa pada tur pramusim Asia Inter musim panas ini.

Dilansir dari Sky Sports, Inter bukan tak mau menjual. Tapi, mereka menunggu tawaran terbaik untuk pemain Kroasia tersebut yakni seharga 48 juta pound.

"Anda semua tahu berapa harga yang diinginkan Inter untuk Perisic. Tapi, sampai sekarang penawaran yang tepat dan pas belum juga kami terima," ujar direktur Inter Walter Sabatini.

Mengetahui sang pemain punya permainan yang sangat eksplosif dan berada di usia matang yaitu 28 tahun, Perisic memang bisa membuat lini depan Setan Merah semakin mengerikan.

Akan sangat menarik menunggu bagaimana nasib Perisic pada akhirnya nanti. Apakah dia akan berlabuh di Old Trafford, atau akhirnya berjuang bersama dengan pelatih baru Luciano Spalletti di Inter.

Bakal semakin rumit ketika kedua klub juga sedang menjalani tur pramusim di tempat berbeda.(jawapos)

More Articles ...