MANCHESTER, RadarPena.com - Striker anyar Manchester United, Romelu Lukaku, memperlihatkan bahwa dia memang salah satu striker terbaik di Premier League. Pada laga perdana Premier League musim ini bersama tim baru, Lukaku tampil eksplosif.

Dia memborong dua gol saat Setan Merah menghajar West Ham United 4-0 di Old Trafford, Minggu (13/8). Hasil ini jelas positif dan mempertahankan rekor Jose Mourinho yang tak pernah kalah pada laga perdana sepanjang karier melatih tim Premier League.

The Hammers sendiri memang menjadi langganan Lukaku untuk mencetak gol. Dia sudah membuat 11 gol pada 11 laga menghadapi West Ham sepanjang karier Premier League.

Ini menjadi kemenangan terbesar pada pekan pertama Premier League tak ayal Setan Merah pun duduk di puncak klasemen.

Laga memang berjalan sepihak. Man United yang memainkan tempo cepat benar-benar terlihat percaya diri dan mampu menguasai laga sepanjang pertandingan.

Lukaku sempat membuang beberapa peluang pada awal babak pertama, tapi pada menit ke-33 dia akhirnya mampu mencetak gol.

Lewat intercept apik Nemanja Matic, serangan balik cepat dibuat Man United, umpan terobosan Marcus Rashford diselesaikan dengan lugas lewat sepakan terukur Lukaku.

Matic sendiri harus dipuji. Dia memberikan keseimbangan penting di lini tengah tim dan beberapa kali melakukan tekel dan intercept krusial.

Keberadaan sang pemain membuat Man United mampu bermain sangat nyaman. Pada babak kedua, Lukaku kembali mencetak gol.

Tepat di menit ke-52, Lukaku membuat brace lewat tandukan Lukaku yang memanfaatkan tendangan bebas Henrikh Mkhitaryan.

Empat menit sebelum laga berakhir, Anthonio Martial mencetak gol lewat kerja sama apik dengan Mkhitaryan hingga akhirnya pada menit ke-90, Paul Pogba menutup kemenangan dengan tendangan akurat dari luar kotak penalti. Laga berakhir dengan skor 4-0.

Manchester United (4-2-3-1): 1-David De Gea; 17-Daley Blind, 4-Phil Jones, 3-Eric Bailly, 25-Antonio Valencia; 6-Paul Pogba, 31-Nemanja Matic; 19-Marcus Rashford (11-Anthony Martial 81'), 22-Henrikh Mkhitaryan (14-Jesse Lingard 87'), 8-Juan Mata (27-Marouane Fellaini 76'); 9-Romelu Lukaku

West Ham United (4-2-3-1): 25-Joe Hart; 26-Arthur Masuaku (3-Aaron Cresswell 81'), 21-Angelo Ogbonna, 2-Winston Reid, 5-Pablo Zabaleta; 14-Pablo Obiang, 16-Mark Noble (Declan Rice 61'); 27-Marko Arnautovic, 31-Edimilson Fernandes (15-Diafra Sakho 60'), 20-Andre Ayew; 17-Javier Hernandez

 

(rap/JPC)

PALEMBANG, RadarPena.com - Sriwijaya FC dipastikan tidak akan belanja pemain asing musim ini.

Pelatih Hartono Ruslan juga tidak akan diberikan slot belanja untuk bek asing.

Sinyalnya, pendaftaran pemain asing sisakan sehari, karena transfer window pemain asing ditutup 15 Agustus sejak dibuka 16 Juli silam, belum ada tanda-tanda manajemen datangkan pemain asing untuk diseleksi.

Di PT Liga Indonesia Baru juga belum ada pengajuan nama pemain asing dari manajemen Sriwijaya FC untuk diverifikasi. "Kemungkinan besar tidak ada pemain asing baru yang datang. Waktunya mepet untuk adaptasi. Lagi pula kami juga masih butuh pemain yang ada sekarang," ungkap Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Ahmad Haris, Minggu (13/8).

Sejak Liga 1 diputar pada 15 April silam, Sriwijaya FC memakai jasa pemain asing macam Yu Hyun Koo, Hilton Moreira, Alberto Beto Goncalves, dan Tijani Belaid dengan status marquee player. Di akhir putaran pertama, nama Tijani sempat jadi opsi menjadi tumbal pembenahan Sriwijaya FC untuk penguatan sektor pertahanan.

Ini karena pemain termahal di Sriwijaya FC yang kabarnya bergaji Rp300 juta perbulan itu dianggap miskin kontribusi jika dibandingkan pemain asing lainnya di tim berjuluk Laskar Wong Kito yang harganya lebih murah. Namun Tijani belakangan batal dilego di pertengahan musim.

Kabarnya, batalnya mendatangkan pemain asing di sektor belakang karena manajemen tidak bisa memenuhi syarat Tijani jika ingin membuangnya di tengah jalan. Pemain berpaspor Prancis ini meminta pesangon berupa pemenuhan haknya sampai 100 persen jika manajemen mendepaknya di tengah musim.

"Bukan masalah uang. Kami tidak ada masalah dengan uang. Kami pertahankan komposisi asing saat ini karena kami secara tim memang butuh tenaga Tijani. Kami butuh kreator di lini tengah untuk suplai bola ke depan," ucap Haris. "Tijani juga sudah mulai nyetel dan kami ingin Tijani jadi jembatan antara lini belakang dan depan. Tanpa Tijani, permainan Sriwijaya FC lawan Semen Padang tampak monoton," tambah Haris.

Sebagai ganti dari batalnya mendatangkan bek asing, manajemen mendatangkan pemain lokal untuk perkuat lini belakang. Dua pemain sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia Baru macam Dominggus Fakdawer dan Ahmad Fariz. Dua pemain lokal lagi bakal nyusul. Mengingat masih ada Ikris Yahmani beroperasi di sektor gelandang dan Mohammad Roby di belakang sedang diseleksi.

 

"Pemain yang ada saat ini memang membuat saya ada pilihan di belakang karena sebelumnya dalam pertandingan bahkan gak ada pelapis stoper. Tapi memang akan lebih baik dan menenangkan saat bermain jika ada bek asing. Lini belakang lebih kuat," tegas Hartono dalam sebuah kesempatan. (kmd/ion/jpnn)

PARIS, RadarPena.com - Pemain Rp 3,5 triliun, Neymar bakal melakoni debut bersama Paris Saint-Germain di pekan kedua Ligue 1, Senin (14/8) mulai pukul 02.00 WIB.

Setelah urusan fulus PSG dan Barcelona kelar dan sertifikat transfer internasional keluar, Neymar pun diizinkan merumput.

Pelatih PSG, Unai Emery telah memberi sinyal akan menurunkan Neymar melawan Guingamp di Stade de Roudourou, stadion yang berkapasitas cuma 17.000 penonton.

"Dia siap secara fisik untuk memainkan keseluruhan sembilan puluh menit. Dia telah bekerja dengan baik dan kami semua memang menginginkan dia di starting eleven," kata pelatih PSG Unai Emery kepada AFP.

Bahkan pelatih Guingamp, Antoine Kombouar juga sangat ingin Neymar melakukan debut di markas timnya. Meskipun potensi kehancuran ada di depan mata.

 

"Saya ingin para penggemar datang untuk melihat Guingamp menang. Lebih baik lagi kalau di tim lawan ada Neymar di dalamnya. Saya yakin orang-orang di sini tidak berbicara tentang Neymar. Mereka mendukung timnya sendiri," ujar Kombouar. (adk/jpnn)

BARCELONA, RadarPena.com - Ernesto Valverde yakin timnya bakal memenangi lagi melawan Real Madrid dalam ajang Piala Super Spanyol, Senin (14/8) dinihari WIB.

Bagi Valverde ini merupakan debut perdana menukangi Barcelona dalam laga resmi.

Tak tanggung-tanggung, pertandingan yang harus dilakoni adalah Piala Super Spanyol, El Clasico melawan Real Madrid.

Barcelona akan mempertaruhkan gengsinya sebagai juara Copa del Rey melawan Madrid sebagai kampiun La Liga, dalam dua pertemuan. Setelah di Camp Nou Senin dini hari, leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (17/8) dini hari.

"Pertandingan persahabatan melawan Madrid (saat pramusim di Miami, AS) bisa jadi titik acuan awal. Namun hanya sampai di sana. Sekarang ada yang dipertaruhkan. Ada gelar. Mereka juga menginginkannya," kata Valverde saat jumpa pers, seperti dikutip lagi di laman resmi klub.

Valverde mengakui, sepasang laga melawan Madrid menjadi buah pikirnya beberapa hari ini. Dia menganggap kedua pertandingan itu akan sulit.

"Mereka kehilangan Luka Modric (absen akumulasi), namun kami harus tetap waspada. Saya tahu seberapa bagus dan kuatnya mereka. Apalagi mereka baru saja memenangkan UEFA Super Cup," ujar Valverde.

Namun optimisme Valverde tinggi. Terlebih pemain bintangnya, Lionel Messi sudah langsung berada di bentuk terbaiknya.

"Saya melihat Messi dalam kondisi bagus. Dia memiliki pramusim yang hebat. Kami berharap dia menemukan permainan terbaiknya di laga nanti. Dan kami harus memberikan yang terbaik untuk menang," tandas Valverde. (jpnn)

PALEMBANG, RadarPena.com - Sriwijaya FC, Hartono Ruslan tampaknya tidak akan menambah pemain asing.

Sinyalnya, pendaftaran pemain asing sisakan sehari, karena transfer window pemain asing ditutup 15 Agustus sejak dibuka 16 Juli silam, belum ada tanda-tanda manajemen datangkan pemain asing untuk diseleksi.

Di PT Liga Indonesia Baru juga belum ada pengajuan nama pemain asing dari manajemen Sriwijaya FC untuk diverifikasi.

"Kemungkinan besar tidak ada pemain asing baru yang datang. Waktunya mepet untuk adaptasi. Lagi pula kami juga masih butuh pemain yang ada sekarang," ungkap Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Ahmad Haris, Minggu (13/8).

Sejak Liga 1 diputar pada 15 April silam, Sriwijaya FC memakai jasa pemain asing macam Yu Hyun Koo, Hilton Moreira, Alberto Beto Goncalves, dan Tijani Belaid dengan status marquee player.

Di akhir putaran pertama, nama Tijani sempat jadi opsi menjadi tumbal pembenahan Sriwijaya FC untuk penguatan sektor pertahanan.

Ini karena pemain termahal di Sriwijaya FC yang kabarnya bergaji Rp300 juta per bulan itu dianggap miskin kontribusi jika dibandingkan pemain asing lainnya di tim berjuluk Laskar Wong Kito yang harganya lebih murah. Namun Tijani belakangan batal dilego di pertengahan musim.

Kabarnya, batalnya mendatangkan pemain asing di sektor belakang karena manajemen tidak bisa memenuhi syarat Tijani jika ingin membuangnya di tengah jalan.

Pemain berpaspor Prancis ini meminta pesangon berupa pemenuhan haknya sampai 100 persen jika manajemen mendepaknya di tengah musim.

"Bukan masalah uang. Kami tidak ada masalah dengan uang. Kami pertahankan komposisi asing saat ini karena kami secara tim memang butuh tenaga Tijani. Kami butuh kreator di lini tengah untuk suplai bola ke depan," ucap Haris.

"Tijani juga sudah mulai nyetel dan kami ingin Tijani jadi jembatan antara lini belakang dan depan. Tanpa Tijani, permainan Sriwijaya FC lawan Semen Padang tampak monoton," tambah Haris.

Sebagai ganti dari batalnya mendatangkan bek asing, manajemen mendatangkan pemain lokal untuk perkuat lini belakang.

Dua pemain sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia Baru macam Dominggus Fakdawer dan Ahmad Fariz.

Dua pemain lokal lagi bakal nyusul. Mengingat masih ada Ikris Yahmani beroperasi di sektor gelandang dan Mohammad Roby di belakang sedang diseleksi.

 

"Pemain yang ada saat ini memang membuat saya ada pilihan di belakang karena sebelumnya dalam pertandingan bahkan gak ada pelapis stoper. Tapi memang akan lebih baik dan menenangkan saat bermain jika ada bek asing. Lini belakang lebih kuat," tegas sang pelatih, Hartono Ruslan, dalam sebuah kesempatan. (kmd/ion/jpnn)

MANCESTER, RadarPena.com  - Manchester United lulus di ujian pertama Premier League. Menjamu West Ham United di Old Trafford, Minggu (13/8) malam WIB, pasukan racikan Jose Mourinho itu menang telak 4-0.

Karyawan baru MU, Romelu Lukaku menjadi bintang. Pemain berkebangsaan Belgia yang direkrut dari Everton itu mencetak dua gol.

Satu di babak pertama, tepatnya di menit ke-33, menyelesaikan umpan cerdas Marcus Rashford. Satu lagi di 1 x 45 menit kedua, saat durasi berusia 52 menit. Kali ini lewat umpan tendangan bebas apik dari Henrik Mkhitaryan.

Dengan brace (dua gol) ini, Lukaku tercatat sebagai pemain keempat MU yang mencetak gol di laga debutnya. Sebelumnya, Ruud Van Nistelroy, James Wilson dan Marcus Rashford juga pernah melakukannya.

Lukaku sekarang tercatat sebagai pemain yang bisa mencetak gol saat debut bersama tiga klub, West Brom, Everton dan MU. Pemain berusia 24 tahun ini juga membuktikan diri menjadi momok buat West Ham. Dia telah mencetak sepuluh gol di semua ajang ke gawang WHU, lebih dari golnya ke gawang tim Inggris lainnya.

 

Selain dua gol dari Lukaku, MU juga mendapatkannya dari Anthony Martial (87) dan Paul Pogba (90). Kemenangan ini membuat MU memimpin klasemen sementara, unggul selisih gol dari klub promosi, Huddersfield Town. (opta/adk/jpnn)

SAO PAOLO, RadarPena.com - Penyerang Paris St Germain (PSG), Neymar, telah setuju untuk membayar denda kepada otoritas pajak di Brazil, sebagai upayanya untuk menyelesaikan masalah-masalah hukumnya. Para pengacara mengatakan mereka diharapkan membayar denda sebesar delapan juta real (2,52 juta dolar) untuk mengakhiri kekisruhan panjang ini.

Bagaimanapun, kantor pajak Brazil, mengatakan mereka belum sampai pada kesimpulan perhitungan total. Kantor pajak awalnya menuntut 188,8 juta reais (59,44 juta dolar) dalam bentuk denda-denda, pengembalian pajak, dan bunga, meski angka itu diyakini telah turun.

"Meski ia tidak setuju dengan nilai (delapan juta), prosesnya telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dan niatnya adalah mengakhirinya dan bergerak maju ke fase berikutnya untuk Neymar," kata Marcos Nedes, salah satu pengacara Neymar, Sabtu (12/8). Keputusan ini muncul sepekan setelah Neymar meninggalkan Barcelona untuk bergabung ke PSG dengan transfer yang memecahkan rekor dunia yakni 222 juta euro.

Pemain 25 tahun itu telah dijerat sejumlah tuduhan bahwa ia melakukan penggelapan pajak di Spanyol dan Brazil. "Tuduhan-tuduhan (terhadap kami) dilakukan tergesa-gesa, di mana pada saat lain mereka menentang kami, namun hal itu meninggalkan bekas pada citranya dan seperti Anda tahu Neymar hidup dari citranya," kata pengacara Gustavo Xisto. "Kami perlu berhati-hati tentang hal ini. Menurut saya ini adalah pelajaran yang harus kami pelajari," paparnya.(rmol)

More Articles ...