Sport News

ASSEN, RadarPena.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, dalam kepercayaan diri tinggi jelang tampil di MotoGP Belanda akhir pekan ini. Dia yakin bisa berbicara banyak di Assen, Belanda.

Marquez memang sudah absen menang dalam empat seri terakhir. Bahkan, dalam dua balapan dia harus puas cuma ada di urutan kedua.

Dalam balapan di Assen, dia ingin menuntaskan dahaga kemenangannya itu. Apalagi, saat ini dia tengah dapat angin untuk berbuat banyak di Belanda.

"Kami sudah menjalani sebuah balapan positif dan tes yang lumayan baik di Catalunya sehingga kami amat berharap bisa segera balik ke atas motor dan melanjutkan berada di level yang sama untuk balapan berikutnya," ujar Marquez dikutip dari GPone.

Balapan di Assen, lanjut dia, cukup menegangkan. Dia berharap semuanya mendukung, termasuk cuaca.

"Tentu saja cuacanya selalu sukar ditebak sehingga mengubah segalanya dengan sangat cepat sehingga kami harus siap untuk beradaptasi seperti yang kami lakukan pada 2014 dan tahun lalu," papar dia.

Pembalap Spanyol itu punya sejarah yang baik di Assen. Sejak berkarier di kelas primer, dia tak pernah absen naik podium di sana.

"Tapi belakangan balapan musim ini sukar diprediksi, membuat kami harus benar-benar fokus dan bekerja dengan keras sedari Jumat pagi untuk mendapatkan pengaturan motor bagus buat motor dan ban kami, dengan target mengejar podium dalam balapan," tandas dia. (jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Pebalap Indonesia, Sean Gelael, dipastikan kembali turun untuk mencoba kendaraan Formula 1 milik tim Toro Rosso karena pebalap berusia 20 tahun ini sebelumnya telah ditetapkan sebagai pebalap penguji tim yang satu grup dengan Redbull itu. Tim Toro Rosso melalui akun media sosial twitternya @ToroRossoSpy menginformasikan jika anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini telah melakukan "seat fitting" di markasnya di Faenza, Italia, Rabu. "Today Sean @gelaelized is inda house in Faenza, seat-fitting for Hungary," demikian bunyi cuitan twitter tim Toro Rosso.

Dengan adanya informasin tersebut, Sean Gelael dipastikan akan kembali turun gelanggang Formula 1 meski hanya berstatus sebagai pebalap penguji. Sesuai dengan jadwal, pabalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia ini akan turun di Sirkuit Hungaroring, Hongaria, 1-2 Agustus. Bagi pebalap penyuka musik hip hop, mengendari kendaraan Formula 1 merupakan yang kedua. Sebelumnya, Sean Gelael mencoba kendaraan STR16 di Sirkuit Sakhir Bahrain atau setelah pelaksanaan seri pertama balapan Formula 2. Saat itu Sean bertandem dengan pebalap Toro Rosso, Daniil Kvyat. Hasil di Bahrain dinilai cukup bagus bagi seorang yang baru pertama kali mengendarai kendaraan Formula 1. Bahkan Sean Gelael mendapatkan pujian dari bos Toro Rosso, Franz Tost dan bos tim Redbull, Christian Horner.

Dalam sesi tes di Sirkuit Hungaroring, Hongaria, setiap tim berhak melakukan apa saja. Namun, mereka juga punya kewajiban untuk menurunkan pebalap yang tidak memiliki pengalaman lebih dari tiga grandprix.

Selain di Hungaroring, Sean juga sebelumnya sudah dijadwalkan untuk tes di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada 28-29 November mendatang atau seusai balapan terakhir musim 2017. Sesi tes di abu Dhabi ini menjadi kesempatan bagi setiap tim untuk menguji spesifikasi ban yang akan digunakan pada musim selanjutnya.

"Ya, ini menjadi pengalaman luar biasa buat saya. Saya banyak belajar dari tes pertama di Bahrain dan merasa lebih antusias menghadapi Hongaria," ujar Sean. 

Menurut Sean, menghadapi test kedua dia merasa lebih rileks karena sudah mengenal karakter mobil dan para mekanik dari tim Toro Rosso. Sebelumnya Franz Tost juga sudah mempunyai catatan untuk penampilan Sean pada test pertama di Bahrain. Selain dinilai mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi mobil, Sean juga dinilai baik dalam berkomunikasi dengan memberikan banyak masukan ke tim mekanik ataupun engineering. 

Catatan waktu tercepat Sean dalam sesi latihan, juga bisa mendekati dan menyamai torehan waktu pebalap tim Toro Rosso seperti Daniil Kvyat dan Carlos Sainz Junior.

Sebelum tes bersama Toro Rosso, Sean akan menjalani empat balapan Formula 2 di Sirkuit Baku City, Azerbaijan 24-25 Juni atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Balapan selanjutnya di Sirkuit Red Bull Ring Austria pada 8-9 Juli mendatang, disusul Silverstone 14-16 Juli dan Hungaroring 29-30 Juli.(rmol) 

 

MONTREAL, RadarPena.com - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, berhasil menyamai pencapaian legenda Formula 1, Ayrton Senna. Seperti diketahui, Hamilton meraih pole position di GP Kanada dan itu menjadi yang ke-65 sepanjang kariernya. 

Jumlah itu sama dengan pencapaian Senna. Terkait pencapaian spesial tersebut, Hamilton menerima helm yang pernah dipakai mendiang Senna. 

Hamilton sendiri merasa senang sekaligus terharu dengan pencapaian tersebut. Menurutnya Senna adalah inspirasi dirinya terjun ke dunia balap Formula 1. 

"Senna adalah salah satu inspirasi yang membuat saya berada di dunia F1. Tentunya bisa menyamai pencapaiannya menjadi sebuah hal yang istimewa," sebut Hamilton seperti dilansir Formula1.com. 

Imbuhnya, "Terima kasih saya ucapkan untuk keluarga mendiang Senna atas pemberian yang spesial ini. Saya mendedikasikan semua trofi yang saya raih untuk mendiang". 

Hamilton menambahkan bahwa saat dirinya kecil dia memiliki keinginan untuk bisa menyamai prestasi Senna. Kini, dia benar-benar melakukannya. Hamilton pun berharap pencapaian itu bisa berujung pada kemenangan di lintasan pada balapan nanti.(jawapos)

MONTREAL, RadarPena.com - Sebastian Vettel gagal bersaing dengan Lewis Hamilton untuk merebut pole position di GP Kanada. Meski begitu, pembalap Ferrari asal Jerman itu yakin bisa meraih kemenangan. 

Vettel sendiri tak senang dengan pencapaian putaran akhir kualifikasi. Dia tertinggal 0,330 detik dari Hamilton. 

"Saya tak senang dengan kecepatan pada putaran terakhir. Saya sebenarnya ingin mengulangi pencapaian pada putaran kedua, namun gagal. Saya berusaha untuk menekan secara keras, namun belum bisa melewati pencapain Hamilton," sebut Vettel seperti dilansir Formula1.com, Minggu (11/6). 

Meski begitu, Vettel mengaku atmosfer di Montreal cukup kondusif. Dia melihat fans Ferrari terus memberikan dukungan. "Tentunya itu menjadi kebanggaan bisa membalap di Kanada dengan dukungan penuh dari fans," imbuh Vettel. 

Vettel menambahkan, "Tentu saja saya yakin bisa menang. Keyakinan harus terus berkembang di diri kita untuk meraih hasil maksimal". 

Sepanjang kariernya di Formula 1, Vettel sekali meraih podium pertama di GP Kanada pada 2013. Kala itu dia masih memperkuat tim Red Bull. 

Perlu diketahui, Ferrari paling sering meraih kemenangan di GP Kanada. Hingga saat ini tim asal Italia itu telah 13 kali menang, sama dengan raihan McLaren. (jawapos)

MONTREAL, RadarPena.com - Pembalap Mercedes sukses menyamai legenda balap Ayrton Senna dengan meraih pole position pada Formula 1 Grand Prix Kanada. Hamilton menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi dengan mengukir waktu 1 menit 11.459 detik di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada, Minggu (11/6) dinihari WIB.

Bagi Hamilton, ini menjadi pole position yang ke-65 sepanjang karier balapnya di F1. Sama seperti milik Senna. Hamilton juga sukses mengungguli pembalap Ferrari, Sebastian Vettel, yang terpaut 0.330 detik di belakangnya.

Meski memilih kompon supersoft, berbeda dari mayoritas pembalap lain yang langsung menggunakan kompon ultrasoft, Vettel masih bisa memimpin di depan rekan setimnya dengan catatan waktu 1 menit 13,046 detik pada awal kualifikasi pertama (Q1), diikuti rekan setimnya, Kimi Raikkonen.

Namun, duo Mercedes, Hamilton dan Vatteri Bottas, mampu memacu mobilnya cukup kencang. Hamilton naik ke posisi dua menggeser Raikkonen. Sementara, Bottas justru berhasil mengambil alih posisi teratas.

Menjelang lima menit terakhir Q1, kedua pembalap Mercedes bertukar posisi 1-2. Setelah sempat direbut Hamilton, Bottas kembali ke posisi pertama dengan catatan waktu 0,007 detik lebih cepat dari raihan pembalap Inggris tersebut.

Beberapa saat setelah sesi Q2 (kualifikasi kedua) dimulai, duo Mercedes yang empat tercecer mampu mengisi dua posisi teratas. Hamilton mengambil alih pimpinan dengan raihan 1 menit 12,496 detik, di depan Bottas.

Raikkonen, yang beralih ke kompon ultrasoft, memisah kedua pembalap Mercedes setelah mencetak waktu yang masih terpaut 0,084 detik lebih lambat.

Pada kualifikasi ketiga (Q3), Vettel menjadi pembalap pertama yang mencetak waktu. Sementara, Hamilton mencatat waktu 1 menit 11,791 detik untuk naik ke posisi pertama sekaligus mengalahkan rekor waktu Ralf Schumacher pada 2004, yakni 1 menit 12,275 detik.

Vettel berusaha menggeber mobilnya lebih kencang, tapi masih terpaut 0,004 detik lebih lambat dari Hamilton. Bahkan, Hamilton semakin memperbesar keunggulannya setelah mencetak waktu 1 menit 11,459 detik.

Hamilton mampu mempertahankan catatan waktu tercepat sampai bendera finis dikibarkan. Vettel yang terpaut 0.330 detik harus puas start dari posisi kedua. Sementara, Bottas dan Raikkonen menempati posisi start ketiga dan keempat.

Di posisi kelima, ada pembalap Red Bull asal Belanda, Max Verstappen, yang berada di depan rekan setimnya, Daniel Ricciardo, dan pembalap Williams, Felipe Massa.(jawapos)

 

Hasil Kualifikasi GP Kanada:

Posisi  Pembalap Tim         Waktu Jarak

1) Lewis Hamilton Mercedes  1 menit 11.459 detik  

2) Sebastian Vettel Ferrari  1'11.789 0.330

3) Valtteri Bottas Mercedes  1'12.177 0.718

4) Kimi Raikkonen Ferrari  1'12.252 0.793

5) Max Verstappen Red Bull  1'12.403 0.944

6) Daniel Ricciardo Red Bull  1'12.557 1.098

7) Felipe Massa         Williams  1'12.858 1.399

8) Sergio Perez         Force India 1'13.018 1.559

9) Esteban Ocon         Force India 1'13.135 1.676

10) Nico Hulkenberg Renault  1'13.271 1.812

11) Daniil Kvyat         Toro Rosso 1'13.690 2.231

12) Fernando Alonso McLaren  1'13.693 2.234

13) Carlos Sainz Jr.    Toro Rosso  1'13.756 2.297

14) Romain Grosjean Haas          1'13.839 2.380

15) Jolyon Palmer Renault  1'14.293 2.834

16) Stoffel Vandoorne McLaren  1'14.182 2.723

17) Lance Stroll         Williams  1'14.209 2.750

18) Kevin Magnussen Haas          1'14.318 2.859

19) Marcus Ericsson Sauber  1'14.495 3.036

20) Pascal Wehrlein Sauber  1'14.810 3.351

BARCELONA, RadarPena.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, harus puas memulai balapan MotoGP Catalunya, Minggu (11/6) malam WIB, dari posisi keempat. Pada Sabtu (10/6) Marquez terjatuh 4 kali pada sesi kualifikasi. 

Toh, kendati terjatuh 4 kali, Marquez masih bisa berada di grid kedua dengan start dari posisi keempat. Tentunya dia cukup puas dengan pencapaian tersebut. Bahkan, pembalap asal Spanyol itu memilih start dari posisi keempat meski jatuh empat kali ketimbang start dari posisi ke-10 tanpa terjatuh.  

"Tentu saja saya sedikit kecewa dengan yang saya alami. Namun, saya tak putus asa lantaran usai terjatuh bisa menyentuh limit. Dalam balapan nanti saya akan terus memberikan tekanan," sebut Marquez seperti dilansir Crash. 

"Saya sendiri memilih start dari posisi keempat meski terjatuh 4 kali, ketimbang dari posisi ke-10 tanpa jatuh. Kuncinya kini saya harus sabar dan tak putus asa," imbuhnya. 

Marquez menambahkan dirinya mengalami kecelakaan sebanyak 4 kali lantaran terlalu agresif. Namun, itu di kualifikasi, dia berjanji tak akan melakukan hal serupa dalam balapan nanti karena apabila sudah terjatuh berarti tamat. 

Tak lupa Marquez memuji rekan setimnya, Dani Pedrosa, yang mampu meraih pole position. Dia menyebut Pedrosa sangat cepat dan motor yang dia kendarai terlihat ringan. "Pedrosa terlihat lebih ringan dan cepat. Dia mampu mengendalikan motornya dengan sangat baik," pungkas Marquez. (jawapos)

BARCELONA, RadarPena.com - Hasil gemilang diraih pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci. Untuk pertama kali dia berada di grid terdepan dalam balapan MotoGP. Di MotoGP Catalunya, Minggu (11/6) malam WIB, dia start dari posisi ketiga. 

Meski begitu, dia menyebut posisi start tersebut tak menjamin dirinya bisa finis di posisi ketiga juga. Dia bahkan menilai balapan nanti akan sangat gila. Dalam artian akan muncul sejumlah kejutan. 

"Saya senang bisa start dari grid terdepan. Namun, saya meyakini balapan nanti akan sangat ketat dan gila. Semua pembalap akan membuat kejutan dan sulit memprediksi siapa yang akan naik podium," sebut Petrucci seperti dilansir Crash. 

Imbuhnya, "Saya sendiri berharap bisa mengejutkan seperti di Mugello saat saya finis di posisi ketiga. Saya berharap strategi di Mugello bisa diulangi meski sekali laga saya katakan balapan nanti akan sangat gila". 

Pembalap asal Italia itu menambahkan bahwa MotoGP Catalunya akan menyulitkan bagi semua pembalap. Para pembalap di grup terdepan akan mati-matian mempertahankan posisi, sementara grup di belakang akan berjuang keras memberikan tekanan. (jawapos)

BARCELONA, RadarPena.com - Juara MotoGP Catalunya musim lalu, Valentino Rossi tak percaya diri bisa finis di podium pada balapan di Catalunya 2017, yang digelar di Circuit de Barcelona, Minggu (11/6) mulai pukul 19.00 WIB nanti.

Dengan kondisi fisik yang belum 100 persen fit, ditambah lagi hanya start dari posisi ke-13, pantas Rossi sedikit pesimistis bisa bersaing di barisan depan.

"Sulit untuk yakin. Saya tidak mencatatkan waktu fantastis. Saya sedikit sial karena tidak lolos ke kualifikasi 2 (utama). Memulai dari 13 akan sangat sulit," ujar Rossi di laman Crash.

Pembalap berusia 38 tahun ini menyebutkan, masalah ban membuat dia khawatir. Pilihan ban akan sangat menentukan di tengah kondisi cuaca yang tak menentu di sirkuit Barcelona, lintasan yang dikenal harus pintar-pintar memilih jenis ban.

"Dengan ban medium kami tidak terlalu bagus selama enam laps, nah ini balapan 25 laps. Dengan ban keras, kami tidak pernah bagus. Andai saat balapan cuaca lebih panas, itu akan lebih sulit lagi. Namun saya pikir bukan saya saja yang akan kesulitan," tandas Rossi. (jpnn)

BARCELONA, RadarPena.com - Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, berhasil meraih pole position di MotoGP Catalunya yang akan dihelat pada Minggu (11/6) malam nanti. Meski begitu, dia menyebut itu bukan jaminan dirinya bisa meraih podium pertama. 

Rekan setim Marc Marquez tersebut milai bahwa hasil di Catalunya nanti tergantung pilihan ban. Oleh karena itu, dia berharap timnya bisa bekerja secara maksimal.

"Ya, balapan di Catalunya selalu sangat ditentukan pilihan ban dan daya tahan ban dalam balapan. Tahun lalu adalah salah satu yang paling sulit di semua seri. Kami harus memilih ban yang tepat untuk kenyamanan pada motor dan kemudian mengatur strategi tergantung kondisi," sebut Pedrosa seperti dilansir Crash.

"Kami tahu cuaca akan menjadi panas. Tentunya itu menjadi sulit, tapi kami harus tetap fokus dan berusaha konsisten dalam balapan. Saya senang bisa start di posisi terdepan, tapi tetap harus fokus dan waspada," imbuhnya.

Pedrosa berharap bisa meraih podium pertama di Catalunya sekaligus mengulangi pencapaian 2008. Di MotoGP, Pedrosa sekali menang di MotoGP Catalunya pada 2008. Pada musim lalu, dia hanya berada di podium ketiga di bawah Valentino Rossi dan Marc Marquez. (jawapos)

BARCELONA, RadarPena.com - Jorge Lorenzo, pembalap Ducati, semakin percaya diri bisa merangsek ke papan atas klasemen pembalap MotoGP 2017. Itu diungkapkan setelah untuk kali pertama musim ini meraih grid terdepan dalam balapan.

Mantan pembalap Yamaha tersebut menempati posisi start kedua di MotoGP Catalunya di belakang Dani Pedrosa. Dia pun yakin bisa meraih hasil positif dalam balapan nanti, Minggu (11/6) malam WIB. 

Dari enam seri yang sudah dilakoni, pencapaian terbaik Lorenzo adalah di MotoGP Spanyol dengan naik podium tiga. Lorenzo baru mengoleksi 46 poin dan berada di posisi 7 klasemen pembalap. Pencapaiannya kalah dibanding rekannya, Andrea Dovizioso yang kini menempati posisi kedua di bawah Maverick Vinales. Dovi sekali juara pada musim ini yakni di MotoGP Italia. 

"Saya semakin percaya diri. Selangkah demi selangkah saya mampu merangkak naik. Saya merasa motor yang saya naiki semakin cepat dan lebih baik dibanding berlaga di Mugello. Secara keseluruhan saya lebih baik," sebut Lorenzo seperti dilansir Crash. 

Imbuhnya, "Saat kualifikasi saya nyaris berada di depan Pedrosa. Namun, saya akhirnya kalah seperkian detik. Pastinya, dalam balapan nanti saya tak boleh melakukan kesalahan".

Lorenzo menambahkan bahwa balapan di Catalunya akan menyulitkan siapa saja dan bisa menjadi mimpi buruk bagi para pembalap. Dia pun mengharapkan ada kejutan lagi seperti halnya di Mugello. 

"Tak ada yang menduga Dovizioso bisa menang di Mugello. Itu memang kejutan, bahkan bagi saya juga. Saya rasa di Catalunya nanti akan berpotensi seperti itu. Segalanya bisa terjadi di MotoGP, terutama musim ini," pungkas Lorenzo. (jawapos)

Berikut hasil lengkap kualifikasi MotoGP Catalunya:

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 43.870s [Lap 5/7] 340km/h (Top Speed) 

2. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 44.201s +0.331s [2/7] 344km/h 

3. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 1m 44.220s +0.350s [6/7] 344km/h 

4. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 44.320s +0.450s [5/5] 342km/h 

5. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 44.348s +0.478s [7/7] 338km/h 

6. Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 1m 44.381s +0.511s [5/7] 338km/h 

7. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 44.451s +0.581s [5/6] 340km/h 

8. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 44.600s +0.730s [3/5] 338km/h 

9. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 44.620s +0.750s [6/8] 339km/h 

10. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 1m 44.740s +0.870s [6/6] 346km/h 

11. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 1m 44.852s +0.982s [7/7] 344km/h 

12. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 44.928s +1.058s [6/8] 343km/h 

13. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 44.661s 338km/h 

14. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 44.681s 338km/h 

15. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 44.829s 341km/h 

16. Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 1m 44.919s 338km/h 

17. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 45.162s 339km/h 

18. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 1m 45.641s 340km/h 

19. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 45.741s 339km/h 

20. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 45.887s 344km/h 

21. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 1m 48.803s 331km/h 

Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) No Time 

Sylvain Guintoli FRA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) No Time.

MONTREAL, RadarPena.com - Kimi Raikkonen menjadi pebalap tercepat dalam sesi latihan untuk Grand Prix Kanada, Jumat waktu setempat, menyemarakkan pertarungan antara Ferrari dan Mercedes untuk perebutan posisi pole.

Pebalap Finlandia berusia 37 tahun itu tampak lincah di dua balapan terakhir, bulan lalu merebut pole untuk Ferrari di Monaco, dan meneruskan lajunya di Kanada dengan catatan waktu satu menit 12,935 detik mengitari trek sejauh 2,7 mil (4,34 km) di sirkuit Gilles Villeneuve. Ia menjadi satu-satunya pebalap yang mampu melaju di bawah 1:13,00 di sesi yang berlangsung saat langit mendung itu.

Sementara pebalap Mercedes, tiga kali juara dunia Lewis Hamilton, menjadi yang tercepat di sesi latihan pagi dengan catatan waktu 1:13.150, mengungguli pesaing yang juga pimpinan klasemen kejuaraan Sebastian Vettel yang mengendara Ferrari.

Vettel, juara dunia empat kali bersama Red Bull yang mengungguli Hamilton dengan 25 poin setelah enam balapan, mencatat waktu 1:13.200 mengungguli pebalap Mercedes Valtteri Bottas yang mencatat 1:13.310. "Pebalap Ferrari tampak lebih cepat di sini seperti yang ditunjukkan oleh catatan waktu, sekarang ini persaingan perebutan puncak sangat ketat," kata Hamilton.(rmol) 

 

 

 

 

JAKARTA, RadarPena.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, kembali jadi yang tercepat, kali ini dalam sesi latihan bebas ketiga MotoGP Catalunya, Sabtu (10/6). Namun, nasib buruk malah diterima seluruh pembalap Yamaha yang wajib lewati Q1 dahulu.

Sejak awal pembalap asal Spanyol ini memang sudah memimpin. Namun, dia sepat terjatuh pada tikungan kesepuluh. Posisi tercepat juga sempat dikuasai oleh Aleix Espargaro di 15 menit awal. Namun, marwuez kembali ke posisi tercepat dengan 1 menit 45,087 detik.

Meski sempat digusur Pedrosa, Marquez kembali pertajam catatannya dan sukses jadi yang tercepat hingga akhir dengan 1 menit 44,178 detik. 

Dani Pedrosa sendiri harus puas ada di posisi kedua dengan 1 menit 44.279 detik. Sedang, Alvaro Bautista kunci urutan ketiga dengan 1 menit 44,395 detik.

Nasib buruk menghinggapi seluruh pembalap Yamaha. Sebab seluruh pembalapnya, maupun di tim Tech3 maupun Movistar tak ada yang finis di 10 besar.(jawapos)

 

Berikut hasil lengkap FP3 GP Catalunya:

 

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 44.178s [Lap 16/18] 341km/h (Top Speed) 

 

2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 44.279s +0.101s [16/18] 340km/h 

 

3. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 1m 44.395s +0.217s [16/18] 347km/h 

 

4. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 44.409s +0.231s [16/16] 338km/h 

 

5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 44.615s +0.437s [14/15] 342km/h 

 

6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 44.623s +0.445s [16/18] 343km/h 

 

7. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 44.656s +0.478s [17/18] 341km/h 

 

8. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 1m 44.676s +0.498s [18/18] 343km/h 

 

9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 1m 44.681s +0.503s [16/18] 344km/h 

 

10. Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 1m 44.740s +0.562s [15/18] 338km/h 

 

11. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 44.763s +0.585s [17/18] 338km/h 

 

12. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 44.803s +0.625s [16/18] 339km/h 

 

13. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 44.889s +0.711s [17/19] 341km/h 

 

14. Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 1m 44.985s +0.807s [15/16] 340km/h 

 

15. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 45.053s +0.875s [18/19] 337km/h 

 

16. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 45.240s +1.062s [13/16] 338km/h 

 

17. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 45.252s +1.074s [15/17] 341km/h 

 

18. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 45.289s +1.111s [16/18] 339km/h 

 

19. Sylvain Guintoli FRA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 45.912s +1.734s [17/20] 338km/h 

 

20. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 46.243s +2.065s [17/19] 339km/h 

 

21. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 1m 46.259s +2.081s [11/19] 339km/h 

 

22. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 1m 46.267s +2.089s [12/14] 334km/h 

 

23. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 46.853s +2.675s [16/16] 334km/h 

 

BARCELONA, RadarPena.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, terang-terangan tak terlalu menyukai dengan MotoGP Thailand. Dia mengatakan Sirkuit Chang Buriram tak terlalu baik.

Thailand, sebelumnya klaim bahwa sudah mencapat kesepakatan dengan Dorna. Mereka siap menggelar MotoGP selama tiga musim.

Rossi sendiri merasa tak terlalu suka dengan rencana ini. Dia mengatakan kalau Sirkuit Chang di Buriram cukup buruk.

"Saya pernah ke Thailand dengan Yamaha, dua tahun lalu. Di sana trek sirkuitnya tak menarik, lintasannya membosankan," ujar Rossi dikutip dari Crash.

Menurut pembalap Italia ini, Sirkuit Chang tak banyak tikungannya. Kebanyakan sirkuit ini dihiasi lintasan lurus yang panjang.

"Letaknya juga kurang strategis. Jauh sekali dari pusat kota. Jadi, intinya saya tak terlalu suka dengan MotoGP di sana," tandas dia.(jawapos)

BARCELONA, RadarPena.com - Pembalap Repsol Honda Marc Marquez mencatatkan waktu paling cepat di free practice pertama atau FP1 MotoGP Catalunya yang digelar di Circuit de Barcelona, Jumat (9/6) siang.

Juara bertahan MotoGP itu menorehkan waktu satu menit 45,875 detik, lebih cepat 0,326 detik ketimbang rider LCR Honda Cal Crutchlow. Sementara juara pada seri pekan lalu, MotoGP Italia, Andrea Dovizioso berada di tempat ketiga dengan waktu satu menit 46,505 detik.

Latihan bebas pertama ini diwarnai lintasan yang sedikit lembab, namun cukup membuat banyak pembalap berdiam diri di pit selama sepuluh menit terakhir FP1.

Duo Movistar Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi masih belum panas. Di sesi ini, catatan waktu Vinales berada di posisi keenam, sedangkan Rossi ke-17.

FP2 akan berlangsung Jumat malam WIB. (jpnn)

Hasil FP1 MotoGP Catalunya 2017: 

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 45.875s [Lap 4/5] 338km/h (Top Speed) 

2. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 46.201s +0.326s [4/5] 335km/h 

3. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 46.505s +0.630s [8/8] 340km/h 

4. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 46.621s +0.746s [4/4] 331km/h 

5. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 46.722s +0.847s [14/14] 333km/h 

6. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.824s +0.949s [6/6] 338km/h 

7. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 1m 47.054s +1.179s [5/5] 331km/h 

8. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 1m 47.102s +1.227s [9/9] 341km/h 

9. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 1m 47.127s +1.252s [9/9] 339km/h 

10. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 1m 47.252s +1.377s [6/6] 330km/h 

11. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 47.460s +1.585s [16/16] 335km/h 

12. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 47.992s +2.117s [9/9] 336km/h 

13. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 48.111s +2.236s [12/12] 338km/h 

14. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 48.114s +2.239s [6/7] 330km/h 

15. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 48.228s +2.353s [7/7] 335km/h 

16. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 1m 48.625s +2.750s [6/6] 333km/h 

17. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 48.863s +2.988s [15/15] 330km/h 

18. Sylvain Guintoli FRA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 49.781s +3.906s [12/13] 333km/h 

19. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 49.831s +3.956s [5/6] 331km/h 

Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) No Time 

Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) No Time 

Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) No Time 

Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) No Time

BARCELONA, RadarPena.com - Rider Ducati, Jorge Lorenzo bernafsu ingin membahagiakan penggemarnya dalam balapan di MotoGP Catalunya, Minggu (11/6) nanti.

Dia percaya diri bisa tampil apik di sana. Lorenzo membidik minimal podium di seri ketujuh ini.

"Saya tidak mau terus meratapi hasil Mugello dan sekarang kami akan melakukan balapan lainnya, di Catalunya, apalagi saya selalu punya feeling yang bagus di sini," kata Lorenzo seperti dikutip Crash.

Lorenzo sendiri saat ini tengah berusaha untuk beradaptasi dengan treknya. Dia ingin melakukan yang terbaik di sana.

"Saya ingin meberi kebahagiaan untuk para pendukung. Apapun bisa terjadi di sirkuit ini dan saya yakin akan lebih kompetitif di sini daripada di Italia," tandas dia. (jpnn)

BARCELONA, RadarPena.com - Rider Repsol Honda, Dani Pedrosa, ingin melampiaskan kegagalannya di MotoGP Italia Minggu (4/6) kemarin dengan membidik kemenangan di MotoGP Catalunya, di Circuit de Barcelona, Minggu (11/6).

Dia saat ini tengah menelaah penyebab kegagalannya di Italia kemarin. Memang, Pedrosa harus puas gagal finis dalam balapan pekan lalu. Hal ini karena dia harus terjatuh pada lap terakhir.

Hasil ini jelas tak bagus buat mereka. Dalam klasemen posisinya harus turun ke urutan kelima dengan 68 poin. Sebagai gantinya, Pedrosa ingin melampiaskannya di Catalunya. Dia ingin bangkit dan minimal bidik podium.

"Kami sekarang tengah menganalisis yang terjadi di Mugello. Kami bekerja keras untuk mengembalikan level kami," ungkap Pedrosa di laman Crash.

Tahun lalu, Pedrosa sendiri sukses raih posisi tiga di Catalunya. Jelas, pembalap Spanyol itu ingin mengulangi catatan bagusnya.

"Permukaan sirkuit bisa jadi faktor yang berpengaruh. Namun, kami siap memberikan 100 persen untuk mendapatkan hasil bagus," tandas dia. (jpnn)

BARCELONA, RadarPena.com - Rider Movistar Yamaha Valentino Rossi mengaku cukup puas dengan performanya di MotoGP Italia di Mugello, Minggu (4/6) kemarin. Kini Rossi membidik podium di MotoGP Catalunya, Minggu (11/6) malam WIB.

Meski absen di podium Mugello, Rossi pantas senang dengan posisi keempat, mengingat kondisi fisiknya yang tidak seratus persen usai mengalami kecelakaan di lintasan motocross beberapa waktu lalu.

"Saya ingin istirahat satu minggu setelah balapan di Mugello, biar pulih dengan cara terbaik. Namun balapan datang, saya harus melakukannya. Saya harap lebih baik dan ingin naik podium," ujar Rossi di laman Crash.

Juara dunia sembilan kali itu mengatakan Circuit de Barcelona di Catalunya merupakan sirkuit yang bisa dia nikmati.

"Meski itu adalah trek dengan grip kurang, kami harus menemukan set yang agus untuk membuat ban bekerja dengan baik. Penggemar di sana dikenal antusias. Kami siap memberikan yang terbaik," tandas juara MotoGP Catalunya musim lalu. (jpnn)

BARCELONA, RadarPena.com - Musim kemarin, Valentino Rossi menjadi juara di dua seri balapan MotoGP. Di Jerez dan di MotoGP Catalunya.

Musim ini, MotoGP Jerez sudah berlalu. Rossi hanya finis di posisi ke-10. Bagaimana dengan di MotoGP Catalunya, seri ketujuh MotoGP yang akan digelar akhir pekan nanti?

Autosport melansir, Rossi mengaku khawatir penampilan buruknya di Jerez bisa terulang di Circuit de Barcelona, Catalunya, Minggu (11/6) malam WIB.

"Saya sangat khawatir karena aspal di Barcelona sangat buruk dan gripnya rendah. Di Jerez, dengan kondisi seperti itu, motor kami menderita," tutur rider berusia 38 tahun itu.

Pembalap Movistar Yamaha berjuluk The Doctor itu juga tak bisa menghindar bahwa dia masih punya masalah dengan kondisi fisiknya.

Sebelum melakoni seri keenam MotoGP Mugello kemarin, Rossi mengalami kecelakaan di lintasan motocross. Saat balapan, Rossi belum tampil maksimal, hanya finis di posisi keempat.

"Dua kali berturut-turut (dua seri beruntun) akan sulit. Andai saya punya satu minggu tambahan," tandas Rossi. (jpnn)

BANGKOK, RadarPena.com - Otoritas Olahraga Thailand (SAT) pada Selasa mengatakan berhasil memperoleh hak untuk menggelar balapan MotoGP tahun depan, setelah bertahun-tahun melakukan lobi agar kompetisi tersebut bisa digelar di negara itu.

SAT mengatakan di laman Facebook bahwa pemilik MotoGP, Dorna Sports, memberi mereka lampu hijau setelah melakukan pembicaraan di Florence, Italia.Balapan motor yang setara dengan Formula Satu (F1) tersebut akan menggelar grand prix di Buriram, sebuah kota pertanian di timur laut Thailand yang diubah menjadi pusat olahraga.

"Perundingan tersebut berlangsung selama tiga jam dan diakhiri dengan Dorna Sports yang bersedia memberikan Thailand hak menggelar MotoGP selama tiga tahun dari 2018 sampai 2020," kata pernyataan yang diterbitkan pada Minggu. Dengan begitu Thailand pertama kali menggelar balapan akhir pekan pada 5-7 Oktober 2018, tetapi belum ada konfirmasi resmi tentang kesepakatan itu dari MotoGP atau Dorna Sports. SAT mengatakan bahwa mereka akan menerima "konfirmasi tertulis" dalam waktu dekat.(rmol)

 

MUGELLO, RadarPena.com - Valentino Rossi gagal naik podium dalam balapan di Mugello, Minggu (4/6) malam WIB. Padahal dia mampu start dari posisi kedua di belakang Maverick Vinales. Pembalap Italia itu hanya finis di posisi keempat setelah dilewati Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. 

Meski begitu, Rossi tetap bangga. Maklum saja, dia nyaris tak bisa tampil di Mugello, sirkuit di negaranya, lantaran sebelumnya mengalami kecelakaan dalam latihan motocross. 

Bahkan, saat melakoni sesi latihan bebas pertama (FP1), Rossi masih merasa kesakitan di bagian perut dan dada. Namun, pada FP2, FP3, dan kualifikasi, Rossi mampu menunjukkan kelasnya. 

"Saya tahu balapan di Mugello kali ini akan lebih sulit dari biasanya, terutama bagi saya. Saya dalam kondisi yang sebenarnya bukan yang terbaik. Namun, saya tegaskan tak memiliki rasa sakit dalam balapan," sebut Rossi kepada MotoGP.com.

Imbuhnya, "Sebenarnya saya sudah berusaha untuk mendekat ketika Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso melewati saya. Tapi, saya gagal. Saya seolah tak memiliki kekuatan untuk melaju meski saya sangat ingin naik podium dalam balapan kali ini". 

Rossi sendiri menyebut sempat kecewa. Namun, dia tetap mencoba tenang. Maklum saja, dia nyaris gagal tampil di Mugello. Menurutnya, membalap di negara sendiri adalah kebanggaan luar biasa karena mendapat dukungan penuh dari penonton yang datang.(jawapos)

MUGELLO, RadarPena.com - Bagi pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci, podium ketiga di MotoGP Italia, Minggu (4/6) malam WIB berharga mahal. Dia pun menangis saat menerima trofi di podium. 

Maklum saja, itu untuk kali kedua bagi dia naik podium sepanjang kariernya di MotoGP sejak 2012. Sebelumnya dia naik podium kedua pada MotoGP Inggris 2015 silam. Terlebih, podium kali ini terjadi di negara kelahirannya, Italia. 

Petrucci sendiri sempat terjatuh dua kali saat melakoni sesi latihan bebas ketiga (FP3) dan kualifikasi. Dia pun hanya berada di posisi start ke-9. 

"Tentunya ini sangat luar biasa. Jika ada yang bertanya apa yang bisa saya berikan untuk naik podium ketiga MotoGP Italia, saya akan menjual rumah untuk bisa melakukannya. Ya, podium ketiga MotoGP Italia bagi saya berharga mahal," sebut Petrucci seperti dilansir MotoGP.com. 

Petrucci mengaku termotivasi untuk tampil baik lantaran membalap di negaranya, Italia. "Saya sangat termotivasi memberikan yang terbaik di Mugello, karena merupakan rumah saya. Sebenarnya setelah melewati Rossi, saya terpacu melewati Andrea Dovizioso, tapi saya tak mampu dan tetap mencoba bertahan di posisi kedua," sebut Petrucci. 

Hanya saja, pada sisa empat putaran, Petrucci kehilangan posisi kedua lantaran dilewati Vinales. Setelah itu, Petrucci berusaha terus mempertahankan posisinya di urutan ketiga sampai akhir balapan. (jawapos)