MADRID, RadarPena.com - Kejaksaan Spanyol mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah mengajukan gugatan hukum terhadap manajer Manchester United Jose Mourinho dengan dua tuduhan penggelapan pajak saat dirinya masih melatih Real Madrid. Pria asal Portugal itu berutang senilai 3,3 juta euro kepada otoritas pajak Spanyol, demikian pernyataan kejaksaan Madrid dalam pernyataannya. Kejaksaan juga memberikan klaim itu kepada pengadilan lokal. Mourinho meninggalkan Real Madrid pada 2013 untuk melatih klub Chelsea untuk masa kerja keduanya, sebelum kemudian direkrut United pada 2016.

Kejaksaan Spanyol mengumumkan bahwa Mourinho gagal mendeklarasikan pemasukan-pemasukan dari hak-hak gambarnya pada deklarasi pajak pemasukan Spanyolnya dari 2011 sampai 2012, "dengan tujuan mendapatkan pemasukan-pemasukan terlarang", jelasnya.

Mourinho telah memberikan klaim penyesuaian terkait pajak-pajaknya di Spanyol, yang menghasilkan denda sebesar 1,15 juta euro pada 2014. Namun, otoritas pajak belakangan mendapati bahwa beberapa informasi yang terdapat pada penyesuaian itu tidak benar, catat Kejaksaan Madrid. Pelatih sepak bola yang menjuluki dirinya sebagai "Sang Istimewa" (the Special One) itu tercatat sebagai salah seorang yang sukses menjalani karir di belakang lapangan hijau. Namun, ia kini terancam bakal berdiri di depan meja hijau dalam kasus penggelapan pajak. Saat musim berakhir, ia telah memenangi tiga trofi dalam musim debutnya di Manchester United, meski mendapat banyak kritik setelah penampilan buruk di liga di mana United finis di peringkat keenam di Liga Inggris.

Di kompetisi-kompetisi Eropa, ia telah memimpin Porto menjuarai Piala UEFA pada 2003 dan Liga Champions pada 2004, dan juga memenangi Liga Champions bersama Inter Milan pada 2010. Ia sukses mengantarkan Chelsea dan beberapa klub lain meraih kesuksesan di kompetisi-kompetisi domestik. Klaim-klaim terhadap Mourinho menambah panjang daftar deretan sosok besar di sepak bola yang tersangkut masalah pajak di Spanyol.

Gestifute, agensi sepak bola yang bermarkas di Portugal yang mewakili Ronaldo dan Mourinho, belum merespon permintaan untuk memberikan komentar. Sebelumnya, dua bintang klub sepak bola Barcelona, Lionel Messi dan Neymar Jr., juga sempat berurusan dengan tuduhan penggelapan pajak sehingga masing-masing mereka harus membayar denda sangat mahal atas kasusnya.(rmol)

 

ADRID, RadarPena.com - Real Madrid membuang peluang untuk merekrut kiper David de Gea dari Manchester United musim panas silam, kata presiden klub Florentino Perez pada Selasa sambil mengecilkan peluang timnya untuk kembali berusaha merekrut pemain internasional Spanyol itu. Real berada di ambang untuk mendatangkan mantan kiper Atletico Madrid De Gea kembali ke Spanyol pada 2015 namun langkah itu, yang mencakup mengirim kiper Real Keylor Navas ke United, batal terwujud karena kedua klub gagal menyelesaikan kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup.

Kiper asal Kosta Rika Navas dikritik pada beberapa kesempatan di musim lalu karena penampilannya yang kurang meyakinkan, yang membuat Real kerap kehilangan angka yang membuat media-media Spanyol melaporkan bahwa klub itu kemungkinan akan kembali mencoba memboyong De Gea.

Bagaimanapun, penampilan Navas membaik menuju akhir musim, ketika timnya memenangi gelar ganda yakni Liga Spanyol dan Liga Champions. Perez mengatakan Real tidak mencari pengganti Navas atau pelapisnya Kiko Casilla. "Dua tahun silam kami mendapat bencana keterlambatan fax, mereka (United) mengirimnya terlambat dua menit dan seperti itulah yang terjadi," kaat Perez saat diwawancarai oleh harian Spanyol Marca pada Selasa, sehari setelah ia dipastikan mempertahankan posisinya sebagai presiden klub untuk ketiga kalinya secara beruntun.

"Tahun lalu kami memiliki peluang untuk merekrut dia namun kami tidak mengambilnya dan sekarang kami tidak memiliki perjanjian apapun dengan Manchester United untuk mendatangkannya. Kebenarannya adalah kami memiliki kiper-kiper hebat," jelasnya.

Real tidak dapat memperkuat skuad mereka pada bursa transfer Januari karena larangan transfer akibat perekrutan pemain muda secara ilegal, namun sejak sanksi itu dicabut, mereka telah dikait-kaitkan dengan sejumlah pemain muda seperti penyerang Prancis Kylian Mbappe dan kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma.

Bagaimanapun, masa depan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Cristiano Ronaldo dan sesama penyerang Alvaro Morata dan James Rodriguez tengah berada dalam ketidak pastian, meski Perez mengatakan Real belum mulai memikirkan urusan itu.

Pengusaha konstruksi itu mengonfirmasi bahwa Real telah merekrut bek Theo Hernandez dari rival sekota Atletico, meski kepindahan sang pemain belum diresmikan. "Pada hari-hari sejak final Liga Champions tidak satu pun ada tawaran terhadap kami untuk pemain manapun dan semua yang keluar di media tidak benar, terpisah dari kasus Theo, yang telah dilakukan sebelumnya," pungkasnya.(rmol)

 

LONDON, RadarPena.com - Ketika bergabung dengan Chelsea, Antonio Conte memang mendapat kontrak tiga tahun. Jumlah kontrak paling aman untuk seorang manajer baru. Namun, tak perlu waktu lama bagi Conte untuk meraih kesuksesan.

Chelsea berhasil meraih gelar Premier League di musim perdana sang manajer. Tak ayal, Chelsea siap memberi hadiah untuk Conte berupa kontrak baru. Itu setidaknya yang diberitakan oleh Sky Sports.

Kabar yang beredar, The Blues siap memberikan tambahan kontrak beberapa tahun lagi ditambah gaji yang menjadi 9,5 atau 10 juta pound per tahun. Jumlah yang sangat signifikan, atau terbesar sepanjang sejarah klub.

Memang beberapa waktu terakhir sempat ada kabar yang mengatakan Conte bisa hengkang karena tak puas dengan klub yang tak mau menginvestasi dana besar demi skuat yang bersaing di Champions League.

Memang belum ada kabar nyata terkait kontrak ini. Tapi, memang sulit rasanya bagi Conte untuk langsung hengkang setelah apa yang dia dapati di musim pertama sebuah klub.

Chelsea pun akan berusaha keras mempertahankan sang manajer mengetahui dia bisa dibilang sebagai salah satu manajer terbaik di dunia saat ini.(jawapos)

MADRID, RadarPena.com - Masa depan Cristiano Ronaldo di Real Madrid memang dipertanyakan. Hal ini terjadi karena masalah pajak yang menghantamnya dan Ronaldo dianggap tak puas dengan apa yang dilakukan Madrid.

Tak ayal, klub-klub raksasa pun mulai dihubungkan dengan sang pemain. Mulai dari Paris Saint-Germain, Manchester United, dan Chelsea. Meski begitu, mantan presiden Madrid, Ramon Calderon angkat bicara.

Menurut dia, akan sangat sulit untuk Ronaldo kembali ke Man United karena dia punya hubungan yang kurang baik dengan Jose Mourinho.

"Yang saya tahu hubungan kedua sosok tersebut tidaklah yang terbaik. Tapi, itu memang sudah sangat lama. Mungkin sekarang kondisi berbeda dan bisa saja mereka bekerja sama dengan baik," ujarnya kepada Sky Sports.

"Akan sangat sulit Ronaldo kembali ke Man United. Dia akan bertahan dan itu yang saya harapkan. Akan menjadi bisnis yang sangat buruk melepas seorang Ronaldo. Karena tak ada yang bisa menggantikannya di dunia sepak bola. Saya ingin Ronaldo pensiun di Madrid," tambah dia.

Ronaldo memiliki kontrak hingga 2021 dengan Madrid dan sebenarnya tak pernah punya masalah sebelum masalah pajak ini terkuak.

Menjadi ikon klub, Madrid jelas sedang mencari solusi terbaik untuk kondisi Ronaldo saat ini. (jawapos)

MADRID, RadarPena.com - Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo akan memberikan kesaksian pada 31 Juli, pada kasus di mana dirinya dituding menyembunyikan pemasukan dari otoritas pajak. 

Kejaksaan Spanyol mengatakan penyerang Real Madrid itu diketahui menggunakan struktur bisnis untuk menyembunyikan pendapatan-pendapatannya dari hak-hak gambar di Spanyol antara 2011 sampai 2014. Ronaldo telah membantah dirinya melakukan pelanggaran.(rmol) 

JAKARTA, RadarPena.com - Diego Maradona menyatakan akan senang seandainya Cristiano Ronaldo orang Argentina. Meski begitu dia tetap akan memilih Lionel Messi untuk memimpin Albiceleste, timnas Argentina. Maradona mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 lewat penampilan mempesona pada babak gugur kompetisi itu.

Ronaldo, yang baru-baru ini dianugerahi Ballon d'Or keempatnya, sudah memenangkan empat trofi Liga Champions --menyamai pencapaian Messi-- dan membawa Portugal menjuarai turnamen besar pertamanya pada Piala Eropa musim panas lalu.

Kendati menyanjung superstar Real Madrid itu, Maradona tetap memilih Messi yang meskipun belum pernah mengantarkan Argentina menjuarai kompetisi besar namun sudah tiga kali mengantarkan negaranya ke final tiga turnamen besar dalam tiga musim panas terakhir.

"Cristiano memang dahsyat. Seandainya dia orang Argentina. Tetapi saya tetap memilih Messi. Dia menikmati sepak bola dan melewati lawan dengan mudah." "Leo tak bisa merebut Piala Dunia sendirian. Sekalipun dia tidak memenangkan Piala Dunia, kami tetap akan mengenang dia," jelas Maradona.(rmol)

 

 

MADRID, RadarPena.com - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, ternyata tertarik untuk mendatangkan Lionel Messi. Meski diakuinya hal itu seperti mustahil terjadi.

Punya Cristiano Ronaldo tampaknya tak cukup bagi Perez. Dia ingin menduetkan Messi-Ronaldo di Madrid.

Dengan demikian, Madrid akan menjadi tim yang superior. Sebab, ada dua pemain terbaik dunia dalam satu tim.

"Ya bayangkan saja bagaimana kami punya Messi. Tentu kami sangat ingin memiliki Messi di Madrid," kata Perez dikutip FourFourTwo.

Akan tetapi, Perez mengaku kalau itu pasti hanya sebatas khayalan. Seperti hal yang mustahil mendatangkan La Pulga ke Madrid, yang merupakan seteru utama Barcelona.

"Tapi dia adalah bagian dari tim muda Barcelona, jadi transfer itu tidak mungkin terjadi," tandas dia. (jawapos)

More Articles ...