Jelang Lebaran, BI Imbau Masyarakat Waspada Uang Palsu 

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Peredaran uang jelang lebaran diprediksi bakal meningkat. Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa keaslian uang. Hal ini untuk menghindari adanya praktik uang palsu.

Direktur Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Decymus mengimbau masyarakat mesti lebih jeli."Harus dilihat, diraba dan diterawang uang yang diterimanya," kata Decymus, Jumat (16/6).

Menurut dia, meningkatnya peredaran uang di masyarakat saat momen hari raya, bisa dimanfaatkan pelaku pembuat uang palsu. Pihaknya mengatakan Bank Indonesia telah melakukan upaya preventif dalam mengantisipasi beredarnya uang palsu di masyarakat.

"Dengan memperkuat bahan uang dan unsur pengamanan uang agar tidak mudah dipalsukan. Ada 11 hingga 12 unsur pengamanan dalam uang, di antaranya dicetak dengan tinta khusus, ada benang pengaman, logo rectoverso BI, tekstur uang yang kasar, gambar pahlawan," katanya.

Dia juga menyebut bahwa teknologi pengamanan yang digunakan pada uang rupiah sudah setara dengan uang yang ada di negara lain. "Para pelaku kejahatan pemalsuan uang belum ada yang bisa melebihi level tiga unsur pengamanan uang," terang dia.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri membekuk pembuat uang palsu di kawasan Lampung. Pelaku adalah MA yang kini terus menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya menerangkan, penangkapan bermula ketika penyidik mendapatkan informasi dari seorang informan bahwa ada pelaku pembuat uang palsu di wilayah Bandarlampung.

"Lalu pada 13 Juni 2017, informan itu diminta penyidik menghubungi pelaku untuk bertransaksi uang palsu. Pada 14 Juni, informan dan pelaku bertemu di sebuah tempat yang telah disepakati di kawasan Natar Lampung Selatan, Bandarlampung," kata dia, Jumat (16/6).

Kemudian pelaku MA datang dengan membawa lembaran uang palsu pecahan Rp 50 ribu sebanyak 10 ikat yang masing-masing 100 lembar. "Kemudian penyidik menangkap MA dan menyita barang bukti yang dibawa MA," pungkas dia.(jawapos)