JAKARTA, RadarPena.com - Pada beberapa hari terakhir, memang ada kabar bahwa bahwa striker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski kecewa dengan tim. Hal ini terjadi ketika dia gagal menjadi top skorer dan mengomentari rekan-rekannya.

Tak ayal berita rumor pun beredar. Manchester United dan Chelsea dikabarkan siap untuk mendaratkan salah satu striker terbaik saat ini tersebut.

 

Bayern sepertinya jengah dengan kabar yang beredar. Tak ayal, mereka langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi Lewandowski. 

 

"Robert Lewandowski memiliki kontrak di Bayern dan baru diperpanjang sampai 2021. Bayern sama sekali tak berencana untuk melakukan aktivitas transfer terkait sang pemain," tulis mereka pada situs resmi.

 

"Tidak ada pembicaraan dengan klub lain dan tak akan ada. Jika ada klub yang berani bernegosiasi dengan para pemain dengan kontrak jangka panjang, FIFA bisa menyanksinya," pungkas dia.

 

Hal ini memastikan bahwa Lewandowski tak akan kemana-mana. Dia memang menjadi andalan utama Bayern di lini depan dalam beberapa musim terakhir dan konsisten mencetak gol. (rap/JPG)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Portugal mengamankan tiga poin atas tuan rumah Rusia pada laga kedua Grup A Piala Konfederasi 2017 di Stadion Otkrytiye Arena, Rabu (21/6). Pahlawan kemenangan Portugal adalah Cristiano Ronaldo, berkat gol semata wayang yang dicetaknya.

Meski bermain di hadapan ribuan pendukung lawan, Portugal justru langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Alhasil, mereka hanya membutuhkan waktu sembilan menit untuk membuka keunggulan. 

 

Memaksimalkan umpan manis Raphael Guerreiro, Ronaldo, yang kali ini berpasangan dengan Andre Silva di lini depan, berhasil mencetak gol pertamanya di ajang Piala Konfederasi 2017 dengan sundulan.

 

Tertinggal satu gol membuat Rusia mencoba meningkatkan tekanan. Namun, mereka kesulitan untuk mengimbangi permainan sang juara Piala Eropa. Skor 1-0 untuk Portugal bertahan hingga turun minum.

 

Selepas jeda, skuad asuhan pelatih Fernando Santos masih terus mendominasi penguasaan bola. Mereka hampir saja menggandakan keunggulan lewat sundulan Andre Silva pada menit ke-50. Namun, kiper Rusia, Igor Akinfeev, berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

 

Sembilan menit berselang, Portugal kembali mendapatkan peluang melalui Cedric Soares, tetapi tendangan jarak jauh bek asal Southampton itu masih mengarah tepat ke pelukan Akinfeev.

 

Jelang laga berakhir, Rusia menggempur barisan pertahan Portugal. Akan tetapi, mereka gagal mencetak gol penyeimbang hingga wasit Gianluca Rocchi asal Italia meniup peluit panjang terakhir.

 

Donasi tiga angka dari kemenangan ini membuat Portugal naik ke puncak klasemen sementara Grup A dengan total raihan empat poin. Sementara, Rusia turun ke peringkat kedua dengan tiga poin dari dua pertandingan.

 

SUSUNAN PEMAIN

 

Rusia (5-4-1): 1-Igor Akinfeev; 3-Roman Shishkin (21-Aleksandr Yerokhin 46′), 6-Georgiy Dzhikiya, 5-Viktor Vasin, 13-Fyodor Kudryashov (11-Alexander Bukharov 83′), 23-Dmitri Kombarov (7-Dmitriy Poloz 68′); 19-Alexander Samedov, 8-Denis Glushakov, 17-Aleksandr Golovin, 18-Yuri Zhirkov; 9-Fyodor Smolov

 

Pelatih: Stanislav Salamovich Cherchesov 

 

Portugal (4-4-2): 1-Rui Patricio; 21-Cedric Soares, 3-Pepe, 2-Bruno Alves, 5-Raphael Guerreiro (19-Eliseu 66′); 10-Bernardo Silva, 14-William Carvalho, 23-Adrien Silva (13-Danilo Pereira 82′), 15-Andre Gomes; 9-Andre Silva (18-Gelson Martins 78′), 7-Cristiano Ronaldo

 

Pelatih: Fernando Santos

 

(ira/JPG)

 

MOSKOW, RadarPena.com - Badan sepak bola dunia FIFA mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya memberi peringatan kepada Meksiko perihal yel-yel "melecehkan dan diskriminatif" pada pertandingan pertama mereka di Piala Konfederasi di Rusia.

Insiden itu terjadi pada Minggu saat Meksiko bermain imbang 2-2 dengan Portugal di Kazan, demikian pernyataan FIFA, hanya beberapa hari setelah mereka mengumumkan pendekatan-pendekatan yang lebih tegas untuk mengatur tingkah laku para penggemar di turnamen, termasuk mengizinkan wasit untuk menghentikan pertandingan.

FIFA mengatakan ketua komite disiplin mereka, Anin Yeboah, telah memperingatkan "Federasi Sepak Bola Meksiko untuk sikap yang tidak pantas dari sekelompok kecil penggemar terkait dengan yel-yel melecehkan dan diskriminatif" dan mengatakan pihaknya dapat mengambil tindakan lebih jauh seandainya terdapat insiden serupa.

Mereka tidak memberi detail-detail mengenai tindakan apa yang dapat diambil.FIFA telah mendenda Meksiko karena yel-yel homofobia para penggemar mereka pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. 

Pada tahun lalu para penggemar Meksiko meluncurkan kampanye mereka menentang ejekan-ejekan homofobia sepanjang pertandingan. Meksiko akan berhadapan dengan Selandia Baru di Sochi pada pertandingan kedua mereka di Piala Konfederasi.(rmol)

 

 

MADRID, RadarPena.com - Penasihat Jose Mourinho membantah tuduhan bahwa pelatih Manchester United (MU) itu tidak membayar pajak jutaan euro ke pihak berwenang Spanyol saat melatih Real Madrid. Pelatih 54 tahun asal Portugal yang melatih Madrid dari 2010 hingga 2013 itu dituduh melakukan "dua pelanggaran terhadap otoritas keuangan" menurut kantor kejaksaan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (20/6).

Mereka mengklaim bahwa Mourinho, yang melatih MU sejak tahun lalu, gagal membayar 3,3 juta euro (sekitar Rp48,8 miliar) saat berkarier di ibu kota Spanyol -- 1,6 juta euro (sekitar Rp23,7 miliar) pada 2011 dan 1,7 juta euro (sekitar Rp25,1 miliar) pada 2012.

Namun, sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh perwakilan Mourinho, Gestifute Media, menyatakan bahwa dia secara pribadi belum mendapat pemberitahuan mengenai tuduhan itu. Mereka juga menyebarkan salinan dokumen pajak tertanggal 3 Juli 2015, yang mencakup periode bermasalah itu.

Menurut Gestifute, Mourinho "membayar pajak lebih dari 26 juta euro (sekitar Rp385,2 miliar), pada tingkat rata-rata di atas 41 persen dan menerima proposal regulasisasi dari otoritas pajak pada 2015 berkenaan dengan tahun 2011 dan 2012, dan berhasil menyelesaikannya dengan kesepakatan untuk 2013."

Pernyataan tersebut juga mengatakan Mourinho sudah menerima sertifikat dari pihak berwenang yang mengonfirmasi bahwa dia "melaksanakan semua kewajiban pajaknya." Tuduhan itu datang sementara bintang Madrid,  Cristiano Ronaldo, dipanggil menghadap hakim bulan depan karena tuduhan menghindari 14,7 juta euro pajak.

Bintang 32 tahun asal Portugal itu menghadapi empat tuduhan penggelapan lewat perusahaan-perusahaan antara tahun 2011 dan 2014 dan akan menghadap hakim pada 31 Juli menurut sumber-sumber peradilan.

Baik Ronaldo maupun Mourinho merupakan klien dari agen-super Jorge Mendes, yang sudah dipanggil pengadilan di Pozuelo de Alarcon, di luar kota Madrid, pada 27 Juni. (rmol) 

 

PALEMBANG, RadarPena.com - Pelatih caretaker Sriwijaya FC Hartono Ruslan tengah menyoroti permainan babak kedua anak asuhnya.

 

Dia menilai, memasuki 45 menit babak kedua, penggawa tim berjuluk Laskar Wong Kito lebih banyak kebobolan.

 

Fakta ini menunjukkan masih lemahnya konsentrasi pemain dalam menjaga ritme permainan sejak kick off.

 

"Kita terlalu banyak kebobolan di babak kedua. Ini menandakan ada masalah dengan konsentrasi pemain. Ke depan, kondisi ini harus bisa dikurangi," ungkap Hartono kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (21/6).

 

Dari data yang tersaji di situs Liga 1, Sriwijaya FC 12 kali kebobolan hingga pekan ke-11 ini. Dari 12 kali kebobolan, delapan di antaranya terjadi di 45 menit kedua.

 

Sementara empat gol lagi tersaji di 45 menit babak pertama saat melawan Persib Bandung, Bhayangkara FC, Barito Putera, dan Persija Jakarta.

 

Hartono menilai, banyaknya kebobolan di babak kedua ini menunjukkan Sriwijaya FC kerap alami penurunan permainan di babak kedua.

 

Terutama dalam hal konsentrasi dan komunikasi. Lemahnya konsentrasi dan komunikasi pemain disebabkan salah satunya kurang bagusnya kondisi fisik pemain.

 

Imbasnya dalam melakukan marking pemain lawan kurang sigap sebagaimana babak pertama.

 

"Untuk kelincahan, pemain Sriwijaya FC bagus tapi untuk ketahanan fisik belum. Padahal untuk menunjang hasil akhir yang baik, fisik harus kuat tempur 90 menit," jelasnya. (kmd/ion/jpnn)

MOSKOW, RadarPena.com - Cristiano Ronaldo tengah fokus membantu Portugal tampil maksimal di Piala Konfederasi 2017. Dia  tidak terganggu dengan kabar kepindahannya dari Real Madrid menyusul skandal pajaknya di Spanyol.

Ronaldo (32) akan menjadi tumpuan Portugal yang mengincar kemenangan saat menghadapi tim tuan rumah Piala Dunia 2018 Rusia pada pertandingan kedua Grup A Piala Konfederasi, Rabu malam. Portugal membutuhkan kemenangan karena ditahan Meksiko pada laga pertama.

Namun di tengah upayanya membantu Portugal, pemain berjuluk CR7 itu dispekulasikan akan meninggalkan Real Madrid setelah delapan tahun menjadi bintang di Santiago Bernabeu.

Ronaldo juga dituduh melakukan pelanggaran pajak sebesar 14,7 juta euro. Kasus itu sedang diselidiki otoritas Spanyol dan Ronaldo diwajibkan hadir di pengadilan pada 31 Juli mendatang.

Di sisi lain, Ronaldo belum memberikan komentar secara terbuka mengenai masalah itu kendati para pemain Timnas Portugal menyatakan bahwa kaptennya saat ini hanya memikirkan pertandingan melawan Rusia. "Kami profesional," kata Pepe bek Portugal. "Kami hanya berpikir untuk melakukan yang  terbaik di Piala Konfederasi dan melangkah sejauh mungkin dalam turnamen ini. Ini adalah pertama kalinya Portugal bermain di dalamnya, jadi ini merupakan kehormatan bagi kami berada di sini," lanjut bek Real Madrid itu.

"Untuk Cristiano, dia adalah pemain yang benar-benar termotivasi untuk membantu Portugal, seperti yang selalu dia lakukan," lanjut Pepe. Pelatih Portugal, Fernando Santos, yang mengantar negara itu menjuarai Piala Eropa 2016 menolak untuk membicarakan masalah Ronaldo di Real Madrid. Ia menegaskan timnya hanya fokus bermain di Piala Konfederasi.

"Saya akan menjawab dalam bahasa Portugis dan mengatakan bahwa besok kami memiliki pertandingan yang sangat penting," jelas Santos. "Semua pemain terkonsentrasi dan Cristiano Ronaldo sangat terkonsentrasi dengan pertandingan melawan Rusia yang akan kami mainkan," pungkasnya.(rmol)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, berniat membawa pulang penyerang bengal Mario Balotelli dari OGC Nice. Itu akan dilakukan andai striker andalan Andrea Belotti benar-benar meninggalkan Olimpico Turin. 

 

Balotelli sendiri memang tengah mendapat sorotan. Dia dikabarkan diminati banyak klub usai mencetak 17 gol di semua ajang pada musim 2016-2017 bersama Nice. Meski kebengalannya belum hilang sepenuhnya, Mihajlovic tak mempermasalahkannya. 

 

Maklum saja, Miha - sapaan akrab Mihajlovic, pernah bekerja sama dengan Balotelli di AC Milan. Miha pun mengaku paham akan karakter Balotelli dan yakin bisa menangani kebengalannya. 

 

"Balotelli ke Torino? Kenapa tidak. Saya pernah melatihnya di Milan dan saya ingin mendatangkan dia dan melatihnya kembali," beber Mihajlovic kepada Sky Italia. 

 

Tentu saja reuni itu hanya akan terjadi andai Belotti pergi. Saat ini pencetak 26 gol di Serie-A musim lalu itu tengah menjadi target Manchester United. (epr/JPG)

More Articles ...