Sport News

SPIELBERG, RadarPena.com - Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengakui mulai lamban. Hal ini melihat peformanya saat balapan di MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (13/8) malam WIB. Rossi hanya finish di posisi tujuh.

Pemilik gelar 9 kali juara dunia (tujuh di kelas utama, satu 250 cc dan satu 125 cc) itu kini berada di peringkat keempat klasemen sementara MotoGP. Rossi mengoleksi 141 poin, selisih 33 angka dari pimpinan klasemen, Marc Marquez.

"Untuk menjadi juara akan sangat sulit. Tidak perlu berbasa-basi, saya lamban," kata pembalap berusia 38 tahun ini, seperti dikutip dari Crash.

Rossi menilai dia tidak mampu mengelola ban belakang dengan baik. Bukan dia saja, namun hampir seluruh pembalap Yamaha. Sementara pesaingnya di Ducati dan Honda sudah punya cara mengelola ban belakang agar tetap enak dipakai hingga finis.

"Kami harus bekerja lebih keras karena Honda dan Ducati menemukan sesuatu yang membuat mereka bisa cepat, tanpa menghabiskan ban belakang terlalu banyak," kata Rossi.

Pengelolaan ban bukan urusan pembalap saat di lintasan saja. Seperti Rossi, dia mengatakan ketidakmampuan Yamaha M1 (motornya), termasuk menahan berat tubuh si pembalap, membuat ban cepat habis.

"Itu menjadi balapan yang sulit. Buat saya dan Maverick (Vinales), kami berharap bisa melaju lebih cepat, menjadi lebih kuat. Namun di sini (Austria) kami terlalu banyak bekerja untuk tidak menghancurkan ban, terutama bagian belakang. Namun bagaimanapun, saya lamban," kilah Rossi. (jpnn)

SPIELBERG, RadarPena.com - Duet Ducati, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo akan start dari posisi dua dan tiga MotoGP Austria, di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (13/8) malam. 

Hasil tersebut didapatkan setelah tim Ducati bekerja apik sepanjang Jumat dan Sabtu. Bahkan tak sedikit yang geleng-geleng kepala melihat taktik Ducati, terutama Dovizioso, saat kualifikasi kemarin. Dengan cuaca yang tak menentu, Dovi memutuskan untuk memakai ban medium di saat banyak rider lain memakai soft.

"Saya sangat senang, sangat sulit untuk mengambil keputusan ban di babak kualifikasi. Tidak ada yang pergi dengan medium, namun Anda tahu kondisinya aneh hari ini," kata Dovi di laman Crash.

Menurut Dovi, dengan performa motornya saat ini, termasuk fairing downforce Ducati yang baru, dia yakin tak ada yang perlu dikhawatirkan dalam race MotoGP Austria nanti. "Saya tidak khawatir dengan kecepatan, karena kami cukup kompetitif untuk bertarung di depan," tuturnya.

Namun Dovi mengaku ada yang masih membuat dia penasaran. Selama latihan dan kualifikasi, dia tidak sempat mengikuti atau berada di belakang rider yang mencatatkan waktu tercepat; Marc Marquez.

"Ya, sayangnya saya tidak pernah mengikuti pembalap yang sangat cepat selama akhir pekan, jadi saya tidak tahu akselerasi atau pengeremannya, namun saya akan mengerti saat balapan nanti," katanya. (jpnn)

 

SPIELBERG, RadarPena.com - Start dari posisi terdepan, pebalap Repsol Honda Marc Marquez yakin bisa menjuarai MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (13/8) malam WIB.

"Tahun lalu saya kesulitan naik podium. Namun, sekarang saya merasa jauh lebih baik. Itu penting, saya punya alasan yang kuat untuk menang," kata Marquez di laman MotoGP.

Juara tiga kali MotoGP (2013, 2014, 2016) ini mengatakan telah mendapatkan irama yang baik di Red Bull Ring. Wajar saja. Dari empat free practice, pembalap yang dijuluki Bayi Alien itu menguasai dua sesi; FP3 dan FP4. Puncaknya dia paling cepat saat kualifikasi.

"Saya merasa jauh lebih baik di sirkuit ini. Kami sempat ragu soal pemilihan ban depan. Namun tim sudah punya solusi. Saya nyaman, dan itu sangat penting," katanya.

Setelah menjadi juara di MotoGP Jerman sebelum liburan, kemudian menang di MotoGP Ceko setelah jeda, Marquez membidik menang di seri ke-11 ini; kemenangan keempat musim 2017.

"Ya, kemenangan di Brno (Ceko) memberi perasaan yang bagus buat saya. Mental saya lebih kuat. Kami tahu ada pekerjaan yang harus diselesaikan dengan baik di balapan," pungkas pria 24 tahun itu. (jpnn)

Starting grid MotoGP Austria 2017:

1. Marc Marquez

2. Andrea Dovizioso

3. Jorge Lorenzo

4. Maverick Vinales

5. Danilo Petrucci

6. Johann Zarco

7. Valentino Rossi

8. Dani Pedrosa

9. Cal Crutchlow

10. Andrea Iannone

11. Karel Abraham

12. Loris Baz

13. Jonas Folger

14. Hector Barbera

15. Scott Redding

16. Pol Espargaro

17. Alvaro Bautista

18. Mika Kallio

19. Jack Miller

20. Aleix Espargaro

21. Alex Rins

22. Bradley Smith

23. Sam Lowes

24. Tito Rabat

SPIELBERG, RadarPena.com - Marc Marquez menjadi rider tercepat di free practice (FP) 3 MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Sabtu (12/8). Marquez mencatat waktu 1 menit 23,459 detik, lebih cepat 0,423 detik ketimbang rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco.

Sebelumnya, Marquez dan pembalap Honda lainnya kurang maksimal di sesi latihan Jumat (FP1 dan FP2) kemarin. Dalam dua sesi tersebut, pembalap dengan tunggangan Ducati seperti Hector Barbera dan Andrea Dovizioso menguasai jalannya latihan.

Dovizioso sendiri dalam sesi ini melorot ke posisi ke-16. Sedangkan duo Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales berada di tempat kelima dan keenam. Sesi latihan keempat akan digelar Sabtu malam nanti, disusul kualifikasi. (jpnn)

SPIELBERG, RadarPena.com - Latihan bebas atau Free practice pertama (FP1) MotoGP Austria digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Jumat (11/8). Hasilnya, Pebalap Reale Avintia Racing, Hector Barbera menjadi yang tercepat; satu menit 24,631 detik. 

Dalam practice berdurasi 45 menit, Barbera tiba-tiba muncul sebagai yang tercepat. Sebelumnya, Scott Redding menempatkan diri di tempat teratas dalam sepuluh menit pertama latihan. Rider Octo Pramac Racing itu menorehkan waktu satu menit 26,126 detik. Catatan waktu Maverick Vinales membayangi, hanya berjarak 0,269 detik dari Redding.

Marc Marquez kemudian mulai panas memasuki 20 menit FP1. Pembalap Repsol Honda itu membukukan waktu satu menit 24,953 detik. Di bawahnya, juga Repsol Honda punya; Dani Pedrosa yang hanya berjarak 0,529 detik dari Marquez.

Saat FP 1 menyisakan waktu 15 menit lagi, rider Ducati Andrea Dovizioso unjuk gigi. Dovi menorehkan waktu satu menit 24,719, mematahkan waktu terbaik Marquez dengan gap 0,162 detik. Dovi menguasai hingga di ujung latihan.

Namun, itu tadi! Barbera mengalahkan catatan waktu Dovi di saat FP1 menyisakan waktu sekitar satu menit. Dovi harus puas di tempat kedua. Dani Pedrosa ketiga.

FP2 bakal dilanjutkan mulai pukul 19.00 WIB nanti. Diketahui, akumulasi dari FP1, FP2 dan FP3 sangat penting buat rider menentukan tempat di kualifikasi. Sementara FP4 lebih berguna untuk mencari setting-an motor yang paling oke buat race.

Sepuluh terbaik akan melakoni kualifikasi 2 (utama), yang artinya posisinya di garis start dalam balapan sudah pasti di sepuluh terdepan (empat grid).

Pembalap lainnya harus bertarung lebih dahulu di sesi kualifikasi 1, untuk mencari dua terbaik yang lolos ke kualifikasi 1. Selain dua rider tersebut, pembalap lain harus berbagi tempat di grid belakang saat start, sesuai hasil kualifikasi tambahan. (jpnn)

Hasil FP1 MotoGP Austria 2017:

1 Hector BARBERA 01'24.631 8 SPA Reale Avintia Racing Ducati

2 Andrea DOVIZIOSO 01'24.719 +0.088 / 0.088 4 ITA Ducati Team Ducati

3 Dani PEDROSA 01'24.744 +0.113 / 0.025 26 SPA Repsol Honda Team Honda

4 Maverick VIÑALES 01'24.752 +0.121 / 0.008 25 SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha

5 Marc MARQUEZ 01'24.881 +0.250 / 0.129 93 SPA Repsol Honda Team Honda

6 Johann ZARCO 01'24.895 +0.264 / 0.014 5 FRA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha

7 Danilo PETRUCCI 01'24.972 +0.341 / 0.077 9 ITA Octo Pramac Racing Ducati

8 Scott REDDING 01'25.08 +0.377 / 0.036 45 GBR Octo Pramac Racing Ducati

9 Jorge LORENZO 01'25.38 +0.407 / 0.030 99 SPA Ducati Team Ducati

10 Cal CRUTCHLOW 01'25.229 +0.598 / 0.191 35 GBR LCR Honda Honda

11 Pol ESPARGARO 01'25.244 +0.613 / 0.015 44 SPA Red Bull KTM Factory Racing KTM

12 Valentino ROSSI 01'25.251 +0.620 / 0.007 46 ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha

13 Jonas FOLGER 01'25.282 +0.651 / 0.031 94 GER Monster Yamaha Tech 3 Yamaha

14 Andrea IANNONE 01'25.608 +0.977 / 0.326 29 ITA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki

15 Aleix ESPARGARO 01'25.697 +1.066 / 0.089 41 SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia

16 Loris BAZ 01'25.709 +1.078 / 0.012 76 FRA Reale Avintia Racing Ducati

17 Mika KALLIO 01'25.712 +1.081 / 0.003 36 FIN Red Bull KTM Factory Racing KTM

18 Tito RABAT 01'25.724 +1.093 / 0.012 53 SPA EG 0,0 Marc VDS Honda

19 Sam LOWES 01'25.74 +1.109 / 0.016 22 GBR Aprilia Racing Team Gresini Aprilia

20 Jack MILLER 01'25.753 +1.122 / 0.013 43 AUS EG 0,0 Marc VDS Honda

21 Bradley SMITH 01'25.785 +1.154 / 0.032 38 GBR Red Bull KTM Factory Racing KTM

22 Alvaro BAUTISTA 01'25.903 +1.272 / 0.118 19 SPA Pull&Bear Aspar Team Ducati

23 Alex RINS 01'26.14 +1.383 / 0.111 42 SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki

24 Karel ABRAHAM 01'26.239 +1.608 / 0.225 17 CZE Pull&Bear Aspar Team Ducati

SPIELBERG, RadarPena.com - Valentino Rossi dimintai komentarnya terkait aksi favoritnya saat menyalip rival di tikungan terakhir. Pertanyaan itu muncul saat acara konferensi pers pra-event MotoGP Austria di Spielberg, Kamis (10/8) waktu setempat.

Dalam sesi tersebut, datang pertanyaan untuk Rossi. Apakah menyalip Jorge Lorenzo di tikungan terakhir MotoGP Catalunya 2009 adalah aksi favoritnya?

Di Catalunya 2009, Rossi menang dramatis dengan menyalip Lorenzo di tikungan terakhir lap terakhir. Banyak yang berpikir saat itu, Lorenzo sudah tak terkejar lagi. Rossi secara berani melakukan manuver di tikungan terakhir dan merebut kemenangan yang sudah di depan mata rivalnya.

"Saya pikir itu mungkin yang terbaik, terutama karena itu adalah tikungan terakhir," jawab Rossi, seperti dikutip dari Crash.

"Saya tidak ingat yang lain. Di tikungan terakhir dengan MotoGP. Pertarungan dengan (Casey) Stoner di Laguna Seca 2008 mungkin hampir ada di level yang sama. Namun menyalip Jorge (Lorenzo) lebih seru karena...." ujar Rossi terpotong.

Jawaban Rossi tiba-tiba terhenti oleh peringatan dari Marc Marquez yang duduk di sebelahnya. Marquez menyenggol lengan Rossi lalu menunjuk Sete Gibernau, mantan rider kelas utama (2002-2006, 2009) yang kini bekerja dengan Dani Pedrosa. Kebetulan Gibernau hadir di antara penonton.

"Oh Sete! Sudut terakhir," kata Rossi. Seisi ruangan pun meledak dalam tawa mendengar jawaban Rossi.

Ya, rivalitas Rossi versus Gibernau menjadi salah satu tontonan paling mendebarkan di MotoGP sejak musim 2003. Di satu seri, MotoGP Spanyol 2005 di Sirkuit Jerez. Insiden kontroversial terjadi di tikungan terakhir lap pamungkas.

The Doctor masuk tikungan bersama Gibernau, Rossi menyalip di tikungan, dari dalam. Terjadi senggolan. Gibernau melenceng keluar hingga di gravel. Rossi mulus memacu motornya ke garis finis. Gibernau kedua. Race direction MotoGP tak menganggap aksi Rossi sebagai pelanggaran.

"Saya ingat. Setelah itu kami punya sedikit masalah. Ya, Sete. Benar itu juga pertempuran di tikungan terakhir yang seru. Namun dengan Jorge juga sungguh hebat," tandas Rossi.

Hari ini, rangkaian MotoGP Austria akan dimulai dengan free practice 1 pada pukul 14.55 WIB. Kemudian FP 2 pada 19.05 WIB.

Sabtu (12/8) besok dilanjutkan dengan FP3, FP 4 dan sesi kualifikasi. Balapan bakal digeber Minggu (13/8) mulai pukul 19.00 WIB. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael direncanakan bertahan di balapan Formula 2 hingga musim 2018 meski saat ini sudah menjadi pebalap penguji bagi tim Formula 1 Toro Rosso. "Saya akan terus memantau perkembangan Sean. Maksimal dia akan bertahan di Formula 2 ini hingga tahun depan. Setelah itu saya akan melakukan evaluasi untuk memutuskan tahap selanjutnya," kata ayah Sean, Ricardo Gelael di Jakarta, Kamis (10/8). Sean Gelael saat ini memasuki tahun kedua bersaing di balapan satu level di bawah Formula 1 itu. Jika di tahun perdananya bergabung dengan tim Pertamina Campos, untuk tahun ini memperkuat tim Pertamina Arden bersama Norman Nato.

Prestasi Sean bersama Pertamina Arden hingga saat ini mulai ada peningkatan setelah mampu meraih poin. Namun beberapa kendala sering dihadapi baik dari teknis kendaraan maupun non teknis. Seperti yang terjadi di balapan di Hongaroring, Hungaria. Saat di Hongaroring, Sean Gelael sebenarnya mampu finis di urutan kesembilan dengan raihan dua poin. Hanya saja poin tersebut dianulir setelah kena penalti 10 detik dari dampak miss komunikasi dengan tim prinsipal Arden terkait penggunaan DRS.

Peluang untuk mendulang poin untuk musim ini memang masih terbuka bagi Sean karena menyisakan empat seri lagi. Untuk itu Ricardo Gelael selaku pemilik Jagonya Ayam KFC Indonesia meminta kepada anaknya untuk berusaha maksimal demi meningkatkan performanya. "Kalau sudah tidak ada progres ya saya stop aja. Kecuali progresnya terus meningkat. Formula 1 memang sudah tidak jauh lagi. Bukan karena saya punya uang, tapi dia masuk karena kemampuan," jelasnya.

Meski dipastikan bertahan di Formula 2 untuk musim depan, Ricardo belum memastikan tim mana yang akan diperkuat Sean Galael. Ada beberapa tim papan atas yang dincar yang di antaranya adalah Prema Racing, DAMS dan ART Racing. Sementara itu Sean Gelael mengaku akan tetap berusaha meraih hasil terbaik. Ia tidak ingin berada di bawah bayang-bayang orang tuannya karena banyak asumsi jika dirinya tampil di Formula tidak lepas dari tingkat perekonomian yang dimiliki orang tuanya. "Saya adalah saya. Jangan dihubung-hubungkan dengan Jagonya Ayam atau yang lain. Saya akan terus berusaha. Kalau saya tidak niat, sudah tiga tahun lalu saya mundur dari balapan ini," pungkasnya.(rmol)

BRNO, RadarPena.com - Valentino Rossi gagal meraih podium di MotoGP Ceko yang digelar di Automotodrom Brno, Minggu (6/8) malam WIB. Dia harus puas di posisi empat. Rossi menyebut dirinya keledai karena salah strategi.

Start dari posisi kedua, Rossi tak bisa memacu sepeda motornya seperti biasa. Faktor cuaca dan sedikit kesalahan strategi membuat Rossi baru menggenjot Kuda Besi-nya di putaran-putaran akhir. "Selalu sulit dalam skenario flag-to-flag. Saya masih beruntung bisa mendapatkan poin sebanyak ini," ujar Rossi di laman Crash.

Flag-to-flag adalah sebuah regulasi di mana pembalap mengganti motor karena faktor cuaca. Peraturan ini dibuat untuk menggantikan regulasi start ulang.

Rossi mengaku, untuk urusan balapan flag-to-flag, dia masih belum khatam. Di Brno, Rossi memulai balapan dengan ban basah menyusul status balapan 'lembap'.

Namun baru di lap awal, jalur mengering dengan cepat. Banyak rider yang mulai masuk pit mengganti motornya memakai ban slick. Marc Marquez masuk pertama di lap kedua. Dani Pedrosa di lap keempat. Bahkan rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales juga masuk di lap keempat.

The Doctor dan timnya baru tersadar dan masuk pit pada akhir lap kelima. Ya, bukan hanya Rossi yang salah menilai kondisi. Timnya juga terlambat memberi sinyal agar Rossi masuk pit.

Rossi keluar dari pit berada di urutan ke-14. Namun setelah enak di atas motor, Rossi mengamuk dan berjuang memperebutkan posisi ketiga (tempat terakhir yang masih layak diraih setelah Marquez dan Pedrosa sudah terlalu jauh).

Pada akhirnya Rossi finis di tempat keempat, setelah sedikit melakukan aksi nakal menyalip Cal Crutchlow jelang garis finis.

"Saya sangat senang karena biasanya cuma saya yang bodoh," canda Rossi menyindir timnya. "Sekarang ada empat atau lima orang yang harus berbagi nama 'keledai' dengan saya. Kami hanya sedikit sial," tutur Rossi. (jpnn)

 

BRNO, RadarPena.com - Marc Marquez juara di MotoGP Ceko di Automotodrom, Brno, Minggu (6/8) malam WIB. Ternyata, kemenangannya tak terlepas dari perjudiannya mengganti motor dengan ban slick (licin) di lap awal. 

Race di Brno dimulai dengan kondisi lembap. Si Bayi Alien yang menempati pole position memilih ban belakang soft. Marquez menjadi pembalap di barisan depan yang memakai ban itu, yang lain memilih medium.

"Ini adalah hari Minggu yang sulit. Sebelum start, semua (di pit) diam dan ragu. Tiba-tiba saya bilang 'pasang ban soft di belakang'. Saya punya rencana memaksimalkan motor di empat atau lima putaran pertama lalu ganti motor saat mulai kering. Ternyata keputusan saya itu salah," kata Marquez di laman Crash.

Lepas start, Marquez kehilangan posisi pole-nya. Ban belakangnya bikin masalah, terlalu banyak berputar. Namun Marquez tak kehilangan akal.

Saat dia sadar telah salah pilih ban dan terus melorot saat baru dua lap, dia tak berpikir dua kali lagi untuk masuk pit, bahkan tanpa disadari pembalap lainnya.

"Saya masuk (pit) sedikit lebih awal, tapi saya tahu itu satu-satunya kesempatan yang saya miliki. Saya mengganti motor dengan ban slick (licin)," ujarnya.

Marquez keluar dari pit dengan lebih percaya diri, meski posisinya masih jauh tertinggal di belakang. Banyak pembalap yang belum mengganti motor. "Saya terus memanaskan ban dengan baik, saya belum peduli dengan lap. Namun kemudian saya melihat tim memberi tahu 'P1 (posisi 1) +18 atau +20'. Lalu sinar matahari datang dan semuanya jelas. Saya membaik dan mulus sampai finis," kata Marquez.

Keberanian dan kecerdasan Marquez berbuah finis pertama, sekaligus menambah jarak dengan Maverick Vinales di klasemen sementara.

"Ini balapan yang sulit, spesial. Apalagi karena semua pembalap memiliki motivasi ekstra setelah kehilangan sang legenda (Angel Nieto). Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk dia," pungkas Marquez. (jpnn)

BRNO, RadarPena.com - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez yakin bakal juarai MotoGP Ceko di Automotodrom Brno, Minggu (6/8) malam, WIB. Terlebih Marquez start dari posisi terdepan. Dia unggul 0,092 detik dari Valentino Rossi yang harus puas di tempat kedua.
Selama dua hari rangkaian latihan bebas dan kualifikasi, Marquez membuktikan bisa stabil. Entah itu di atas lintasan basah atau kering, Marquez tampak menggigit.
"Ya, ini adalah cara terbaik yang bisa saya lakukan. Setelah liburan musim panas, memulai paro kedua dengan keyakinan. Akhir pekan ini, saya merasa baik dengan motor, entah itu saat (lintasan) basah atau kering," ujar Marquez di laman Crash.
Rider Repsol Honda ini juga senang dengan pole position yang dia raih. "Itu penting, karena tim terus mencoba beberapa hal saat saya sempat merasa tidak nyaman. Sepertinya kami membaik," ujarnya.
Soal target di MotoGP Ceko, Marquez belum berani bicara soal juara.
"Target pertama tentu saja naik podium (minimal tiga besar). Namun yang terpenting saya merasa nyaman, mau kering atau basah. Kami siap dalam dua kondisi itu. Jadi kenapa tidak untuk memperjuangkan kemenangan," pungkas Marquez. (jpnn)

Starting Grid MotoGP Ceko 2017:
1. Marc Marquez
2. Valentino Rossi
3. Dani Pedrosa
4. Andrea Dovizioso
5. Cal Crutchlow
6. Jorge Lorenzo
7. Maverick Vinales
8. Danilo Petrucci
9. Alvaro Bautista
10. Johann Zarco
11. Aleix Espargaro
12. Loris Baz
13. Alex Rins
14. Jonas Folger
15. Jack Miller
16. Hector Barbera
17. Karel Abraham
18. Pol Espargaro
19. Bradley Smith
20. Andrea Iannone
21. Tito Rabat
22. Sam Lowes
23. Scott Redding

JAKARTA, RadarPena.com - Pebalap tim Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) balap MotoGP seri ke-10 di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Sabtu (5/8). Marquez mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,370 detik saat menaklukkan Sirkuit Brno dengan suhu udara 25 derajat Celcius dengan kelembaban udara 46 persen. 

Pada latihan bebas ketiga ini, Marquez memperbaiki penampilannya setelah berada di posisi kedua dan ke-10 pada latihan bebas pertama dan kedua. Marquez mengungguli rekan satu timnya, Dani Pedrosa, yang menjadi pebalap tercepat kedua dengan selisih waktu 0,171 detik. Adapun Valentino Rossi berada di posisi ketiga dan Vinales di posisi keempat.

Sesi kualifikasi untuk balap MotoGP Brno akan digelar pada Sabtu malam dan balapan seri ke-10 akan dimulai pada Minggu. Saat ini Marc Marquez berada di pucuk tabel klasemen MotoGP dengan perolehan 129 poin, unggul lima angka dari Maveric Vinales di posisi kedua dan enam poin dari pebalap Ducati, Andrea Dovisiozo, di peringkat tiga.(jpnn)

 

BRNO, RadarPena.com - Johann Zarco tampil gemilang pada sesi free practice 1 MotoGP Ceko di Automotodrom Brno, Jumat (4/8) sore WIB. Pebalap Yamaha Tech 3 menjadi yang tercepat dengan mencatat waktu dua menit 05,201 detik. 

Catatan tersebut lebih cepat 0,039 detik dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Jagoan Ducati yang tak begitu impresif di paro pertama musim, Jorge Lorenzo berada di urutan ketiga dengan membukukan waktu dua menit 05,321 detik.

Sesi pertama latihan bebas ini diwarnai lintasan basah. Namun, tak menghalangi sejumlah rider papan atas lainnya untuk memanaskan penampilan, setelah libur hampir sebulan

Duo rider Movistar Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi juga tampil lumayan. Vinales menyelesaikan FP1 di tempat keenam, sementara Rossi malah lebih baik satu posisi.

Latihan bebas kedua akan berlangsung mulai pukul 19.05 WIB nanti. (jpnn)

 

Hasil FP1 MotoGP Ceko 2017

 

1. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 2m 05.201s [Lap 19/20] 296km/h (Top Speed)

2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 05.240s +0.039s [15/15] 293km/h

3. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 2m 05.321s +0.120s [13/15] 296km/h

4. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 05.446s +0.245s [16/16] 287km/h

5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 2m 05.712s +0.511s [16/18] 293km/h

6. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 2m 05.845s +0.644s [18/18] 296km/h

7. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 2m 05.886s +0.685s [16/16] 295km/h

8. Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 2m 05.896s +0.695s [10/17] 298km/h

9. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 05.922s +0.721s [10/11] 292km/h

10. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 2m 05.984s +0.783s [15/15] 293km/h

11. Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 2m 06.126s +0.925s [15/20] 288km/h

12. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2m 06.147s +0.946s [13/17] 292km/h

13. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 2m 06.261s +1.060s [14/14] 299km/h

14. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 2m 06.429s +1.228s [13/14] 295km/h

15. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 2m 06.461s +1.260s [16/16] 294km/h

16. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 06.507s +1.306s [6/16] 296km/h

17. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 2m 06.622s +1.421s [15/15] 292km/h

18. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 2m 06.691s +1.490s [16/17] 297km/h

19. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 07.013s +1.812s [20/21] 293km/h

20. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 2m 07.078s +1.877s [15/15] 290km/h

21. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 07.157s +1.956s [12/15] 292km/h

22. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 2m 07.613s +2.412s [17/17] 283km/h

23. Alex Rins ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2m 07.801s +2.600s [15/17] 295km/h

JAKARTA, RadarPena.com - Porsche mengumumkan akan bergabung dengan kejuaraan mobil listrik Formula E mulai tahun 2019, yang menandai akhir keterlibatan mereka di kelas LMP1 FIA World Endurance Championship (WEC) di penghujung tahun ini. Perusahaan tersebut mengatakan sedang menata kembali keterlibatannya dalam dunia motor sport yang ditetapkan dalam rencana "Porsche Strategy 2025". Porsche mengembangkan kombinasi kendaraan GT murni dan mobil sport tenaga listrik.

Meskipun Porsche menarik diri dari kelas LMP1 FIA WEC, mereka akan terus terlibat dalam balap GT internasional itu dengan 911 RSR -- termasuk WEC, American IMSA WeatherTech SportsCar Championship dan lainnya. "Memasuki Formula E dan meraih kesuksesan dalam kategori ini adalah hasil logis dari Mission E. Perkembangan teknologi membuat Formula E menarik bagi kami," kata Michael Steiner, anggota dewan eksekutif untuk penelitian dan pengembangan di Porsche AG.

"Porsche bekerja dengan konsep alternatif dan inovatif. Bagi kami, Formula E adalah lingkungan persaingan tertinggi untuk mendorong pengembangan kendaraan berkinerja tinggi di berbagai bidang seperti keramahan, efisiensi dan keberlanjutan lingkungan," imbuhnya.

Pengumuman Porsche muncul beberapa hari setelah pabrikan asal Jerman Mercedes-Benz mengumumkan akan meninggalkan seri tur mobil DTM -- sebuah kejuaraan telah dilibatkan dalam beberapa dekade -- untuk ikut kejuaraan Formula E mulai 2019. Produsen-produsen yang sudah terlibat atau berkomitmen terlibat seri balap mobil listrik termasuk Jaguar, BMW dan Audi.

BRNO, RadarPena.com - Valentino Rossi terpukul mendengar kabar meninggalnya legenda balap motor dunia, Angel Nieto (70). 

Wajar Rossi berduka. Sebab bagi Rossi, Nieto adalah sosok istimewa dan sangat karismatik. "Saya punya hubungan spesial dengan Angel dan juga Pablo (anak Angel). Ini adalah situasi yang buruk buat dunia balap motor. Angel istimewa bukan karena dia 13 kali juara dunia, namun karena dia memang pria istimewa," kata Rossi seperti dilansir Crash.

Rossi pantas merasa kehilangan. Rider Movistar Yamaha ini mengaku punya satu dari banyak kenangan dengan Angel Nieto.

"Saya ingat suatu malam kami pergi bersama untuk makan malam, mungkin beberapa tahun yang lalu. Setelah itu kami berpesta. Pada pukul lima saya merasa hancur dan ingin tidur. Namun, Angel berkata kepada saya 'Tidak, tetap bersamaku, jangan tidur, ayo pergi ke tempat lain'," kenang Rossi.

"Kemudian saya bilang 'f*** usia 65 tahun tapi masih kuat'. Ya, jadi saya pikir ini yang terbaik dari Angel," pungkas Rossi. (jpnn)

 

BRNO, RadarPena.com - Dunia balap motor berduka. Salah seorang legendanya, Angel Nieto meninggal dunia di Ibiza, Spanyol, Kamis (3/8) waktu setempat.

Pemilik nama lengkap Angel Nieto Roldan ini tutup usia setelah dirawat di rumah sakit di Ibiza selama tujuh hari. Pria kelahiran Zamora (Spanyol) 70 tahun yang lalu ini dibawa ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai quad bike 26 Juli lalu.

"Dia adalah legenda dan tokoh kunci dalam membangun balap motor di Spanyol sehingga menjadi kekuatan dunia," bunyi pernyataan resmi pihak MotoGP.

Nieto adalah juara dunia 13 kali. Enam kali di kelas 50 cc (1969, 1970, 1972, 1975, 1976, 1977) dan tujuh kali di 125 cc (1971, 1972, 1979, 1981, 1982, 1983, 1984). Namun dia tak mau disebut juara 13 kali, karena takhayul dia lebih suka dengan 12+1.

"Komunitas MotoGP menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga dan teman Nieto. Selamat jalan legenda dan pembalap raksasa sepeda motor yang sejati, yang akan selalu dirindukan," tulis pernyataan duka pihak MotoGP. (jpnn)

BRNO, RadarPena.com - Valentino Rossi mengincar tropi ke-6 MotoGP Ceko di Brno, Minggu (3/8) malam nanti. Setelah libur setengah musim, ajang kebut-kebutan MotoGP memasuki seri ke-10 di Brno. 

"Saya sudah memaksimalkan istirahat, melewati banyak waktu dengan teman-teman. Kemudian saya kembali berlatih, mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk membalap. Saya merasa baik sekarang," kata Rossi di laman Crash.

Selama libur, Rossi juga mengaku terus berhubungan dengan timnya untuk mencari yang terbaik buat dia dan motornya.

Di Brno, Rossi punya catatan menjadi yang paling cepat di balapan kelas utama pada tahun 2001, 2003, 2005, 2008 dan 2009. Jika juara nanti Rossi akan meraih tropi ke-6 di Brno.

"Kejuaraan musim ini masih terbuka, peluang masih ada. Kami harus kerja keras untuk naik podium (minimal peringkat tiga) nanti," pungkas Rossi.

Rangkaian MotoGP Ceko akan dimulai Jumat (4/8) besok dengan sesi latihan bebas pertama. (jpnn)

HELSINKI, RadarPena.com - Finlandia kembali menghelat balapan MotoGP di sirkuit Kymiring pada tahun kalender 2019.  Negara ini terakhir kali menjadi tuan rumah balapan pada 1982. "Tata letak sirkuit ini sangat bagus, ini cepat dan aman, dan kami sangat gembira untuk mengumumkan hal ini," kata Carmelo Ezpelata, ketua eksekutif pemegang hak komersial Dorna Sports, Kamis (3/8).

Sirkuit yang sedang dibangun ini berada dekat kota Kouvala, di selatan Finlandia. Dorna tahun lalu berharap bahwa sirkuit ini akan siap untuk 2018. Finlandia menjadi tuan rumah grand prix sepeda motor di Tampere dan Imatra antara 1962 sampai 1982. Mendian Jarno Saarinen, yang meninggal dunia di Monza di Italia pada 1973, merupakan satu-satunya pebalap Finlandia yang pernah memenangi kejuaraan dunia grand prix sepeda motor, di kelas 250 cc pada 1972.(rmol)

BRNO, RadarPena.com - Rider LCR Honda, Cal Crutchlow ingin mengulangi memori indah musim lalu di MotoGP Ceko yang digeber di Brno.

Tahun lalu, pembalap asal Inggris itu naik di podium tertingi. Kini, dia ingin kembali melakukannya. MotoGP Ceko musim ini digelar pada Minggu (6/8). Sesi latihan bebas (FP) akan dimulai pada Jumat (4/8).

Pada balapan musim lalu di Sirkuit Brno, Crutchlow berhasil finis terdepan dan mampu mengasapi Valentino Rossi serta Marc Marquez. Kala itu, pole position dipegang oleh Marquez.

Bagi Crutchlow, kemenangan di Brno pada 21 Agustus 2016 merupakan untuk ke-2 kalinya naik podium pertama di MotoGP. Dia berharap bisa mengulangi memori indah tersebut.

"Brno spesial bagi saya. Musim lalu, saya juara di sana dan saya ingin mengulanginya. Saya tak peduli bakal meraih pole position atau tidak, terpenting saya akan memacu motor lebih cepat dari yang lain," sebut Crutchlow seperti dilansir MotoGP.com.

Performa Crutchlow pada musim ini tak terlalu buruk. Dia sekali naik podium di MotoGP Argentina dengan finis di posisi ketiga. Dia telah mengoleksi 64 angka dan berada di posisi 10 klasemen sementara pembalap. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Pebalap Indonesia Sean Gelael kembali dipercaya mencoba kendaraan Formula 1 (F1) milik tim Toro Rosso setelah pebalap berusia 21 tahun itu ditetapkan sebagai pebalap penguji oleh tim yang bermarkas di Faenza Italia itu. Sean Gelael akan mendapatkan kesempatan kedua mencoba kendaraan STR 12 itu di Sirkuit Hongaroring, Budapest, Hungaria, Selasa (1/8), seperti yang disampaikan manajemen tim Jagonya Ayam KFC Indonesia yang diterima di Jakarta, Senin (31/7).

Sebelumnya, Sean telah menjajal kendaraan Formula 1 milik Toro Rosso di Sirkuit Sakhir Bahrain, April lalu. Saat itu Sean Gelael mengendari mobil yang selama ini dikemudikan oleh Daniil Kvyat. Hasilnya sangat diapresiasi oleh manajemen Toro Rosso. "Tentu saya sangat exciting untuk tes kedua ini. Sebelumnya saya sudah merasakan atmosfer tim di Bahrain. Sebagai pebalap penguji, tentu mereka akan meminta banyak masukan dari saya khususnya terkait pengembangan mobil yang mereka lakukan," jelas Sean. 

Selain Sean Gelael yang saat ini turun penuh di Formula 2 bersama tim Pertamina Arden, pebalap Formula 2 yang juga mendapatkan kesempatan sebagai pebalap penguji lainnya adalah Charles Leclerc (Prema Racing) yang bergabung dengan tim Ferrari.

Pebalap lainnya adalah Nincolas Latifi (DAMS) bersama Renault, Luca Ghiotto (Russian Time) bersama Williams, Gustav Malja (Racing Engineering) dan Nobuharu Matsushita (ART Grand Prix) bersama Sauber, serta Santino Ferrucci (Trident) untuk tim Haas.

"Ini menarik dan sangat menambah pengalaman buat saya di masa break summer. Setelah tes ini, saya akan kembali fokus ke balapan Formula 2," kata pebalap anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael. Selama turun di Formula 2 musim ini, Sean Gelael terbilang belum maksimal karena hingga seri ketujuh baru mengumpulkan tiga poin. Sebenarnya pada balapan feature di Sirkuit Hongaroring akhir pekan lalu, ia mampu meraih dua poin. Namun, poin yang diraih dianulir karena terkena regulasi penggunaan DRS.(rmol)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Pembalap andalan Ferrari, Sebastian Vettel, tampil tercepat di sesi latihan bebas ketiga (FP3) GP Hungaria, Sabtu (29/7). Dia mencatat waktu 1 menit 17,017 detik.

Bisa dibilang, Vettel terus menggeliat. Maklum saja, di FP2 dia mampu tercepat kedua di bawah Daniel Ricciardo (Red Bull). FP3 juga menjadi berkuasanya Ferrari. Itu setelah rekan Vettel, Kimi Raikkonen, berhasil tampil tercepat kedua dengan catatan waktu 1 menit 17,492 detik. Tentunya Ferrari berharap dua pembalapnya mampu mempertahankan posisi 1-2 dalam kualifikasi nanti.

Bagaimana dengan Ricciardo? Tampil apik di FP1 dan FP2 lantaran mampu tercepat, pembalap asal Australia itu melempem di FP3. Ricciardo hanya mampu berada di posisi ke-8. Tentunya itu hasil yang cukup mengecewakan.

Sementara itu, dua pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton berada di posisi ketiga dan keempat. Sedangkan tercepat kelima menjadi milik rekan Ricciardo, Max Verstappen.(jawapos)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Pebalap Indonesia yang berkecimpung di dunia Formula 2, Sean Gelael bertekad untuk kembali meraih poin pada balapan di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Hungaria, 28-30 Juli setelah pada dua seri sebelumnya mampu meraih poin secara beruntun. Pebalap tim Pertamina Arden dengan nomor start 21 ini sukses meraih poin perdana di balapan feature di Sirkuit Red Bull Ring Austria setelah mampu finis diurutan 10 dan berhak mendapatkan satu poin. Berikutnya di Sirkuit Silverstone Inggris dengan raihan dua poin.

Dengan momen ini, pebalap yang didukung penuh oleh Jagonya Ayam KFC Indonesia ini didorong untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya meski pada musim ini dinilai sebagai balapan yang tidak mudah. "Musim ini memang bukan musim yang mudah buat Sean. Dia datang di tim yang baru dan berupaya beradaptasi dengan cepat. Namun demikian, kami tetap melihat progres membalapnya. Dia lebih berani mengambil peluang, seperti pada balapan di Austria. Cuma memang Sean harus lebih bekerja keras meminimalisir kesalahan. Dia harus lebih fokus," kata pemilik tim Jagonya Ayam KFC Indonesia, Ricardo Gelael dalam keterangannya.

Semangat tinggi ternyata tidak hanya dicanangkan Sean Gelael. Rekan satu timnya yaitu Norman Nato juga tidak mau ketinggalan. Pebalap asal Prancis bertekad kembali meraih poin setelah kendaraannya mendapatkan setingan yang tepat terbukti pebalap dengan nomor start 20 itu bisa naik podium.

Setelah gagal finis pada feature race di Austria, Norman Nato finis di urutan ke-7 pada balapan kedua (sprint race) dan meraih dua poin. Pada seri berikutnya di Inggris, dia naik podium setelah finis di urutan kedua pada feature race dan meraih 18 poin. Pada balapan kedua (sprint race), Nato finis di urutan ke-6 dan mendapatkan empat poin. Saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 67 poin.

Hungaroring bukanlah sirkuit baru bagi Sean. Dia sudah beberapa kali balapan di sini, termasuk dalam dua tahun terakhir pada persaingan GP2 Series (sekarang Formula 2). Pada 2015, Sean belum turun sebagai pebalappenuh di GP2 Series. Turun bersama tim Carlin, dia finis di urutan ke-18 dan ke-20 pada masing-masing balapan.Tahun lalu bersama Pertamina Campos Racing, dia menyelesaikan sprint race di urutan ke-10. Sirkuit Hungaroring memiliki panjang lintasan 4,381 kilometer dan terdapat 14 tikungan (8 kekanan, 6 kekiri). Sirkuit ini sudah dipakai untukbalapan Formula 1 pada 1986. Ketika itu, Nelson Piquet (Williams) keluar sebagai pemenang balapan setelah mengalahkan sesama pebalap Brasil, Ayrton Senna (Lotus). Pada persaingan Formula 1, Lewis Hamilton (Inggris) merupakan pemegang rekor kemenangan terbanyak di Hungaroring yaitu lima kali (2007, 2009, 2012, 2013, 2016).

Setelah GP Hungaroring akhir pekan ini, Formula 1 akan menggelar tes selama dua hari pada 1-2 Agustus. Sean kembali mendapatkan kepercayaan dari salah satu tim peserta Formula 1, Scuderia Toro Rosso, untuk menguji mobil mereka, STR12. Sebelumnya, Sean mendapatkan kepercayaan yang sama pada tes setelah seri ketiga F1 musim ini, GP Bahrain, April lalu. Selain Sean, ada enam pebalap Formula 2 lain yang juga mendapatkan kepercayaan memacu mobil Formula 1 pada tes di Hungaroring. Mereka adalah Charles Lecrec (Prema Racing) yang akan bergabung dengan tim Ferrari, Nicholas Latifi (DAMS) bersama Renault, Luca Ghiotto (Russian Time) bersama Williams, Gustav Malja (Racing Engineering) dan Nobuharu Matsushita (ART Grand Prix) bersama Sauber, serta Santino Ferrucci (Trident) untuk tim Haas.(rmol)