SURABAYA, RadarPena.com - Persebaya kemarin (11/8) langsung melakukan latihan, sehari setelah bertanding melawan Persepam Madura Utama dengan hasil imbang.

Tak hanya untuk perbaikan tim, latihan tersebut juga bertujuan untuk menjaga kondisi para pemain.

Latihan tersebut ditujukan khusus bagi pemain yang tidak bertanding ataupun pemain yang menit bermainnya kurang dari 45 menit.

Selain untuk menjaga kondisi para pemain, Persebaya yang saat ini mengemas 22 poin juga harus habis-habisan di tiga laga terakhir.

Apalagi dalam laga selanjutnya Persebaya harus berhadapan dengan PSIM Jogjakarta pada 16 Agustus mendatang.

Untuk itu Persebaya saat ini melakukan perbaikan. Apalagi dalam laga sebelumnya, Persebaya yang diakui oleh Angel Alfredo Vera memiliki banyak peluang hanya bisa membukukan dua gol.

"Kemarin kami punya banyak peluang untuk cetak gol. Di sepak bola kalo tidak manfaatkan semua peluang lawan bisa bangkit dan kita bisa kalah. Jadi kami akan selalu perbaiki," ujar mantan pelatih Persipura tersebut.

Sementara itu, nantinya untuk persiapan melawan PSIM, Persebaya bakal melakukan persiapan seperti biasa. Hal tersebut dilakukan mengingat Persebaya akan mewaspadai permainan lawan secara tim dan tidak mengawal pemain khusus.

"Persiapan biasa, tidak ada persiapan khusus. Kami memang harus waspada tetapi kami akan lebih fokus ke tim sendiri," imbuhnya.

 

Melawan PSIM, Persebaya belum memastikan apakah Rendi Irwan bisa diturunkan, mengingat saat ini cedera lutut kiri sang kapten itu masih dalam proses penyembuhan dengan melakukan terapi. (dyn/rak)

PARIS, RadarPena.com - Debut Neymar bersama Paris St. Germain masih belum jelas, namun menurut Associated Press pemain Brasil itu bisa melakukan debutnya bersama PSG Sabtu pekan ini melawan Guingamp. Berlarut-larutnya masalah Neymar ini karena otoritas Liga 1 Prancis belum menerima sertifikat transfer internasional (ITC) Neymar dari otoritas La Liga Spanyol, yang tenggat waktunya Jumat tengah malam pekan ini waktu setempat. "Jika federasi sepak bola Prancis tidak membawa kasus ini ke FIFA, kami masih tetap bisa mendapatkan ICT sampai Sabtu malam (pekan ini)," kata liga Prancis, Jumat (11/8). Koran Prancis L'Equipe melaporkan PSG tak mungkin membawa masalah ini ke FIFA karena akan memperlambat proses masuk Neymar.

Transfer 222 juta euro Neymar dari Barcelona akhirnya terlaksana pekan lalu dan dia sudah diperkenalkan kepada pendukung PSG di Parc des Princes sebelum laga melawan Amiens Minggu pekan lalu. Neymar tidak bisa tampil karena sertifikat ITC belum diterima otoritas liga Prancis LFP.

Presiden federasi sepak bola Prancis FFF Noel Le Graet berkata, "Saya tak perlu bilang kepada Anda ada masalah dalam federasi sepak bola Spanyol. Saya yakin masalah itu akan diselesaikan secepatnya. Antar serigala tak saling memakan, Anda tahu kan," jelasnya.

Dia menegaskan transfer Neymar sudah tuntas dan tak ada alasan untuk ditangguhkan. Namun stasiun radio Spanyol RAC1 melaporkan bahwa alasan berlarut-larutnya debut Neymar adalah pembayaran klausa pelepasan Neymar dari PSG ke Barcelona yang masih belum jelas. Barcelona masih menunggu kejelasan sehingga tidak akan dulu menyampaikan sertifikat itu kepada La Liga. Pelatih PSG Unai Emery mengaku tidak yakin pihak Spanyol telah menempuh segala cara untuk memastikan Neymar sudah tidak ada masalah lagi guna bermain tanpa penangguhan.(rmol)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Pelatih Persepam Madura Utama Suwandi HS tersenyum lega karena timnya bisa menahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (10/8) sore. Menurut Suwandi, pertandingan berlangsung sangat menarik dan menghibur.

Persepam MU hampir kalah oleh Persebaya. Adalah Faris Aditama yang menjadi penyelamat lewat golnya pada menit ke-78. "Saya senang dengan pertandingan ini. Cukup menarik," kata Suwandi selepas pertandingan.

Persebaya unggul cepat lewat gol Yogi Novrian pada menit kelima. Menurut Suwandi HS, gol Yogi membuat mental timnya sempat drop. "Gol pertama buat kami drop. Konsentrasi pemain jadi sedikit kacau. Kami baru padu di 25 menit terakhir," sebut mantan asisten pelatih Hanafi di Gresik United ini.

Sementara itu Faris Aditama mengaku sedikit kecewa dengan sejumlah keputusan wasit. Ia menilai banyak keputusan sang pengadil yang merugikan timnya. Ia merujuk sepakan spekulasi yang dianggap gol pada penghujung babak kedua.

"Kami menyayangkan keputusan-keputusan wasit, terutama babak kedua. Harusnya bola sudah masuk. Bisa dilihat di tayangan ulangnya," tutupnya.

 

(saf/JPC/JPG)

JAKARTA, RadarPena.com - Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, kembali mengingatkan kalau target timnas U-22 Indonesia itu emas. Dia berharap hal itu bisa dipenuhi oleh pasukan Luis Milla.

Timnas U-22 memang tampil kurang greget di kualifikasi Piala Asia U-23. Mereka cuma meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan kalah dari Malaysia.

Kini, mereka dihadapkan ujian berat pada SEA Games 2017. Anak asuh Luis Milla tergabung di Grup B bersama juara bertahan, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Kamboja, dan Filipina.

"Target kami itu emas! Kemarin (Pra-Piala asia U-23) kami itu beberapa jengkal lagi lolos, tapi itu jadi pelajaran berharga. Kami harus raih emas di SEA Games," ungkap Edy Rahmayadi dalam konferensi pers-nya.

Pada laga pembuka, Garuda Muda langsung menghadapi lawan berat. Mereka akan melawan Thailand di Stadion Shah Alam pada 15 Agustus 2017.

"Ada beberapa pemain yang cedera tapi itu sudah disiapkan oleh Milla penggantinya. Jadi sudah tak ada masalah," tandas dia.

 

(ies/JPC)

SURABAYA, RadarPena.com - Persebaya Surabaya mendapat pelajaran berharga dari pertandingan away ke Pamekasan melawan Persepam Madura Utama, Kamis (10/8) sore. Tim berjuluk Green Force itu hanya mendapatkan satu poin karena ditahan imbang Persepam MU dengan skor 2-2.

Meski kedodoran di lini belakang, sektor penyerangan Persebaya sangat ganas dan menciptakan banyak kesempatan untuk cetak gol. Bahkan ada dua kesempatan emas di babak kedua yang diciptakan Rishadi Fauzi dan Ricky Kayame. Sayang mereka gagal mencetak gol meski tinggal berhadap-hadapan dengan kiper.

"Dari awal pertandingan kami tampil menyerang. Babak kedua pertandingan lebih terbuka. Menurut saya kami punya banyak peluang untuk cetak gol. Namun ketika kami tidak bisa menyelesaikan peluang menjadi gol, itu membuat lawan bangkit," kata Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera.

Menurut Alfredo, Persebaya bisa memperoleh hasil lebih baik jika mampu memaksimalkan peluang yang diperoleh. "Ketika pertandingan terbuka, ada banyak peluang yang terjadi dan ada peluang yang tidak kami maksimalkan jadi gol. Kalau lebih tenang, kami bisa meraih hasil lebih baik," imbuhnya.

Sementara itu pencetak gol pertama Persebaya ke gawang Persepam MU Yogi Novrian menilai timnya kurang beruntung di Pamekasan. "Kami kecolongan di menit akhir," tutur mantan pemain Persela Lamongan itu.

 

(saf/JPC/JPG)

JAKARTA, RadarPena.com - Pelatih timnas U-22 Indonesia, Luis Milla, berjanji bakal berjuang keras di SEA Games 2017. Dia ingin membahagiakan rakyat Indonesia.

Timnas Indonesia memang diharapkan bisa bicara banyak di SEA Games 2017. Pasukan Luis Milla itu ditargetkan raih medali emas.

Mereka dihadapkan ujian berat pada SEA Games 2017. Anak asuh Luis Milla tergabung di Grup B bersama juara bertahan, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Kamboja, dan Filipina.

"Kami sudah lakukan persiapan sebaik mungkin dan harus siap. Kami harus menang, kami ingin bahagiakan dan banggakan rakyat Indonesia," ungkap Milla.

Milla sendiri sadar banyak pihak yang berharap dengan timnas U-22 Indonesia. Jelas, dia ingin bayar kegagalan di Kualifikasi Piala Asia U-23.

"Terima kasih juga kepada Pak Edy Rahmayadi yang telah melepas kami. Ini memberikan energi positif buat tim, semoga kami bisa lakukan yang terbaik di Malaysia," tandas dia.

 

(ies/JPC)

PARIS, RadarPena.com - Kabar mengejutkan datang dari Prancis. Pihak Paris Saint-Germain dan AS Monaco dilaporkan segera bersalaman untuk transfer Kylian Mbappe. Marca melansir, satu anggukan kecil lagi, pemain berusia 18 tahun itu resmi menjadi pemain PSG.

Les Parisiens kabarnya sepakat membayar EUR 160 juta (sekitar Rp 2,5 triliun), ditambah EUR 20 juta sebagai bagian dari kesepakatan sebelumnya antara AS Monaco dan Real Madrid. Dengan kata lain EUR 180 juta akan keluar dari kas PSG untuk mematahkan kesepakatan awal AS Monaco dengan Madrid.

Ayah dari Mbappe disebut menjadi kunci dari kesepakatan AS Monaco dan PSG. Senin (7/8) siang, ayah Mbappe berhasil meyakinkan AS Monaco agar merelakan anaknya pindah ke PSG.

Negosiasi antara ayah Mbappe dan AS Monaco berlangsung kilat, karena antara Mbappe dan PSG sudah deal urusan gaji. Ayahnya memang menginginkan PSG! Klub yang berada di kota kelahiran Mbappe. Sang anak memang menjadikan Real Madrid sebagai klub impian sejak kecil. Namun, ayahnya tahu, Madrid atau bahkan Barcelona tak pernah benar-benar serius menginginkan anaknya.

Dalam negosiasi dengan AS Monaco, sang ayah hanya memberi dua opsi. Izinkan anaknya pindah ke PSG, atau tidak ke klub mana pun. 

 

Klub-klub papan atas Eropa boleh geleng-geleng kepala. Ya, hanya satu minggu setelah mendatangkan Neymar dengan EUR 222 juta dari Barcelona (meski kabarnya belum lunas), PSG kembali membuat transfer besar atas nama Mbappe. (adk/jpnn)

More Articles ...